|
SEIRING
pergantian
tahun maka bulan demi bulan dilewati. Tanpa terasa kita sudah
menginjak bulan Februari,
nota bene san gat dinanti-nantikan oleh kaum remaja. Perayaan
Valentine Day kian marak dari tahun ke tahun
bak jamur tumbuh di musim hujan.
Berbagai
acara dikalangan muda mudi dalam menyambut V-day tidak pernah
absen seakan tidak pernah mereka
akan menikmatinya atau mendapatkannya di lain waktu. Mulai dari
tempat hiburan sampai pojok-pojok taman ceria
diwarnai canda ria makluk Adam dan Hawa atau keramaian yang tidak
seperti biasanya di rumah teman atau
kerabat dan tak ketinggalan stasiun televisi turut memeriahkan
V-day dengan menghadirkan film ‘romantis’
membuat penonton ikut tenggelam dalam suasananya.
Berkirim
kartu dan bunga, saling curhat, menyatakan sayang atau cinta dan
saling bertukar pasangan merupakan
bagian dari perayaan V-day. Dalam moment ini, banyak kesempatan
untuk terjadinya free sex yang menjadikannya
sebagai bukti rasa cinta dan kasih sayang. Dan benar-benar kasih
dan sayang terealisir secara nyata. Tak ada
keakraban dan persaudaraan hari itu.
Namun
disayangkan faktanya yang turut serta dalam perayaan V-day adalah
umat Islam nota bene kaum remajanya.
Padahal sangat jelas Islam tidak pernah menghalalkan aktivitas
demikian, dan yang jelas V-day bukan berasal dari
budaya Islam. Banjarmasin
Pos, 140206
|