
WANITA BERBAJU
MATAHARI.
DAN
BULAN DI BAWAH KAKINYA
Part 1 of 2
Ishak Natan
Jan, Sep 2024
Text
“Dan tampaklah ‘KEAJAIBAN BESAR’ di Surga; seorang Wanita BERPAKAIAN
MATAHARI, dan BULAN DI BAWAH KAKINYA, dan di atas kepalanya ada MAHKOTA
DUA BELAS BINTANG: dan dia sedang mengandung, menangis, menderita sakit
bersalin, dan berteriak karena kesakitan." Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar ,
berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh
mahkota. Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit
dan melemparkannya ke atas bumi. Dan naga itu berdiri di hadapan
perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera
sesudah perempuan itu melahirkan-Nya. (Re 12:1-4)
Pengantar
Kitab Wahyu adalah satu-satunya kitab dalam Alkitab yang memberikan
Janji bagi pembacanya!
Berbahagialah
ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini,
dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya
sudah dekat. (Re 1:3)
Mengapa kitab Wahyu istimewa?
Karena kitab ini adalah sebuah "lensa" yang mengerucut keseluruhan
Alkitab.
Lensanya terfokus pada pribadi Tuhan Yesus Kristus.
Ini adalah kitab
kemenangan bagi orang percaya. Alasan utama kitab ini sulit dibaca
karena memakai simbol-simbol yang susah dipahami artinya. Kitab
Wahyu terdiri
dari 404 ayat dan berisi lebih dari 800 rujukan dengan
Perjanjian
Lama.
Siapa yang
diwakili oleh "Wanita Berbaju Matahari" ini?
Ada yang bilang bahwa
"Wanita" ini adalah Perawan Maria, ada pula yang percaya bahwa ia mewakili Gereja dan “Anak”-nya mewakili
“Gereja Sejati” yang akan “ditangkap” pada Hari Pengangkatan. Jika hal ini
benar, maka Gereja harus melalui "Masa Kesengsaraan Yakub”.
Faktanya adalah, “Wanita” itu bukanlah Perawan Maria atau Gereja. Dia
adalah ISRAEL. Kita hanya perlu diingatkan akan “Mimpi Yusuf,” dimana
dia berkata— “Lihatlah, aku telah bermimpi lebih banyak lagi; dan
lihatlah, ‘MATAHARI’ dan ‘BULAN’ dan ‘SEBELAS BINTANG’ bersujud
kepadaku” (Gen 37:9).
Israel berulang kali disandingkan dengan seorang wanita yang sudah menikah Isa 54:1. Dan pada
masa penolakannya, dia disebut-sebut sebagai JANDA (Isa 47:7-9; Luk
18:1-8), dan Wanita CERAI (Isa 50:1), dan ISTRI DEWASA sebagai pelacur (Jer 3:6-9; Ho 2:2-5).
Dipihak lain Gereja adalah seorang PERAWAN, yang telah DIPERTUNANGKAN. 2Cor 11:2;
Eph 5:25-27;5:32.
Gambaran wanita mengandung seperti itu tidak layak disebut sebagai 'Mempelai Kristus'. Kapan
Gereja ditemukan dalam kondisi
SEDANG HAMIL? Tidak ada satupun
dalam Kitab Suci yang menyatakan bahwa Gereja akan menjadi srang Ibu.
Rasul Paulus berbicara tentang
tujuh hak istimewa Israel, “Siapakah orang Israel; yang
berhak atas pengangkatan anak, dan kemuliaan, dan
perjanjian-perjanjian, dan pemberian hukum Taurat, dan ibadah kepada
Allah, dan janji-janji, yang merupakan hak-hak istimewa Israel.
bapa-bapa, dan di antaranya SEBAGAI DAGING KRISTUS DATANG." Rom 9:4-5.
Di sini kita melihat bahwa Kristus akan datang dari ISRAEL. Nabi Yesaya menanti-nantikan saat dimana Israel dapat
mengatakan— "UNTUK KITA, SESEORANG ANAK TELAH LAHIR, KEPADA KITA,
SESEORANG ANAK TELAH DIBERIKAN." Isa 9:6-7. Sebelum pewaris yang
dijanjikan dapat dilahirkan, Israel harus melewati banyak penderitaan
dan penghakiman. Tidak ada kesimpulan lain yang cocok selain yang disimbolkan oleh "Wanita Berbaju Matahari" ialah ISRAEL.
