|
|
|
GREEN DAY
memang selalu meluncurkan album dengan judul yang agak sedikit freaky,
mungkin itu salah satu ciri khas mereka. Seperti album terakhir mereka
yang berjudul Warning yang berarti segalanya untuk Green Day.
Mungkin saja ini berarti gitarisnya (Billy
Armstrong) akan main telanjang lagi. Atau
Tre Cool yang
ingin membakar drum-nya lagi. Atau Mike
Dirnt yang akan melemparkan diri ke
penggemarnya termasuk melemparkan dan menghancurkan gitar bass-nya lagi.
Mungkin terlalu banyak peringatan dalam aksi-aksi yang mereka lakukan, dan
juga peringatan untuk kelakuan-kelakuan mereka yang seringkali mengejutkan
semua orang dengan penampilan yang cenderung brutal dan kasar. Peluncuran
album Warning merupakan langkah baru yang dilakukan oleh Green Day
untuk menunjukkan perkembangan-perkembangan musik mereka yang telah
dikenal dunia, sejak Dokie yang pada tahun 1994 terjual sampai
lebih dari ratusan juta kopi dan mengakibatkan berkibarnya kembali bendera
musik punk. "Punk
berarti tidak ada aturan," kata Dirnt, "Etika kami memang
seperti itu. Menyalurkan gairah muda yang meledak-ledak di dada setiap
kaum muda", tambahnya. Dan memang, bukti nyata yang telah ditunjukkan
Green Day, yaitu mereka benar-benar membuat hati dan gairah setiap kaum
muda sekarang membara, menggelora dan berontak setelah mendengarkan
lagu-lagu mereka yang cenderung memusingkan kepala itu. Album
Warning diproduksi oleh Green Day sendiri yang memperlihatkan
kematangan dan kemajuan dari album-album mereka sebelumnya. Contohnya hits
mereka yang berjudul Misery dibawakan dengan gaya Eropa. Juga hits
lainnya yang berjudul Macy's Day Parade mengorientasikan akustik
yang jenis musiknya mirip dengan Good Riddance (Time of Your Life)
dalam album Nimrod yang beredar pada 1997. "Kami
mungkin perlu diperingatkan agar sewaktu-waktu bila ada gitar melayang,
atau apabila ada seorang penonton yang melemparkan dirinya ke penonton
yang lain, untuk mereka usung-usung di atas kepala mereka", jelas
Dirnt. "Maka, peringatan dibutuhkan untuk kebaikan petualangan musik
kami," jelasnya seraya cengengesan. Di bawah
ini ada wawancara dengan Green Day seputar peluncuran album baru mereka, Warning.
Mengapa
Warning memperlihatkan jalur musik yang agak sedikit berbeda dalam
album-album yang sebelumnya, hingga terus terang kami agak terkejut.
Sebenarnya, apa sih maksud Anda membuat album ini menjadi berbeda ? Dirnt:
Sebenarnya kami mengambil situasi yang sedang hangat terjadi sekarang
untuk lagu-lagu kami. Kami tidak mengkhawatirkan perbedaan-perbedaan atau
aksi-aksi yang kami tunjukkan dalam album-album sebelumnya. Itulah yang
paling ditakutkan orang lain yaitu kehilangan jati diri band mereka. Yang
kami lakukan adalah menyelaraskan untuk memperluas jalur musik kami,
karena musik kami sangat menonjolkan permainan pada bass di samping drum
dan gitar. Kami yakin sekali dengan semua karya musik yang kami buat.
Karena itu Green Day mempunyai ciri khas dan karakter tersendiri. Armstrong:
Dalam album ini, kami mengambil elemen-elemen yang berbeda yang belum
pernah diperlihatkan pada album-album sebelumnya. Kami mengangkat apa-apa
yang tertinggal di masa lalu dan mencoba meraih dan bangkit kembali untuk
bisa lebih dewasa. Dan kami akan terus berusaha untuk lebih baik dari
sebelumnya. Dirnt:
(menambahkan) Billie banyak memberikan inspirasi baru dalam lagu-lagu yang
diciptakannya. Kami selalu berlatih setiap kami mempunyai lagu-lagu baru.
Biasanya kami berlatih 5 hari seminggu. Good
Riddance (Time of Your Life)
merupakan hits yang paling sukses dalam sejarah Green Day. Dengan
kesuksesan setiap lagu-lagu, Anda mempersilakan pendengar untuk meminta
segala sesuatu yang mereka inginkan mengenai bagaimana seharusnya musik
yang baik untuk Anda ? Armstrong:
Ya, semua lagu-lagu itu membebaskan kami untuk bergerak maju menuju gaya
dan ekspresi baru yang lebih bagus dari lagu Basket Case yang
pernah kami nyanyikan. Dan juga mengijinkan kami untuk sebebas mungkin
melakukan segala sesuatu yang ingin kami coba. Dirnt:
Kami menyukai segala sesuatu yang telah kami lakukan dan kami bekerja
keras untuk itu. Banyak orang yang tidak mengerti maksud kami. Mungkin
band-band lain tidak pernah berlatih kembali setelah nama mereka besar.
