From: | [email protected] |
Tempe
Versi I :
Cara membuatnya (untuk 1 kg kedele):
  • Rebus kedele sekitar 1 jam.
  • Hilangkan kulit kedelenya dengan mengaduk-aduknya dalam ember yang ada airnya. Kulitnya akan mengambang sehingga mudah dibuang.
  • Setelah bersih direndam selama 1 malam. Ini maksudnya untuk memberikan kesempatan biji-biji itu menyerap asam laktat yang timbul akibat perendaman itu.
  • Rebus lagi dengan air rendaman itu selama sekitar 1 jam,kemudian di saring dan dianginkan/dinginkan.
  • Bubuhi 1 sendok teh ragi dan aduk sampai rata.
  • Siapkan kantong plastik yang telah dilubangi kecil-kecil (saya menggunakan plastiknya sanwich dan dilubangi dengan tusuk gigi).
  • Isilah kantong plastik itu sekitar 75% dan bungkuslah seperti halnya membungkus sandwich.
  • Simpanlah dalam kamar yang temperaturnya 26-30 derajat selsius.
  • Tempe akan jadi sekitar 40-48 jam berikutnya.
    Versi II:
    Membuat tempe itu sama dengan membuat tape ketan, tape singkong, dll. Kalau tak salah, urutannya begini:
  • Rebus kedele hingga matang, tidak sampai hancur tapi kulitnya cukup mudah untuk dikelupas.
  • Kalau mudah dikupas, hilangkan kulitnya. (secara tradisional, kedele diinjak).
  • Lalu kedelenya dicuci agar bersih lagi, usahakan bebas dari kuman dan bakteri. (Itupun kalau bakteria dan kuman dapat dilihat :-))
  • Kedele ditiris lalu diangin-angin, tidak beseg tapi tidak kering.
  • Campur dengan ragi + plus essense kalau suka (tempe rasa ayam). Lalu bungkus kedap udara dan ditaruh di tempat yang nggak kena matahari langsung.
  • Katanya kedele diragi dalam tiga hari jadi tempe.
  • Katanya tempe yang berumur 2 hari (sebelum jadi tempe) enak dan gurih untuk disayur.
  • Katanya tempe bisa disimpan dalam freezer lama, asal jangan kena matahari dan jangan dibuka, apalagi digoreng!

    Kira-kira begitu caranya. Jawaban saya ini adalah sebagaimana yang diceritai oleh pembuat tempe. Soal racikan, lud dan dakin limanya saya tak tahu, dan ini biasanya memberikan 'taste'.


    Versi III:
    Gaftar Alir Proses Pembuatan TEMPE:
  • Kedele
  • Sortasi
  • Perendaman I
  • Pencucian
  • Perebusan (sampai mendidih)
  • Perendaman II (12 - 24 jam)
  • Pencucian dengan air mengalir
  • Pengelupasan kulit (sampai bersih)
  • Pemanasan/Perebusan (sampai mendidih)
  • Pendinginan/Penirisan
  • Peragian, (1/2 sendok teh ragi untuk 1 kg Kedele)
  • Pembungkusan ,(plastik dilubangi dengan paku jarak +- 1 cm)
  • Ferementasi/Pemeraman, (24 jam pertama ditutup rapat, lalu dibuka)
    Catatan
    semua alat proses harus bersih.
    Keterangan:
  • Pada prinsipnya ragi tempe hidup dan membutuhkan O2 serta H2O.
  • Setelah tempe jadi masih terjadi proses fermentasi, jadi jangan ditutup rapat karena dapat membusuk.
    Titik-titik kritis pada proses ini:
  • Dosis pemakaian ragi tempe.
  • Suhu dan kelembaban udara diusahakan stabil. (Suhu kamar +- 25oC dan RH +- 60-70 %? --maaf teorinya lupa.)
  • Setelah jadi segera dibekukan atau malah plastiknya dibuka.

    Sebaiknya jika mencoba 1/4 kg kedele dulu.

    Hosted by www.Geocities.ws

    1