TEKNOLOGI BUDIDAYA UBIKAYU KELUARAN Teknologi budidaya ubikayu yang dapat meningkatkan hasil dan pendapatan usahatani ubikayu BAHAN DAN PERALATAN 1. Bahan Bibit ubikayu varietas Adira 1, Adira 4 dan varietas Lokal, Benih jagung Hibrida CP-1, pupuk urea, TSP, KCL, Furadan 3G, insektisida Hopsin 500 cc, bambu, triplek, spidol besar, cat dll. 2. Peralatan Cangkul, tali plastik, meteran, timbangan, sabit bergerigi dll. PEDOMAN TEKNIS Paket teknologi Tabel 1. Paket teknologi pada gelar teknologi ubikayu Paket teknologi Lokasi MT A = Monokultur ubikayu, Var. Adira 1 sulteng 1995/96 B = Monokultur ubikayu, Var. Adira 4 C = Tumpangsari ubikayu + jagung Hibrida (Adira 1 + jagung kuning) D = Tumpangsari ubikayu + jagung Hibrida (Adira 4 + jagung putih) E = Cara petani sebagai kontrol (Tumpangsari ubikayu + jagung lokal) *) Luas tiap paket 1,0 ha Tabel 2. Matrik Kegiatan usahatani dari paket teknologi ubikayu Paket Teknologi Kegiatan 1) A B c D E Pengolahan tanah + + + + + Sistem bertanam - Monokultur + + - - - - Tumpangsari - - + + + Varietas unggul - Ubikayu + + + + - - Jagung - - + + - Pemupukan + + + + + Keterangan : + : Dilaksanakan.digunakan, - : Tidak dilaksanakan/tidak digunakan Prosedur Pelaksanaan - Pengolahan tanah : dilaksanakan secara sempurna yaitu dibajak dua kali - Sistem bertanam : monokultur ubikayu, sedang tumpangsari dilakukan antara ubikayu + jagung, Paket A dan C menggunakan ubikayu varietas Adira 1, sedangkan untuk paket B dan D menggunakan Adira 4; Paket E menggunakan varietas lokal Sulteng. Varietas jagung Hibrida CP-1 (kuning) digunakan pada Paket C dan D, sedangkan paket E menggunakan varietas jagung lokal (putih/kuning). Jarak tanam ubikayu monokultur 100 cm x 60 cm, sedangkan pada tumpangsari dengan jarak tanam 100 cm x 100 cm dan jagung ditanam dengan jarak tanam 100 cm x 50 cm. Biji ditanam 2 biji perlubang. - Pemupukan untuk sistem monokultur ubikayu pada paket A dan B adalah 200 kg urea + 150 kg TSP + 150 kg KCL per ha. Untuk tumpangsari pada paket C dan D, ubikayu dipupuk dengan takaran 250 kg urea + 100 kg TSP + 100 kg KCL per ha dan jagung dengan takaran 250 kg urea + 100 kg TSP + 50 kg KCL per ha. Sedangkan paket E (petani) hanya dipupuk 100 kg urea per ha. Cara pemberian pupuk pada tanaman jagung yaitu setengah bagian urea ditambah seluruh takaran P dan K diberikan setelah tanaman tumbuh, sisanya diberikan pada umur 4 MST. Sedang ubikayu sepertiga bagian urea ditambah setengah K dan seluruh P diberikan setelah tanaman tumbuh, sisanya pada umur 2 bulan. - Pengendalian hama penggerek batang/pucuk dan tongkol jagung diberikan Furadan 3G 0,5 g per tanaman melalui pucuk tanaman - Pengendalian gulma dan pembumbunan dilakukan pada 3 MST, sedangkan pada ubikayu bila perlu dapat dilakukan pembumbunan setelah panen jagung. - Panen jagung pada umur 90-100 HST, sedangkan ubikayu dipanen pada umur 9-10 bulan setelah tanam.