Lanjutan > 10 Sebab Kenapa Kita Harus Menolak WTO
|
2. WTO hanya melayani kepentingann perusahaan multinasional: Perusahaan raksasa yang bergerak atau menggurita ke berbagai negara, dan ingin menguasai sektor sumber daya ekonomi. 3. WTO hanyalah peradilan sepihak : Jika ada peraturan domestik menjadi penghambat atau menghalangi arus perdagangan bebas, maka peraturan domestik itu perlu dihapuskan. Penghapusan itu bertujuan memperluas cengkeraman perusahaan-perusahaaan besar. 4. WTO menginjak-injak hak pekerja dan hak asasi manusia : WTO menolak menjelaskan dampak perdagangan bebas terhadap hak asasi pekerja atau buruh. WTO menganggap tidak penting bagaimana suatu produk dihasilkan. Hal ini mengakibatkan negara yang menerapkan standar hak asasi bagi pekerjanya, biayanya menjadi mahal, sementara disisi lain komoditi yang diproduksi dengan upah rendah dan mengabaikan hak pekerja tetap saja dapaat diperdagangkan keseluruh dunia. 5. WTO menghancurkan lingkungan : WTO ditunggangi perusahaan-perusahaan multinasional untuk mementahkan hukum perlindungan lingkungan yang dianggap menghalangi "perdagangan bebas" . 6. WTO membunuh rakyat miskin : WTO secara membabi-buta mempertahankan hak-hak kepemilikan, copyrights dan merek dagang. Hal ini mengakibatkan semakin mahal biaya hidup dan kesehatan. WTO menghalangi negara yang ingin mendapatkan obat-obatan murah, obat generik, dan larangan lainnya. Ini mengakibatkan kematian banyak orang akibat kesulitan mendapatkan obat-obatan murah. 7. Pengadopsian WTO oleh USA jelas tidak demokratis : WTO dibentuk diluar negeri dari negosiasi putaran Uruguay tentang kesepakatan umum tarif dan perdagangan (GATT). Kongres GATT secara "Kilat - Fast Track" yang mengakibatkan meniadakan debat public dan tidak mengijinkan diadakannya amandemen. 8. WTO menghancurkan pembangunan lokal dan menghukum negara-negara miskin : WTO mewajibkan negara-negara anggotanya memperlakukan perusahaan-perusahaan dengan dengan perlakuan yang sama, tanpa memperdulikan riwayat atau kemampuan perusahaan itu. Ini mengakibatkan peraturan lokal yang mensyaraatkan pemanfaatan tenaga kerja lokal, sumber daya lokal dan ramah lingkungan menjadi sesuatu yang ilegal bagi WTO. Dalam aturan WTO, negara-negara dilarang melindungi sektor-sektor usaha yang baru tumbuh dan industri lokal. Padahal, perusahaan kecil dan menengah perlu dilindungi hingga mereka mampu bersaing di pasar global. 9. WTO memperlebar jurang ketimpangan si kaya dengan si miskin : Perdagangan bebas tidak menguntungkan mayoritas penduduk bumi. Laporan PBB mengatakan kaum kaya yang mengkonsumsi 86% sumber daya kekayaan dunia. Kaum miskin yang berkisar 86% dari penduduk dunia hanya mendapat 14% dari pendapatan dunia. 10. WTO menghancurkan kemakmuran nasional : Dengan adanya sistem peradilan diatas negara yang dapaat menjatuhkan sanksi denda yang sangat besar terhadap suatu negara, merupakan paksaan bagi negara itu agar mematuhi aturan WTO (Anesthesia Press). |