INTERNATIONAL WORKSHOP ON
LEGAL AND TECHNICAL ASPECTS OF MARITIME BOUNDARY DELIMITATION
Diselenggarakan atas Kerjasama
BAKOSURTANAL dan JURUSAN TEKNIK GEODESI FT-UGM
Yogyakarta, 6-7 Mei 2005
I. Latar Belakang
Indonesia sebagai negara maritim mempunyai konsekuensi adanya beberapa perbatasan yang terletak di laut dengan negara tetangga. Negara-negara tetangga yang berbatasan wilayah laut dengan Republik Indonesia yaitu Republic Democratic of Timor Leste (RDTL), Malaysia, Papua New Guinea, Singapore dan Philipines.
Beberapa wilayah perbatasan laut belum ditentukan bahkan belum disepakati posisi titik-titik batasnya, misalnya kasus Blok Ambalat (dengan Malaysia), Pulau Batek (dengan RDTL). Hal ini berpotensi memunculkan sengketa perbatasan kedua negara dan pada sisi yang paling bawah adalah ketidaknyamanan aktivitas ekonomi masyarakat yang bermukim di area perbatasan. Di sisi lain, masyarakat kita sangat mudah diprovokasi dalam kasus batas wilayah padahal mereka tidak tahu bahwa RI tidak mempunyai dokumen-dokumen yang kuat untuk mengklaim perbatasan.
Indonesia memang telah meratifikasi UNCLOS 1982. Dalam pelaksanaannya banyak kendala teknis maupun non teknis yang dihadapi dalam penentuan batas wilayah laut. Kendala tersebut mencakup ketersediaan dana, klim sepihak oleh negara tetangga, kurang kuatnya bukti-bukti / dokumen sejarah yang dapat dipakai untuk memperkuat klaim maupun lemahnya diplomasi RI di PBB.
Kompleksnya permasalahan penentuan batas wilayah laut dan kurang luasnya informasi yang diterima masyarakat terkait dengan aspek legal (yuridis), teknis maupun historis mendorong perlunya diadakan acara workshop tentang penentuan batas-batas wilayah laut dan pendekatan-pendekatan untuk mencari solusi konflik batas wilayah laut.
II. Maksud dan Tujuan
Workshop ini bertujuan untuk:
1. Mensosialisasikan aspek-aspek legal maupun teknis yang terkait dengan penetapan batas wilayah laut negara-negara yang berbatasan dengan laut/perairan.
2. Mensosialisasikan pendekatan-pendekatan yang diterapkan pada kasus-kasus sengketa batas wilayah laut.
III. Jadwal Kegiatan
|
DAY/ DATE |
TIME |
SESSION |
SPEAKER |
VENUE |
|
Friday 6-5-05 |
07.00 – 08.30 |
Registration & Coffee Morning |
Committee |
|
|
08.30 – 09.00 |
Opening Ceremony |
1. Head of DGE-GMU 2. Head of BAKOSURTANAL |
Meeting Room Wisma MM UGM |
|
|
09.00 – 09.30 |
Historical Background to the Law of the Sea |
Dr. Clive Schofield (Centre for Maritime Policy, the University of Wolongong, Australia) |
Meeting Room Wisma MM UGM |
|
|
09.30 – 10.45 |
Baselines and Technical Issues in the Law of the Sea |
Dr. Clive Schofield |
Meeting Room Wisma MM UGM |
|
|
10.45 – 11.45 |
Maritime Zones of Jurisdiction under Sovereignty and Sovereign Rights |
Dr. Clive Schofield |
Meeting Room Wisma MM UGM |
|
|
11.45 – 13.30 |
Friday prayer & Lunch |
Committee |
|
|
|
13.30 – 14.30 |
The Delimitation of Maritime Boundaries |
Dr. Clive Schofield |
Meeting Room Wisma MM UGM |
|
|
14.30 – 15.30 |
Maritime Boundary Disputes |
Dr. Clive Schofield |
Meeting Room Wisma MM UGM |
|
|
15.30 – 16.00 |
Coffee Break |
Committee |
|
|
|
16.00 – 17.00 |
Maritime Boundary Dispute Resolution |
Dr. Clive Schofield |
Meeting Room Wisma MM UGM |
|
DAY/ DATE |
TIME |
SESSION |
SPEAKER |
VENUE |
|
Saturday 7-5-05 |
07.00 – 08.00 |
Registration |
Committee |
|
|
08.00 – 09.30 |
The Role of Geospatial Data in Boundary Delimitation |
Dr. Ir. Sobar Sutisna, M.Sc. Ka.Pus Batas Wilayah BAKOSURTANAL |
Meeting Room Wisma MM UGM |
|
|
09.30 – 10.00 |
Coffee Break |
Committee |
|
|
|
10.00 – 11.30 |
Maritime Boundary Disputes and Resolution |
Ary Havas Oegroseno, SH., LLM. Direktor Perjanjian Politik, Keamanan dan Kewilayahan DEPLU |
Meeting Room Wisma MM UGM |
|
|
11.30 – 13.00 |
Land Boundary Disputes and Equitable Boundary Delineation |
Ir. Klaas Villanueva
|
Meeting Room Wisma MM UGM |
|
|
13.00 – 14.00 |
Break for Lunch |
Committee |
|
|
|
14.00 – 15.30 |
Continental Shelf Boundary Delimitation, Art.76 UNCLOS |
Dr. Khafid BAKOSURTANAL |
Meeting Room Wisma MM UGM |
|
|
15.30 – 15.45 |
Coffee break |
Committee |
|
|
|
15.45 – 17.00 |
Introduction to CARIS LOTS: The Assisting Tool for Dispute Resolution |
I Made Andi Arsana, ST. Dept. Geodetic Engineering -GMU/ UNSW |
Meeting Room Wisma MM UGM |
IV. Biaya Dan Pendaftaran
Biaya keikutsertaan workshop adalah:
1. Untuk peserta dalam negeri
- Full booth ( workshop kit dan penginapan) Rp 750.000,-
- Standar (workshop kit tanpa penginapan) Rp. 500.000,-
2. Untuk peserta luar negeri :
$US 250.00 dengan fasilitas workshop kit saja
Pendaftaran :
Sekretariat Panitia International Workshop
Jurusan Teknik Geodesi Fakultas Teknik UGM
Jl. Grafika No.2 Yogyakarta
Telp. : +62 274 520226 atau +62 274 902121
Fax : +62 274 520226
Email : [email protected]
Biaya pendaftaran bisa ditransfer melalui rekening
Bank Mandiri Cabang MM-UGM
No. Rekening 137.0002172.514
Atas nama : Ketua Jurusan Teknik Geodesi FT-UGM
Kontak person :
Dwi Lestari +62 8132 8175507
Abdul Basith +62 815 7941196