KOMPONEN PAKET TEKNOLOGI KEDELAI DI LAHAN SAWAH MK II SESUDAH MK I ATAU KEDELAI PERTAMA Keluaran: Paket Teknologi kedelai di lahan sawah MK II sesudah MK I atau kedelai pertama yang dapat meningkatkan hasil dari 0,8-1,0 t/ha menjadi 1,5-2,0 t/ha. Bahan dan Alat Bahan: 1. Varietas kedelai berumur agak dalam (85 hari): Lokon, Kerinci, Merbabu, Tidar, Raung, Rinjani, Lompobatang, atau Unggul lokal sebanyak 45 kg/ha dengan daya tumbuh 90% atau lebih. 2. Pupuk Urea, TSP dan KCl 3. Insektisida, herbisida dan fungisida yang dianjurkan Alat: 1. Tugal 2. Sprayer Pedoman Teknis a. Penyiapan lahan - perbaiki saluran drainase dengan dalam dan lebar 25 cm - kalau banyak gulma, tanah diolah/dicangkul permukaan tanah untuk membersihkan sedalam 5-10 cm atau gunakan herbisida yang dianjurkan b. Tanam - pengobatan benih dengan insektisida yang dianjurkan dengan dosis 20 g bahan/kg benih - benih ditugal, jarak tanam 40 x 10 cm, 2-3 biji/lubang - arah tanam bisa Utara Selatan atau Timur Barat, dengan kedalaman tugal 1-2 cm. - Inokulasi rhizobium (Legin dan Rhizogen) bagi daerah yang belum biasa ditanami kedelai c. Pemupukan - tanah sesudah Supra Insus Padi: 50 kg Urea/ha saat tanam - tanah Vertisol: 50 kg Urea + 75 kg TSP + 75 kg KCl/ha - tanah Hidromorf: 100 kg Urea, 75 kg TSP + 100 kg KCl/ha - pupuk diberikan disamping barisan tanaman d. Pengairan Pengairan dilakukan minimal 4 kali pada umur tanaman 10, 35, 45 dan 55 hari e. Penyiangan - pertama, 3 minggu setelah tanam - kedua, 6 minggu setelah tanam - dapat juga digunakan herbisida pra-tumbuh f. Pengendalian hama - ulat daun diberantas dengan insektisida yang dinajurkan bila terdapat 4 ekor ulat per rumpun tanaman yang berdekatan - ulat penggerek batang (Agromiza sojae) dicegah dengan penyemprotan insektisida monokrotophos pada 3-4 minggu setelah tanam - kutu kebul/lalat putih (Bemisia sp) perlu diberantas bila terdapat 5 ekor atau lebih per rumpun dengan insektisida yang dianjurkan - pengisap dan penggerek polong perlu diamati ada dan tidaknya serangga sejak awal pembentukan polong hingga awal pengisian polong. Bila terdapat satu atau lebih serangga dewasa per rumpun kedelai berdekatan perlu disemprot dengan insektisida yang dianjurkan - bila petani belum mampu mengamati populasi hama, pengendalian hama dilakukan dengan insektisida pada masa kritis tanaman yaitu sekitar 7-10, 21, 42, 50 dan 65 hari setelah tanam g. Pengendalian penyakit - di daerah endemik karat (Jawa Barat, Jawa Timur, Bali dan Lombok) pengendalian penyakit dilakukan bila tanaman umur 40-65 hari terdapat gejala bercak coklat karat pada daun, dan perlu disemprot dengan fungisida yang dianjurkan. Penyakit karat yang mulai menyerang kedelai pada umur 70 hari atau lebih tidak perlu diberantas karena tidak berpengaruh terhadap hasil h. Panen Tanaman kedelai dipanen bila daun telah rontok, polong telah menguning dan kering i. Pengolahan hasil Hasil panen segera dijemur dan setelah kering dibijikan. Biji dibersihkan dan dikeringkan lagi hingga kadar air 12%