TEKNIK PEMELIHARAAN TOMAT Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam pemeliharaan tanaman tomat, yaitu : 1. Penyiraman Penyiraman dilakukan bila selama pertumbuhan tanaman jatuh pada musim kemarau yang berkepanjangan (sesuai dengan kebutuhan). Hal ini dilakukan secara hati-hati agar tanaman tidak rusak dan diusahakan penyiraman tanaman pada pagi dan sore hari. 2. Pemupukan Pupuk yang diperlukan untuk tanaman tomat adalah : a. Pupuk kandang dengan dosis 10-20 ton per hektar atau 0,5-1 kg per tanaman, yang diberikan seminggu sebelum tanam. b. Untuk pupuk TSP dengan dosis 2,5 - 3 kwintal per hektar atau 10-15 gram per tanaman, yang diberikan seminggu sebelum tanam. c. Pupuk Urea diberikan bersamaan saat tanam dengan dosis 1 kwintal per hektar atau 4-5 gram per tanaman. Sedangkan pemupukan Urea untuk susulan dilakukan 4 minggu setelah pemupukan pertama dengan dosis sama seperti pemupukan pertama. d. Cara pemberian pupuk baik pupuk dasar maupun susulan, yaitu diletakkan melingkar di sekeliling tanaman dengan jarak 10-15 cm, kenudian ditutup dengan tanah. e. Pemupukan dilakukan pada saat awal atau akhir musim hujan dan juga disesuaikan dengan tingkat kesuburan tanah setempat. 3. Penyulaman Penyulaman dilakukan bila ada tanaman yang mati atau pertumbuhannya kurang baik, dan diusahakan agar bibit tanaman pengganti harus subur pertumbuhannya serta masih seumur dengan tanaman yang diganti. 4. Penyiangan dan Pembubunan Penyiangan dan pembubunan dilakukan secara bersamaan setelah tanaman berumur kira-kira 1 bulan, yaitu dengan cara membabat atau mencabut rerumputan, kemudian tanah di sekitar tanaman dibumbun pada tanaman. 5. Pemberian Mulsa Pemberian mulsa utuk menjaga agar tanah tetap gembur, mengurangi penguapan, dan menekan pertumbuhan rerumputan. Mulsa yang digunakan yaitu sisa-sisa tanaman atau rumpur-rumput kering. Caranya yaitu mulsa diletakkan di permukaan tanah di antara tanaman. 6. Pengajiran Pengajiran untuk menghindari agar tanaman tomat tidak rebah dan memudahkan pemeliharaan. Ajir dipasang pada saat tanaman berumur 1 bulan atau tanaman mencapai tinggi kira-kira 40 cm. Ajir dapat digunakan seperti banbu atau tali. 7. Pemangkasan Pemangkasan dimaksudkan agar dapat diperoleh buah yang besar dan cepat masak. Pemangkasan dilakukan sekali atau dua kali sebulan yaitu dengan cara memangkas bagian pucuk atau cabang ketiga pada batang pokok, atau cabang kelima pada kedua cabang yang dibiarkan hidup. Pemangkasan tanaman tomat dapat dilakukan dengan dua cara yaitu pemangkasan tunas muda dan pemangkasan batang. 8. Hama dan Penyakit Adapun jenis hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman tomat yaitu : a. Hama Jenis Hama Pengendalian/Pemberatasan - Ulat tanah coklat Kumpulkan larva, kemudian musnahkan atau disemprot dengan Diptrek 95 SL atau Dusban 20 EC, dengan dosis 0,1 %. - Ulat buah Semprot dengan Diazinon 60 EC, dengan dosis 0,2 %. b. Penyakit Jenis Penyakit Pengendalian - Penyakit Lanas Cabut dan buang tanaman yang terserang - Rhizoetonia dan Phytium sp. Semprot dengan Dithane M -45 0,2%.