BOHONG ATAUKAH BETULAN?
yang paling seru adalah
penuturan yesus tentang pribadi paulus yang tidak disangka-sangka, yaitu
bagaimana paulus bisa sampai memberi diri dibaptis, kemudian
bagaimana juga ia akhirnya membelot dan membangun jemaat sendiri di yunani yang
terpisah dengan jemaat pimpinan kefas di yerusalem yang dimulai oleh yesus
sendiri.
yesus mengatakan
bahwa dia sendirilah yang telah menyamar masuk dalam rombongan paulus yang
sedang menuju damsyik yang bermaksud untuk menyeret pulang semua pengikut yesus
kembali ke yerusalem untuk dihakimi menurut pendapat imam-imam. ia berdiskusi
dan berdebat dengan paulus sepanjang jalan dengan nas-nas yang tidak bisa
disangkal oleh paulus, untuk membuktikan bahwa orang yang mereka serahkan untuk
disalibkan itu adalah memang benar-benar mesias. orang-orang
lain dalam rombongan itu melihat mereka hanya seperti ngobrol
biasa.
penyamarannya rapi
sekali. mula-mula ia merahasiakan siapa dirinya, tapi setelah paulus mengerti
semua yang ia ceritakan dan mempercayainya, bahwa orang yang diserahkan untuk
disalibkan itu memanglah mesias yang ditunggu israel, saat itulah ia menyatakan
diri secara rahasia terhadap paulus, tanpa diketahui oleh yang lain, bahwa
mesias itu adalah dia sendiri. tak lupa ia menunjukkan tanda-tanda bekas
penyiksaan di tubuhnya. saat itulah paulus lemas tersungkur. yang kemudian
diceritakan dalam kisah rasul-rasul sebagai 'melihat cahaya' dan 'mendengar
suara'. 'cahaya dan suara' yang dimaksud adalah kebenaran yang diceritakan oleh
yesus sendiri kepada dirinya dengan diperkuat oleh nas-nas yang tak
terbantahkan. tapi itu sama sekali bukan ‘kematian-kebangkitan’, karena doktrin itu adalah ciptaan paulus
setelah ia memisahkan diri dari petrus dan jemaat yerusalem.
kebetulan paulus sendiri
mengetahui banyak ayat-ayat alkitab, jadi tidak terlalu sulit bagi yesus untuk
memahamkan maksud-maksudnya kepada paulus. hanya soal kepercayaanya saja yang
agak sulit untuk menjadi bulat, sehingga ia dikatakan BUTA, yang maksudnya ia
tidak mampu mengidentifikasikan dengan pasti mana yang lebih benar untuk ia
percayai: keyakinan yang ia ketahui selama itu kah, ataukah keyakinan
yang disampaikan oleh yesus tentang suatu perombakan itu? oleh karena itu yesus
memerintahkan ananias, pelaku baptis di damsyik, untuk membuka mata paulus
(maksudnya memberikannya pemahaman-pemahaman lebih lanjut, untuk membulatkan
keyakinannya). Walaupun ia rasa percayanya sudah tinggi, tapi masih ada sedikit
keraguan. ia merasakan peristiwa itu seperti mimpi, tapi nyata.
yesus sendiri sebenarnya
masih merasa jijik dengan orang yang pernah merusak pekerjaannya ini, orang
yang pernah menghalangi datangnya kerajaan allah ini. kalau saja bukan untuk
menyelamatkan jemaat dari pembinasaan yang akan ia lakukan bersama
kawan-kawannya, yesus tidak akan sudi datang menemui dan bercakap-cakap
dengannya.
cara menghentikan
pembinasaan itu, setidak-tidaknya menundanya,
adalah dengan menarik paulus sedapat mungkin masuk ke dalam jemaat, di
mana yesus sendiri lah yang turun tangan. di samping itu siapa tahu saja
kepintarannya bisa dimanfaatkan untuk membesarkan jemaat.
saking kacaunya pikiran
paulus saat itu, ia tidak nafsu makan selama 3 hari. ia lemas dan harus
dituntun. setelah ia dapat memahami jamahan-jamahan dari ananias, paulus
memberi diri untuk dibaptis. sejak itu paulus mulai ikut dalam
pemberitaan injil.
masalah penyamaran yesus
tidak perlu kita merasa heran karena ia pernah juga menyamar terhadap
pengikutnya sendiri dari emaus.
setelah lama ikut dalam
pemberitaan, paulus tidak bisa diatur oleh kefas yang ditugaskan oleh yesus
sendiri untuk memimpin jemaat, karena ia merasa dirinya lebih pintar. ia tidak
mampu tunduk kepada kefas dan murid-murid yang seharusnya ia lakukan.