Tetapi latihan itu kegiatan yang sangat mengasyikkan untuk kami, karena
itu kami sering sekali latihan. Band
Punk Rock memberikan kesan kebaikan dan keburukan, benarkah ? Dirnt:
Setiap orang tidak mengerti sebenarnya Punk itu seperti apa. Itu hanyalah
sebutan untuk sesuatu kegiatan yang menyeleweng dari adat istiadat dan
etika hidup. Punk benar-benar berarti tidak adanya aturan dan
pemberontakan kaum muda. Sebenarnya Punk itu merupakan salah satu gaya
hidup manusia yaitu Punk Rock. Dan itu menunjukkan diri saya; itulah musik
yang saya suka - tapi bukan satu satunya! - dan itu merupakan dasar
kehidupan yang dijalani oleh seseorang yang melihat ke depan. Tetapi, tak
terpikirkan untuk menjadikan Punk Rock sebagai satu-satunya seragam
saya. Saya selalu berpikir kalau Punk Rock merupakan sesuatu yang hebat
yang terjadi pada diri saya yang tidak melibatkan orang lain. Bagaimana
rasanya menjadi produser untuk album sendiri ? Armstrong:
Kami tidak cocok dengan produser kami yang dulu (Scott Litt) - memang ia
termasuk orang yang mengasyikkan - akan tetapi itulah, kami tidak cocok
satu sama lain. Itulah yang membuat kami bertiga memproduksi Warning.
Kami masing-masing mempunyai opini dan kami selalu membicarakan segala
sesuatunya bersama-sama.dan apabila kami tidak memperoleh jalan keluarnya,
berulah kami meminta pendapat orang lain - jadi tidak ada masalah. Dirnt:
Yah, memang rasanya sulit sekali. Tetapi kami banyak memproduksi
rekaman-rekaman kami sendiri dan kami terus berusaha untuk itu. Lagu-lagu
dalam album Warning ditulis sebelum kami berangkat ke studio untuk
rekaman, tidak seperti album-album sebelumnya yang kebanyakan liriknya
kami tulis pada saat rekaman di studio. Dan kami juga jadi mengerti
kegunaan semua peralatan di studio. Seperti pada satu saat kami menghadapi
kesulitan, karena
ada kesalahan teknis pada saat kami mencoba mengeluarkan bunyi yang
berbeda yang sama sekali belum pernah kami lakukan sebelumnya - kami panik
semua - dan begitu terpecahkan, kami hanya tertawa-tawa membodohi diri
kami sendiri. Lagu
Macy's Day Parade
sangat lain dari biasanya, seperti Good Riddance. Sebenarnya
darimana idenya ?</B< p> Dirnt:
Dulu saya berpikir, Billie yang mendemokannya, dan tidak ditambahi
instrumen-instrumen lain. Jadi kami memutuskan untuk membiarkannya
terdengar seperti biasa, namun kami perjelas dengan suara bass dengan gaya
tick-tack tempo dulu (seperti permainan The Patsy Cline, pemusik
bass) yang cenderung memberikan sentuhan hangat dengan tidak melenceng
kesana-kemari. Tre memainkan bass seperti Charlie Watts yang simpel agar
suara yang dihasilkan bagus, jelas dan besar. Memang terdengar lucu -
makin kecil makin baik dan enak didengar - benar!, banyak orang yang belum
pernah mencobanya ! Album
ini juga terdengar sangat berisik sekali dan cenderung memekakkan
telinga. Apakah ada tampilan yang berbeda dalam pembuatan album ini ? Armstrong:
Saya bangga dengan lirik itu. Hal yang paling penting yang saya lakukan
untuk menulis rekaman lagu-lagu ini adalah bila berhenti bermain dan
melanjutkannya esok hari. Kami berhenti untuk mengevaluasi kembali dengan
meminta pendapat dari teman-teman lain serta keluarga, bila terdengar
kurang baik maka kami mencoba menulis ulang lirik tersebut. Bagaimana
tur yang Anda lakukan pada musim panas begini ? Dirnt: Wah, sangat hebat! Dalam melakukan tur kami dibantu oleh band lain seusia kami yang permainannya sangat bagus sekali. Mungkin karena mereka berpikir Green Day itu adalah band yang tidak beraturan sama sekali, maka mereka asyik-asyik saja. Sebenarnya mereka belum pernah melihat penampilan Green Day, hanya sesaat sebelum melakukan tur kami memberitahukan seperti apa musik kami dan mereka bilang, "Yeah, gila banget!". Dan banyak orang yang datang menghampiri kami dan berkata, "Saya tidak pernah menyangka kalau Green Day sebagus ini!". Tapi kami tidak mau percaya begitu saja, kami akan memberikan yang paling baik untuk para penggemar kami. "We're gonna give it our all, kick some ass, all the time…". (20/17)
|
|
SAVE THE MUSIC!!! |