Home |
Contact Us | Back
GARNET

Garnet berasal dari kata bahasa Yunani "Granatum" yang
mengacu pada biji buah delima. Batu permata ini telah dikenal sejak
jaman Mesir dan juga dikenakan pada breastplate Iman Besar Harun.
Rumus kimianya adalah: X2 + 3Y3 + 2Si3O12
X bisa digantikan dengan Ca, Fe2+, Mn, dan Mg
Y bisa digantikan dengan Al, Cr, dan Fe3+
Almandine (Besi aluminium Silikat)- Merah gelap sampai kecoklatan
atau merah keunguan, warna garnet yang paling lazim ditemukan.
Pyrope ( Magnesium aluminium silikat) - Merah gelap, kehitaman
Mandarin - kuning menyerupai orange
Spessartine (Mangan aluminium silikat) - oranye, kuning, atau merah
menyala (spt. api)
Hessonite - Oranye kelam
Malaia - oranye agak pink, atau oranye kemerahan, atau keemasan
Rhodolite - ungu atau ungu agak pink
Tingkat Kekerasan: 7 - 71/2 pada skala Mohs
Ketahanan: Cukup - baik
Stabilitas (terhadap panas, sinar dan bahan kimia)
Stabil. Hindari perubahan panas secara mendadak karena hal ini dapat
mengakibatkan garnet retak. Garnet sensistif terhadap asam
hidrofluorat
Biasanya ditemukan bersamaan dengan mineral mika, feldspar, kuarsa,
kalsit, staurolite, chlorite, diopsite, olivine dan hornblende.
Pemeliharaan: Mau memakai ultrasonik? Aman! tetapi jangan sampai
dilakukan pembersihan dengan uap.
Batu permata ini biasanya diberikan sebagai kado mereka yang lahir
di bulan Januari dan mereka yang merayakan ulang tahun ke-2. [HN/01-15-04]
Copyright ©
2003 - Hendro Nugroho