ketinggian hatinya inilah yang akhirnya membuat dia mulai kacau kembali, dia
tidak pernah bisa respek kepada kefas dan murid-murid. namun dalam gaya
bicaranya ia selalu bisa mengatur kata supaya terdengar lemah lembut, padahal
di pikirannya penuh dengan perpecahan-belahan, pembelotan, penghianatan, serta
keputusasaan.
ia membatalkan
perjanjian abraham, membuat doktrin keselamatan melalui iman saja (tidak
terkait dengan perbuatan), menyebut taurat dan hukum sebagai sengat maut, dst.
ia benar-benar keluar jauh dari pengajaran Yesus yang sesungguhnya.
padahal ‘keselamatan
melalui iman’ itu adalah konteks berbicara dengan orang luar yang belum masuk
dalam lingkaran (jemaat). tapi kalau sudah di dalam lingkaran, iman adalah
untuk menggiring anggota jemaat kepada perbuatan, karena pada akhirnya menurut
perbuatanlah manusia akan dihakimi.
Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan
Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya; pada waktu itu Ia akan membalas setiap
orang menurut perbuatannya (Matius 16:27)
Kamu
lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh
perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna (Yak 2:22)
dalam suatu cara pandang
tertentu, iman itu adalah salah satu dari mata kita, yaitu mata kiri, dan
perbuatan adalah mata kanan. orang yang melihat bahwa keselamatan itu hanya
bergantung pada iman saja, ia seperti orang yang melihat hanya dengan mata
kirinya. Itulah dajjal sang pendusta.
inti dari penuturan
yesus, bahwa paulus itu sebenarnya adalah 'raja pembangkang'. Anti-krist
yang sebenarnya. dialah ikan paus yang menelan dan mengubur yesus dan
pengajarannya selama 3 hari 3 malam (lebih kurang 2000 tahun). dan ternyata
umat kristen di zaman ini adalah badan dari ikan paus yang menelan tubuh yesus
itu (jika dipandang dari sudut pandang kisah yunus), dan paulus adalah kepala
ikan paus itu.
lalu yesus mengeluarkan
ayat alkitab yang mengatakan:
pada hari terakhir
banyak orang akan mengatakan: tuhan, tuhan, demi namamu kami mengusir roh-roh
jahat .... dst. lalu aku akan mengatakan: aku tidak mengenal kalian. enyah
kalian dari sisiku, kalian pembuat kejahatan!! (yang dia maksud adalah umat
kristiani anak-anak ciptaan paulus, karena umat lain tidak ada yang mengusir
roh-roh jahat demi nama yesus).
selain itu ia bercerita
seperti ngotot bahwa ia tidak mati ketika dinaikkan ke tiang. allah membuat dia
terhindar dari kematian. ia hanya tidak menyadarkan diri saja, tapi tidak
sampai melepaskan nyawanya di sana, seperti yang diceritakan. itulah
pertolongan allah yang datang kepadanya tanpa ia sendiri mengetahuinya, bahwa
allah memustahilkan kematian di kayu salib pada dirinya. bahwa doanya minta
selamat dari kematian ketika di taman itu dikabulkan oleh-Nya ....
Dalam
hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan
ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut,
dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan. (Ibrani 5:7)
bagi mereka yang jeli,
kitab perjanjian baru berisi dua ajaran, yang mana yang satu adalah kebalikan
dari yang lainnya. dengan mencerna penuturan ini dengan pikiran positif, ia
akan dapat mengidentifikasikan kedua hal itu dengan jelas. inilah tanda untuk
menjadi bukti kebenaran dari penuturan ini.
yesus sendiri, ketika di
tiang itu, mulai bingung saat merasakan seolah-olah ia akan mati, tapi masih
berada di tiang. ia tahu bahwa mati di tiang itu mati terkutuk. bahkan orang
israel umumnya mengetahui juga hal itu. ia yakin betul bahwa semua perkataan
dan perbuatannya selama ini adalah dari allah, tapi mengapa sampai saat yang
sangat kritis itu, ia masih juga menggantung di tiang? itulah sebabnya ia
berteriak: “tuhan, tuhan, mengapa engkau tinggalkan aku?!” lalu dengan pasrah
mengatakan “di tangan engkau aku menyerahkan nyawaku” (dalam pengertian, lepas
dari apapun yang sedang terjadi
terhadap dirinya saat itu).
dia tahu allah bekerja
dengan misterius. dia tetap berpikir positif terhadap allah, bahwa ia tidak
akan menyalahi janji. yang jelas, ia tidak mengetahui perihal tentang doktrin
‘kematian-kebangkitan’ yang tiba-tiba muncul di yunani melalui jemaat binaan
paulus.
