| c |
| AKTIFITAS 1998 - 1999 |
| Study Lapangan Melakukan perjalanan dan study lapangan ke beberapa daerah di Propinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah hingga ke Sulawesi Utara. Namun karena kondisi keamanan di Sekitar Palu (Pembakaran Rumah Bupati Palu) Sehingga perjalanan hanya sampai ke Pendolo, Tentena, Palopo dan ke Toraja. Kesimpulan Pemrintah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah belum menyadari peranan Pariwisata di masa yang akan datang, khususnya dalam menghadapi era globalisasi. Beberapa lokasi yang sangat potensial untuk menjadi destinasi, diantaranya Banchea (Sulawesi Tengah) terbukti dengan akses transportasi yang tidak memadai, perjalanan kami tempuh dengan berjalan kaki yang memakan waktu sekitar 7 jam dari Pendolo. Sedangkan mengenai informasi tentang Kab. Mamasa (Sulawesi Selatan) kami terima dari Bapak Wijaya dan Ibu Loli yang juga memiliki hotel di Tentena. Bapak Wijaya dan Ibu Loli adalah seorang pengusaha di bidang hotel dan travel, yang telah menanamkan investasi sekurangnya 3 Milyard Rupiah di Kab. Mamasa (Sulsel) Namun proses administrasi untuk kepentingan usaha mereka di Mamasa masih belum ditangani secara profesional oleh pihak Pemda Mamasa. Sumber Anggaran - Swadaya Organisasi - Donasi dari Ms. I. Amerl sebagai Founder Organisasi. |
| Dokumentasi |