Ringkasan Khotbah Agusutus 2003
10 Agustus 2003
Pdt.Albert Adam S,Th
Pembacaan Alkitab: I Samuel 7:2-14
TUHAN-lah yang sempurna    

     Samuel adalah seorang nabi yang dikhususkan Tuhan bagi bangsa Israel, sebagai orang yang diurapi untuk menjadi nabi bagi Bangsa Israel pada masa peralihan hakim-hakim ke raja-raja. Dimana Samuel sendiri juga menjadi hakim bagi bangsa Israel dan menjadi pendoa bagi bangsa Israel menurut perikop ini.    
     Samuel menghadapkan bangsa Israel dengan segala ketentuan firman dan aturan firman Tuhan dimana bangsa Israel yang adalah bangsa yang dipilih Allah tidak setia lagi pada Tuhan; mereka bersungut-sungut, menempatkan allah lain di tengah-tengah mereka dan tindakan tindakan yang tidak sesuai dengan kehendak Allah, hal ini dilihat oleh Samuel selama 20 tahun. Dan melalui keadaan yang dihadapi bangsa Israel berperang melawan bangsa Filistin, Tuhan meletakkan dan menyatakan bahwa Tuhanlah yang berkuasa, dan melihat bagaimana bangsa Israel merendahkan diri mereka memohon kepada Tuhan melalui Samuel yang mendoakan mereka meminta belas kasihan Tuhan bagi bangsa Israel, dan Tuhan menjawab doa Samuel sehingga orang Filistin terpukul kalah.    
     Sebagaimana bangsa Israel yang jatuh bangun dalam iman mereka kepada Tuhan demikian juga kita sama seperti bangsa Israel bahwa tidak ada yang sempurna; kita sering lupa Tuhan dikala kita senang, kita bersungut-sungut ketika susah dan menyakiti saudara kita, itu tandanya bahwa kita tidaklah sempurna. Ketika kita datang kepada Yang Sempurna merendahkan diri kepadaNya memohon ampun dan belas kasihan Dia Yang Sempurna tetap menolong kita dengan melupakan segala yang diperbuat. Dan Dialah yang akan tetap setia menjadi Pendoa bagi kita selamanya untuk kesempurnaanNya.    
     Karena itu marilah datang kepada Yang Sempurna itu yaitu Yesus Kristus.(Ril)
Kembali ke Index Ringkasan Khotbah
Kembali ke Halaman Depan
Hosted by www.Geocities.ws

1