|
Industri Travel Asia-Pasifik Tumbuh Cepat 3 Tahun Kedepan
Jumat, 21-05-2004
Pariwisata di kawasan Asia-Pasifik akan tumbuh dengan cepat
sampai 2006, setelah perluasan usaha sektor ini kembali lebih
moderat, menurut pimpinan badan pariwisata kawasan ini, Kamis.
Merebaknya virus SARS pada awal 2003 yang memberikan dampak
buruk bagi negara di Asia Pasifik, kini dapat melihat kedepan
dengan "lebih optimis", kata Peter de Jong dari
Asosiasi Travel Asia-Pasifik pada Konferensi Investasi Hotel
Asia-Pasifik 2004.
"Memasuki milenium baru tidak sepenuhnya lembut.
Khususnya, kawasan ini yang kehilangan hampir US$13 miliar.
Merebaknya SARS membuat hilangnya hampir tiga juta
pekerjaan," katanya.
"(Namun) akan ada pertumbuhan yang tinggi dari 2003
sampai 2006...diikuti oleh lebih moderatnya tingkat
pertumbuhan setelah masa itu."
Prediksi itu dibuat karena pemulihan dalam industri
pariwisata pada akhir tahun lalu, selama saat Asia menangkap
hampir dua per tiga dari total kedatangan wisman
internasional, katanya. India dan Makao melakukannya dengan
lua bisa.
Perusahaan jasa pemesanan tiket besar, Abacus, Selasa lalu
juga mengatakan pemesanan tiket perjalanan di Asia naik 90%
selama Maret dari tahun lalu dan naik 74% dari 2002.
Industri ini juga memperlihatkan naiknya popularitas
perjalanan jarak jauh, kata de Jong.
Sebagai contoh, para pelancong Hong Kong kini lebih suka
terbang ke luar negeri, dibanding mengunjungi China dan Makao.
(*/rit)
|