| c |
| AKTIFITAS 2001 - 2002 |
| Membangun Jaringan Ke Pihak Pemerhati pariwisata Jaringan terhadap NGO yakni LEPKOSAL dan Perusahaan Air Mineral 'Vita' mengingat setelah kegiatan 'jalan-jalan' ke daerah wisata, rencana kegiatan selanjutnya adalah membangun jaringan ke pihak pemerintah, sehingga Organisasi tetap memerlukan 'alamat fisik.' Meskipun Glassnet nantinya adalah Organisasi Virtual dan mungkin sebagai NGO virtual pertama di Indonesia yang terjun langsung ke bidang pariwisata. Serta tanpa bantuan dana dari pihak luar negri. Ke Pihak Pemerintah Kota Makassar Jaringan ke Pemerintah Kota Makassar terbentuk melalui Bapak A. Baso Amiruddin SE, selaku kepala bidang promosi dan produksi (Sekarang Kepala HUMAS Pemda Makassar) Bapak. Ir. H. A. Karim Beso. M, MSi selaku Wakil Kepala Dinas Pariwisata Makassar yang selanjutnya membangun komunikasi dengan Bapak Drs. H. Abdullah Bone sebagai Kepala dinas Pariwisata Makassar. Mewakili Makassar ke Djogjakarta (Asian Tourism Forum 2002) Asian Tourism Forum dilangsungkan pada Januari 2002, yang diikuti oleh sekitar 70 negara. Pembentukan Badan Promosi dan Pengembangan Pariwisata Makassar Pada tanggal 7 Maret 2002, BP3M terdiri dari budayawan, industri, LSM, Akademisi yang bertujuan membangun sinergi dengan pihak pemerintah. Pada saat pembentukan badan 'konsultatif' ini, juga dicanangkan Tahun Orientasi Pariwisata 2002 oleh Walikota Makassar. Kampanye Kemanusiaan dan Perdamaian Setelah apa yang terjadi di New York 2001, Bali dan Makassar 2002, Glassnet menggagas sebuah situs yang tujuannya menyuarakan kemanusiaan dan perdamaian, dengan nama ' Earth for All' yang telah mendapat ratusan pendukung dari berbagai negara, pemerintah, tokoh masyarakat, LSM, dan mahasiswa serta masyarakat umum Makassar. |
| Dokumentasi |