Veteran Punk Itu Tetap Dicintai


Green Day beranggotakan Billie Joe Armstrong (gitar), Mike Dirnt (bas), dan Tre Cool (dram). Trio dari kota Bay Area di Kalifornia itu sedang menjadi bahan pembicaraan utama para pencinta musik dunia. Karya terbaru mereka, American Idiot, yang telah dinanti selama hampir empat tahun akhirnya selesai. Di Amerika, album tersebut mulai beredar pada 21 September 2004 dan mendapat sambutan luar biasa. Pekan ini, album tersebut mulai beredar di Indonesia. Seiring dengan itu, Green Day pun memulai tur operanya di seluruh penjuru negeri.

"Sungguh mengasyikkan membuat orang 'meledak' lagi. Hal itu membuat saya serasa terbang tinggi. Itulah mengapa saya selalu cinta akan musik," kata Billie dkk di Henry Ford Theater Los Angeles lima hari sebelum album baru diluncurkan di pasar.

Ciri Green Day berupa lagu tiga chord dengan irama yang menghentak, lirik berpesan moral, politik serta vokal garang masih tetap hadir dalam tembang anyar seperti Jesus of Suburbia, I Don't Care dan Dearly Beloved. Nada-nada cepat yang memicu ledakan emosi juga kembali hadir dalam St Jimmy dan Letterbomb. Green Day juga tetap menghadirkan lirik yang sarat pesan moral dan kritik sosial. Simak saja Holiday yang bercerita tentang perang di Irak atau Homecoming yang berbicara mengenai buruknya lingkungan sosial masyarakat sekarang ini.

Yang paling menarik, untuk pertama kali, mereka menyajikan karya yang berdurasi lebih dari sembilan menit. Billie dkk mengatakan hal itu di luar perkiraan mereka. "Setiap band tahu bahwa sebuah lagu paling baik sekitar dua menit. Tetapi sekarang kami mencoba membuat syair yang berdurasi sembilan menit. Ide yang tak pernah terpikirkan sebelumnya," kata Billie.

Keyakinan itulah yang membuat Green Day semakin dicintai.

 

back
Hosted by www.Geocities.ws

1