Baitullah Madinah
Bismillahirrohmanirrohiim
BUKU
contact me
link
Home

sebaik-baik teman adalah buku
Dr. 'Aidh Bin 'Abdullah Al-Qarni, "Ilalladziina asrafun 'ala anfusibim, Edisi Bahasa Indonesia : Jangan Melampaui Batas (1)", penerjemah: Bahrun Abubakar Ihsan Zubaidi, Lc, penerbit: Irsyad Baitus Salam, Bandung, Maret 2005. Jumlah halaman : 368, Dimensi: 14,7 cm x 10,2 cm

Tulisan pada sampul belakang :
Tidaklah sekali-kali suatu bangsa mengalami kehancuran; kalbu manusia menjadi rusak; rumah tangga berantakan; berbagai pendapat saling berseberangan; dan pemikiran menjadi kacau-balau, kecuali karena berbagai macam dosa dan kedurhakaan telah membudaya dikalangan umat manusia.
Dalam kondisi semacam ini, mencari suri tauladan yang baik merupakan sesuatu yang langka. Untuk itu, sangat diperlukan kehadiran bacaan seperti Jangan Melampaui Batas ini untuk menggugah kita bersama dari kelalaian dan keterpurukan

Komentar :
Tidaklah berlebihan jika saya utarakan bahwa buku ini (bersama dengan buku ke 2) adalah buku yang telah mengilhami perubahan paradigma saya dalam memandang kehidupan dunia dan bagaimana kalbu kita berinteraksi dengannya, ia memberi efek luar biasa bagi penyadaran kembali hakiki dari penciptaan manusia dimuka bumi ini. Saya sangat bersyukur kepada Allah SWT, diberi kesempatan untuk membaca karya yang sangat mengugah ini.
Mungkin karena saya termasuk orang-orang "yang melampaui batas" - buku ini terasa sekali manfaatnya untuk kehidupan dunia dan InsyaAllah akhirat.
Buku ini hadir dalam bentuk buku saku yang praktis dan relatif murah (versi hardcovernya -yang lebih mahal- juga diterbitkan oleh penerbit yang sama)

Isi Buku :
  • Pintu-pintu kebaikan
  • Manisnya iman
  • Sebuah Risalah : dari sini kita kembali
  • Mencari petunjuk
  • Orang-orang yang beroleh petunjuk
  • Taubat sang pembunuh
  • Bukankah Kami telah melapangkan dadamu untukmu

 

 

<<Buku

sebaik-baik teman adalah buku
Dr. 'Aidh Bin 'Abdullah Al-Qarni, "Ilalladziina asrafun 'ala anfusibim, Edisi Bahasa Indonesia : Jangan Melampaui Batas (2)", penerjemah: Bahrun Abubakar Ihsan Zubaidi, Lc, penerbit: Irsyad Baitus Salam, Bandung, Maret 2005. Jumlah halaman : 392, Dimensi: 14,7 cm x 10,2 cm

Tulisan pada sampul belakang :
sama dengan Jangan Melampaui Batas (1)

Komentar :
sekedar berniat dan berusaha sendiri bagi saya tidaklah cukup jika tidak ada penuntun yang tepat untuk bertobat dan mengobati kalbu yang sakit, dan rangkaian buku ini memberikan solusi yang penuh pengharapan akan ampunanNya yang Maha Luas. Begitu sangat menyentuh kalbu.
Nasehat-nasehat dalam buku ini terasa menggetarkan batin saya, seakan-akan kehidupan yang "benar" baru dimulai saat itu..
(Perubahan website ini juga diilhami oleh apa yang saya baca dari buku ini.. Allahu Akbar)


Anda sudah membacanya..? Alhamdulillah.

Isi Buku :
  • Sebelum hati ini menyimpang
  • Luka-luka yang dalam
  • Terapi kalbu yang sakit
  • Kaki yang tergelincir
  • Sepuluh macam penghapus dosa
  • Aku memohon ampun kepada Allah

Next >>



Other LinkLINKS

Assunnah
Alsofwah
Eramuslim
Hidayatullah
Harun Yahya
My-Quran

yahoo
yahoomail
google
geocities

Voice of America
Radio BBC
Radio Nederland
Radio Korea International
Radio Japan NHK World
Radio Taiwan International
Deutsche Welle
Other links



dunia kalbu
Dunia tersungkur...
Astaghfirullah...
Kabar di ujung hari...
Kejayaan...

bloguss!

 

 

home-link-contact-renungan-syair-buku-grafis-radio-pernakpernik
1