16 Pebruari 2003
Pdt.Yusako Otta M.Div
Pembacaan Alkitab: II Timotius 4 :1-8
Penuhilah panggilan pelayananmu

     Beritakanlah firman, wartakanlah segala sesuatu dengan firman. Yohanes Pembabtis membuka jalan Tuhan dan berkata :�Bertobatlah dan berilah dirimu dibabtis.�Memberitakan firman bukanlah sekedar informasi saja, tetapi yang diberitakan itu adalah firman yang membuat manusia beroleh keselamatan.
Rasul Paulus merumuskan inti pemberitaan firman yang dapat kita lihat pada Kisah Para Rasul 20 :21.Kita semua keturunan orang Israel yang sudah diasuh dan dipilih Allah. Belum cukup bagi kita kalau hanya percaya saja tetapi lebih dari itu kita harus mempunyai tujuan yaitu keselamatan. Jika kita percaya kepada Allah, kita harus lagi percaya kepada Yesus Kristus sebagai juruselamat pribadi  kita.
     Injil dapat kita lihat dalam dua bagian dimana Injil itu diberitakan: ada yang senang dan ada yang benci. Ini adalah resiko dari pembawa injil. Nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasehatilah dengan segala kesabaran.Mari kita bersungguh-sungguh dalam melayani Tuhan dan menjauhkan diri dari segala dosa, karena itu perbaikilah kelaluan agar kita dapat mendidik orang di dalam kebenaran dengan demikian tiap-tiap manusia yang menyerahkan dirinya dengan sungguh-sungguh akan diperlengkapi Tuhan.
     Penuhilah panggilan pelayananmu masing-masing sesuai dengan talenta yang telah diberikan Tuhan pada kita.
Ringkasan Khotbah Bulan Pebruari 2003
23 Pebruari 2003
Pdt. Albert Adam S.Th
Pembacaan Alkitab: Yohanes 1 :35-51
Menjadi murid Kristus

     Pembacaan minggu ini menceritakan pemanggilan murid-murid Yesus yang pertama. Dan dalam perenungan ini kita belajar tentang prinsip pemuridan yang diajarkan Kristus. Kita sebagai orang percaya juga adalah murid yang dipanggil untuk mengemban misi Allah di tengah dunia yaitu untuk keselamatan umat manusia. Billy Graham mengatakan: �Untuk selamat tidak dibutuhkan apa-apa selain mendengar, mengimani karya Tuhan Yesus ditengah dunia, percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru selamat  (Yoh 1 : 12-13). Tetapi unutk menjadi seorang murid dibutuhkan segala-galanya dalan kehidupan.� Segala-galanya bukan berarti hanya sekedar beribadah dan mengikuti ritual gerejawi tetapi kehidupan full time, belajar bersama Tuhan untuk dibangun. Inilah yang dimaksud dengan menjadi �murid Kristus�.
     Menjadi murid Kristus adalah sesuatu hal yang tidak bias di tawar-tawar bagi orang percaya, sebab tanpa hal tersebut kita tidak dapat membangun pribadi maupun bersaksi pada sesama. Dan untuk itu kita perlu belajar, dan belajar yang benar pasti menghasilkan perubahan. Bila tidak ada perubahan berarti tidak belajar dengan baik.Dalam pembacaan Yoh 1 : 35-51, proses yang terjadi bagaimana seorang dating kepada Allah yaitu : melihat, mengikuti dan belajar langsung pada Tuhan. Kedua murid Yohanes mengikuti ajakannya untuk melihat Tuhan Yesus dan akhirnya mereka pergi mengikuti dan tinggal bersama Tuhan Yesus.  Dan mereka pun belajar dan mengenal Tuahn Yesus, Salah satu murid tsb; Andreas langsung dengan semangat datang kepada saudaranya yaitu Simon dan menceritakan tentang Tuhan Yesus dengan hati yang telah di jamah.Begitu pula dengan Filipus yang langsung menceritakan kepada Natanael tentang Yesus dan Natanael pun meresponinya dengan datang menjumpai Tuhan Yesus.Dari kisah tersebut maka prinsip yang dapat kita ambil adalah:
1. Bahwa setelah kita mendengar Firman Tuhan maka kita perlu mersponinya untuk datang kepada Tuhan Yesus.
2. Setelah kita merasakan kasih karunia Allah maka kita wajib membagikan kepada orang lain, dimulai dari yang terdekat dengan diri kita.Bersaksi tentang keselamatan dan kasih Tuhan kita lakukan dengan sikap dan tindakan yang sesuai. Tugas kita hanya mengantar orang pada Kristus, selanjutnya paertobatan adalah Kuasa Allah. (DW)
Kembali ke Index Ringkasan Khotbah
Kembali ke Halaman Depan
Hosted by www.Geocities.ws

1