kalau dia mati, berarti
dia terkutuk, kalau dia terkutuk berarti dia palsu, kalau dia palsu berarti dia
bukan mesias yang ditunggu, dan benarlah dakwaan mereka yang menyerahkannya
untuk disalibkan itu. kalau dia bukan mesias itu berarti percumalah semua kepercayaan
murid-murid yang telah setia mengikutinya dahulu. oleh karena itu dia
menyatakan dengan tegas bahwa dia tidak mati. itu hanya anggapan orang-orang
saja, yang diciptakan oleh mahkamah agama yang menghendaki dia dianggap palsu
oleh orang-orang israel untuk mempertahankan kedudukan mereka sendiri. dan juga
diciptakan oleh pilatus yang dengan menuliskan kata inri pada tiangnya, untuk
mengesankan bahwa dirinya terkutuk dan tidak perlu diikuti, karena pilatus juga
ingin menarik loyalitas orang-orang yerusalem khususnya. yang benar adalah dia
tidak mati. tidak satu tulang pun dipatahkan, apalagi nyawanya. itulah tanda
yang telah dinubuatkan, tapi telah disalahartikan.
dia juga
bercerita bagaimana ia jalan keliling menemui murid-murid yang sudah
termakan oleh isu yang dibuat oleh mahkamah agama dan pilatus, untuk
mengklarifikasi bahwa dirinya masih HIDUP / TIDAK MATI TERKUTUK di tiang,
supaya mereka jangan membuang ajaran yang sudah mereka terima itu atau
supaya mereka jangan menganggap percuma keyakinan mereka, atau supaya mereka
tidak merasa telah tertipu. dan supaya dengan keselamatannya di kayu salib itu
mereka semakin yakin akan kebenaran dan kemesiasannya bagi israel. Supaya
mereka tetap berbangga dengan apa yang selama ini mereka banggakan darinya yang
dikaruniakan oleh allah, untuk mana mereka harus meninggalkan rumah dan
keluarga mereka. Dan murid-murid pun bergembira semuanya, dan makin
mempercayainya.
ada satu dua murid yang
sulit dikasih pengertian dan sangat termakan oleh isu yang beredar, dan mengira
yesus yang hadir di hadapannya hantunya yesus. contohnya thomas. yesus harus
memakan ikan goreng dan madu di depannya untuk membuktikan bahwa ia masih yesus
yang sama, berdaging dan bertulang, bukan hantu, karena ia memang
belum mati. ia justeru selamat dari kematian di kayu salib.
karena keingkaran israel
sudah nyata maka allah menarik yesus dari usaha pemberitaan dan menyatakan
terkutuk atas bangsa israel, yang mana mereka hanya bisa diselamatkan oleh
bangsa lain, karena mereka sudah tidak terpilih dan tidak mewarisi lagi.
paulus memilih untuk menjadi iblis, dengan menciptakan 'karunia-sataniah'
kematian-kebangkitan, karena konsekwensi dari tidak terpilih lagi itu adalah
harus tunduk hormat kepada bangsa arab yang dijanjikan mendapatkan giliran
selanjutnya untuk mewarisi kerajaan dan buahnya.
lihat apa yang dikatakan
paulus untuk menolak kebangkitan karunia kerajaan allah melalui bangsa arab ...
“Karena
itu, saudara-saudara, kita bukanlah anak-anak hamba perempuan (HAGAR),
melainkan anak-anak perempuan merdeka (SARAH)” (Gal 4:31).
ajaran yesus akhirnya
tertutupi oleh ajaran kematian-kebangkitan buatan paulus. ajaran yang
sebenarnya untuk menjaring orang-orang yunani untuk menyaingi kefas dan jemaat
yerusalem. yesus menghilang untuk memberi kesempatan kepada suatu
periode tertentu berlalu (yang disebut sebagai periode sabtu). ini adalah
hakikat dari yesus masuk dalam perut bumi. dari sudut pandang lain, ia disebut
naik ke langit ke 3, untuk mengendap sementara untuk nanti tampil
lagi. dari sudut pandang lain lagi, ia ditelan oleh ikan besar (paus), yang
mana setara dengan kisah yunus. ikan paus itu adalah kristianiti yang ciptakan
oleh paulus.
istilah KRISTIANITI
seolah-olah membela nama yesus, tapi itulah ANTI-KRIST yang sebenarnya. suatu
ketika orang-orang akan tahu bahwa apa yang selama ini mereka lihat
sebagai air, ternyata itu adalah api yang membinasakan. dan apa yang mereka
lihat sebagai api, itulah air kehidupan.
pada periode sabtu
itu muhammad (keturunan ismael keturunan abraham) tampil membawa kembali ajaran
para nabi, seperti yang pernah ingin dibangkitkan oleh yesus di israel. tapi
kini ajaran muhammad ini pun telah memudar kembali, maka hari sabtu telah
berlalu, dan hari minggu sudah mulai masuk. sekarang ini ibaratkan hari
minggu pagi buta, dimana yesus mulai keluar dari tempat ia terkubur. dan
kembali melakukan pemberitaan seperti dahulu kala. tapi ia harus datang seperti
maling di malam hari, karena ia asing bagi dunia ini.
bersiap-siaplah.
tuhan memberkati kita
semua.