Last Update: June 28, 2002                    Home | Artikel | Foto-foto | Link | Tentang Kami | Kontak Kami
 
HIKMAT #24 
       JANGAN  MENGUKUR KEBERHASILAN ANDA DENGAN APA  YANG  ORANG LAIN MILIKI DAN APA YANG TIDAK DILAKUKANNYA 

 
Beberapa tahun yang lalu, saya bertemu dengan seorang sahabat yang telah saya kenal lebih dari sepuluh tahun. Ia menatap saya dan berkata, "John, saya telah melihat  semua hal  besar yang Allah yelah lakukan dalam  kehidupan  anda dan bagaimana Ia telah membuat anda meningkat dalam setiap hal. Tetapi, pada waktu saya mulai memperhatikan  kehidupan anda saya  menjadi penuh keraguan untuk  apa  yang  telah Allah  lakukan  dalam kehidupan  saya."  Ia  berkata, "Saya melihat apa
yang Ia telah lakukan dalam kehidupan anda dan saya mulai ragu-ragu bahwa Allah benar-benar bekerja dalam kehidupan  saya karena saya belum  memiliki  keberhasilan seperti yang anda miliki." 
 
            Saya  menoleh dan menatapnya dan berkata, "Baik,  Jika benar bahwa anda merasa tidak baik karena Allah telah baik padaku,  maka  apakah benar bahwa anda merasa  lebih  baik jika  saya telah mengalami kegagalan yang menyedihkan  dan telah melakukan banyak hal-hal buruk selama beberapa tahun terakhir?"  Ia memandang saya dengan aneh  dan  menanggapi dan berkata, "Tidak, itu tidak benar." 
 
            Saya berkata, "Baik, jika yang pertama benar maka yang kedua  pun  benar juga. Sungguh,  ini  menunjukkan  betapa tidak  tepatnya  pemikiran anda. Apa  yang  terjadi  dalam kehidupan  saya tidak ada kaitannya dengan apa yang  Allah sedang lakukan dalam kehidupan anda." Terlalu banyak orang tahu bagaimana menjalani kehidupan orang lain tetapi tidak mengetahui kehidupan mereka sendiri. 
 
            Anda  akan mendapati bahwa Allah  jarang  menggunakan orang  yang  urusan utamanya adalah apa  yang  orang  lain pikirkan. Saya percaya bahwa Yesus melihat bahwa menghaki­mi orang lain sebagai pembuang waktu yang utama. Ia  melihat bahwa penghakiman menghentikan kemajuan.  menghakimi orang lain akan selalu menghalangi pergerakan maju anda. 
 
            Beberapa  orang cenderung mengukur apa  yang  mereka capai  dengan  apa yang orang lain telah lakukan.  Jangan pernah mengukur kebehasilan anda dengan apa yang  dimiliki orang  lain maupun dengan apa yang tidak  mereka  lakukan. Anda merupakan sebuah termometer atau sebuah termostat. Anda mendata suhu orang lain dan suhu anda  sendiri.  Pat Riley berkata, "Jangan biarkan orang lain memberitahu  anda apa  yang anda inginkan." Tak seorang pun  bisa membangun tujuan
 hidup pribadi berdasar iman atau pengalaman  orang lain. “Jangan ambil batasan keberhasilan orang lain  seba­gai batasan keberhasilan anda" (Jacqueline Briskin). 
 
            Kesalahan anda tidak akan pernah lenyap dengan  mem­beri  perhatian  pada kesalahan orang lain.  Banyak orang mempunyai gagasan yang salah bahwa mereka bisa  menjadikan diri mereka besar dengan menunjukkan betapa kecilnya orang lain.  Tidak  perlu  memadamkan cahaya orang  lain  untuk membuat cahaya anda bersinar. Alih-alih membiarkan  cahaya mereka  sendiri bersinar, banyak orang menghabiskan  waktu mereka dengan mencoba untuk memadamkan cahaya orang  lain. Betapa sia-sianya! 

            Jika  anda  berpikir bahwa anda lebih  baik  daripada kebanyakan  orang, anda adalah orang kebanyakan.  Mengapa anda ingin membandingkan diri anda sendiri dengan kebanya­kan  orang? Terlalu banyak orang tampaknya tahu  bagaimana menjalani  kehidupan  orang lain tetapi tidak tahu untuk menjalani  kehidupan mereka sendiri. Kita  harus  berhenti membandingkan diri kita sendiri dengan orang lain. 

 
   
Webmaster: Hendro Nugroho @ Geology Dept., BYU, 2002
Hosted by www.Geocities.ws

1