(Foto: Astronomynow) PARIS - Teleskop luar angkasa
Herschel telah menangkap objek unik di luar angkasa, yang menampilkan awan
pembentuk bintang berwarna-warni. Disebut W3, awan pembentuk bintang yang
besar ini diabadikan oleh teleskop Herschel di observatorium luar angkasa
ESA (European Space Agency).
Dilansir Astronomynow, Senin (1/4/2013), observatorium luar angkasa
Herschel milik ESA ini berusaha menjelaskan bagaimana bintang masif dapat
terbentuk. W3 merupakan awan molekul raksasa yang mengandung pembibitan
bintang besar.
Kabarnya, awan molekul ini berjarak 6200 tahun cahaya dalam Perseus Arm,
yang merupakan salah satu lengan spiral utama milik
Galaksi Bima Sakti.
Membentang hampir 200 tahun cahaya, W3 merupakan salah satu formasi bintang
terbesar.
W3 juga sebagai induk formasi dari bintang bermassa rendah dan tinggi.
Bintang bermassa tinggi tersebut kabarnya delapan kali lipat lebih besar
ketimbang massa matahari.
Adanya kepadatan, simpul biru cerah dari debu panas menandai pembentukan
formasi bintang masif yang ada di kiri atas pada gambar. Terdapat radiasi
dari bintang yang baru tumbuh dan memanaskan di sekitar debu dan gas.
Proses tersebut menyebabkan munculnya sinar terang dalam bidikan teleskop
Herschel yang dibekali kemampuan inframerah. Dengan mempelajari dua wilayah
pembentukan bintang masif, yakni W3 Main dan W3 (OH), ilmuwan membuat
progres dalam memecahkan teka-teki dalam kelahiran bintang-bintang besar.
(fmh)