|
Tolak Kebijakan AS, Rumah Ahmad Chalabi Digrebek
Jumat, 21-05-2004
Anggota Dewan Pemerintahan Irak, Ahmad Chalabi mengatakan
pengaruhnya di Irak telah membuat pemerintah AS di Irak merasa
terancam. Karena itulah terjadi penggrebekan rumah dan kantor
partainya di Baghdad.
Chalabi mengatakan bahwa Amerika memandangnya sebagai
sasaran empuk, dan berusaha menjelekkannya karena ia menolak
kebijakan Amerika. Ia juga menuntut kedaulatan penuh rakyat
Irak, bukan hanya sebagian, termasuk penguasaan penuh kekayaan
negara tersebut.
Ahmad Chalabi, yang sebelumnya mendukung AS mengatakan
Amerika menghadapi masalah karena memperlakukan sekutunya
sendiri dengan tidak selayaknya. "Biarkan orang Irak
menangani masalah dengan caranya sendiri."
Chalabi menambahkan bahwa polisi Irak dan petugas Amerika
yang melakukan penggrebekan kemudian menyita komputer,
dokumen, dan lain-lainnya. Penggeledahan rumah dan kantornya,
menurut Chalabi, sebagai akibat dari silang pendapat antara
dia dan koalisi pimpinan Amerika yang terus bertambah.
"Saya meminta kebijakan-kebijakan untuk membebaskan
rakyat Irak supaya memperoleh kedaulatan penuh sekarang,"
tegasnya. Sementara itu di Washington, Menteri pertahanan
Amerika, Donald Rumsfeld, mengatakan pihak Irak yang
bertanggungjawab atas operasi tersebut.
Ia menegaskan pihaknya tidak diberitahu tentang
penggrebekan tersebut. Tetapi seorang anggota Dewan
Pemerintahan Sementara Irak bentukan Amerika, Mahmud Othman,
mengatakan pihak Amerika pasti mengetahui operasi tersebut. (bbc/rit)
|