NAGA MERAH BESAR
"KEAJAIBAN" kedua yang akan muncul di Surga adalah "NAGA MERAH BESAR".
Kita tidak perlu ragu lagi siapa yang dimaksud, karena di ayat 9 dia
disebut dengan “ULAR TUA, IBLIS”, dan “SETAN”. Warnanya MERAH, warna
darah, karena dia adalah pembunuh sejak awal. Joh 8:44.
“Dan muncullah ‘KEAJAIBAN’ yang lain di Surga; dan lihatlah seekor
‘NAGA MERAH BESAR’ yang mempunyai TUJUH KEPALA dan SEPULUH TANDUK, dan
TUJUH MAHKOTA di atas kepalanya. Dan ekornya menarik BAGIAN KETIGA
BINTANG SURGA, dan melemparkannya ke bumi: dan NAGA itu berdiri di
hadapan WANITA yang siap untuk dilahirkan, untuk melahap ANAKnya segera
setelah ia dilahirkan." Rev12:3
Rasul Yohannes memberitahu lebih lanjut bahwa "Naga" berdiri di depan "Wanita Berbaju
Matahari" siap untuk "melahap anaknya" segera setelah ia lahir.
Simbol ini menelusuri kisah upaya Setan dalam Kitab
Suci dalam rangka mencegah lahirnya KRISTUS sang “Anak Manusia”, dengan
maksud membinasakan Dia sebelum Ia dapat mencapai
Salib dan membeli penebusan manusia. Sebab setelah Setan berhasil
menjatuhkan Adam dan Hawa, dia mendapati dirinya berada di bawah
kutukan
Tuhan, dan diberitahu bahwa "BENIH" Wanita itu akan meremukkan
kepalanya. Gen 3:14-15.
Tuhan memanggil
Abraham dan pertarungan menyempit pada benihnya. Abraham berumur 75
tahun dan tidak mempunyai anak, sedangkan Sarah isterinya berumur 65
tahun dan mandul. Gen 16:1. Tentu saja Setan menertawakan situasi ini
karena kemandulan Sarah, yang mungkin merupakan salah satu andilnya,
namun untuk menunjukkan kepada Setan bahwa Dia dapat melakukan mukjizat
jika perlu, untuk menghasilkan “benih” yang dijanjikan, Allah menunggu
hingga Sarah sampai dia berumur 90 tahun (Gen 37:17). Kemudian Dia membuat Sarah mengandung dan melahirkan “benih” yang
dijanjikan. Gen 18:9-15; 21:1-3.
Ketika Ishak berumur kira-kira 12 tahun sepertinya Setan menggerakkan
Allah untuk menguji Abraham dengan memerintahkan mempersembahkan Ishak
sebagai korban di Gunung Moria. Rencana kehancuran Ishak gagal,
karena ketika Tuhan melihat bahwa Abraham bersedia dan siap untuk
membunuh putranya, Dia turun tangan dan menyelamatkan nyawanya.
Akhirnya “SEED” yang dijanjikan lahir untuk menyelamatkan dunia Joh3:17.
Kemudian Setan, karena gagal
mencegah kelahiran-Nya, bertekad untuk menghancurkan Dia (Yesus)
sebelum Dia
dapat mencapai Salib. Untuk itu ia mendorong Herodes, melalui rasa
cemburu dan ketakutan, membunuh semua anak laki-laki di Betlehem
yang berusia di bawah 2 tahun, namun Yusuf diperingatkan Tuhan dalam
mimpi, melarikan diri bersama bayi Kristus ke Mesir.
Ketika
Kristus memasuki pelayanan-Nya, Setan menemui-Nya di padang gurun dan
menyarankan kalau Dia memang Anak Allah supaya meluluskan permintaannya
(Mat 4:3-7). Bahkan Iblis membujuk Yesus supaya meyembahnya dengan
imbalan kerajaan dunia dan kemegahannya akan diberikan tanpa harus
melalui salib (Mat4:8-11). Secara defacto memang kerajaan dunia secara
legal milik Iblis sejak Adam jatuh dalam dosa. Namun secara dejure
milik Kristus (Rev4:7-10).
Dua
badai di Danau Galilea hanyalah upaya Setan untuk menghancurkan
Kristus. Mat 8:24-27.
Kemudian Setan memperbaharui perlawanannya melalui para Imam dan
orang-orang Farisi hingga akhirnya ia berhasil membuat salah satu murid
Kristus sendiri, Yudas, menjual Gurunya. Dan ketika dia akhirnya berhasil menyalibkan Kristus, melalui
perantaraan Pilatus, dia berpikir bahwa dia telah menang, namun untuk
lebih yakin dia memastikan tempat pemakaman itu disegel dan dijaga oleh tentara Romawi.
Namun ketika Kristus bangkit dari kematian dan naik kesurga, kekalahan Setan secara legal telah tuntas.
Pada saat ini pembangunan Tubuh Kristus (= Gereja Yang Kudus dan Am)
dari segala ras dan bangsa masih berlanjut ditengah-tengah maraknya
bunyi deru peperangan diTimur Tengah berkaitan dengan eksistensi Israel
sebagai negara berdaulat.
Disisi lain sejarah Gereja Kristen (Ekklesia) adalah satu cerita panjang
tentang “Konflik yang Tak Terbendung” antara Setan dan umat Tuhan.
Paulus menulis kepada jemaat Tesalonika: "Kami ingin sekali
datang kepadamu, termasuk aku Paulus, sekali lagi, tetapi SETAN
menghalangi kami." 1Thes 2:18. Dan sekarang ketika waktunya semakin
dekat bagi Kristus untuk menerima “Kerajaan”; ini berarti bahwa Dia
akan datang kembali ke bumi. Sebelumnya Israel yang digambarkan sebagai wanita
bersalut matahari akan memasuki Masa Sengsara Yakub.
Sikon Masa Kini
‘Bapak
Segala Kebohongan’ telah menipu warga global dan memprovokasi
masyarakat Arab
Palestina awal abad ke-20 untuk mengusir Israel ke laut. Di sisi
lain Tuhan sendiri membutakan orang-orang Yahudi setelah mereka
menolak Mesias mereka sendiri, 'Pangeran Kehidupan' yang pertama kali
datang dalam daging 2000 tahun yang lalu. Kedua
belah pihak kini menderita.
Sejak tahun 1948, terlepas dari segala rintangan, negara Israel berhasil lahir
kembali sejak tahun 70 sebagai negara berdaulat. Kekacauan pun terjadi.
Negara-negara Arab di sekitarnya berkali-kali berusaha menghancurkan negara Israel sampai saat tulisan ini diketik.
Apa alasannya? Jawaban nya ialah tanah perjanjian yang dijanjikan kepada nenek
moyang bangsa Israel mulai direaliser secara bertahap menurut nubuatan nabi
Hesekiel (Eze36:6-12) !
Namun alasan utama untuk memusnahkan orang-orang Yahudi adalah ini:
'Pangeran/ penghulu dunia ini' tahu bahwa jika bangsa Israel bertobat dan meminta
Mesiasnya kembali untuk menyelamatkannya dari pemusnahan terakhir/ genosida, maka
karir 'sang Pangeran dunia ini' akan berakhir. Kehancuran Setan akan berakhir di
jurang maut.
Untuk menghindari hal ini terjadi, Iblis mengobarkan kebencian
terhadap orang-orang Yahudi di semua tempat dan menggalang dukungan dari
semua negara dan bangsa di planet bumi ini. Lihat saja resolusi PBB yang telah
dihasilkan menentang
negara Israel hingga saat ini dibandingkan negara-negara lain.
Sejak zaman Abraham, Setan berusaha mati-matian untuk memutus benang
merah penebusan yang diperuntukkan bagi umat manusia berdosa.
Melalui ras Yahudi akhirnya datanglah Adam terakhir (Yesus) sebagai penyelamat
seluruh umat manusia, karena keselamatan ada datang di pihak Yahudi.
Oleh karena itu kita harus memberitakan Injil Kristus: karena Injil
adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya;
kepada orang Yahudi terlebih dahulu, dan juga kepada orang non Yahudi dan
Arab Palestina. Mari kita berdoa untuk mencapai tujuan itu.
_______________________________
https://www.holybibleinstitute.com/files/Larkin_Clarence_-_Book_of_Revelation.pdf
https://studyandobey.com/inductive-bible-study/daniel-studies/daniel-9-20-27/