KOMPONEN PAKET TEKNOLOGI JAGUNG DI LAHAN SAWAH SETELAH PADI Keluaran: Paket teknologi jagung di lahan sawah setelah padi yang dapat meningkatkan hasil jagung dari 2-3 t/ha menjadi 4,5-5,5 t/ha (varietas bersari bebas) dan 6-7 t/ha (varietas jagung hibrida) Bahan dan Alat Bahan: 1. Varietas Wisanggeni, Bisma, Arjuna atau hibrida Semar-1, Semar-2, CPI-1, C-2, Pioneer, BISI 1 dan 2 sesuai kebiasaan petani aetempat 2. Pupuk Urea, TSP dan KCl 3. Insektisida, Fungisida dan herbisida yang dianjurkan Alat: 1. Tugal Pedoman Teknis 1. Tanam Tanam tertur (cara tugal untuk tanah ringan dan cara kowk untuk tanah berat) dengankerapatan 100.000-150.000 tanaman/ha atau jarak tanam 80 x 25 cm dengan 2 tanaman/lubang 2. Pemupukan Dipupuk dengan 90-135 kg N/ha + 0-50 kg P2O5 + 0-60 kg K2O/ha. Sepertiga bagian Urea diberikan pada saat tanam dan sisanya 30 hari setelah tanam, sedang Urea tablet dapat diberikan sekali pada saat umur 0-10 hari setelah tanam 3. Pengendalian hama Hama lalat bibit dan penggerek batang secara pantauan dan atau secara kuratif memakai karbofuran dengan takaran 5 kg/ha pada saat tanam 4. Penyiangan Penyiangan dilakukan secara selektif pada umur 15 dan 30 hari setelah tanam 5. Panen Panen dilakukan setelah masak fisiologis ditandai dengan terbentuknya lapisan hitam pada lembaga (umur 85-95 hari setelah tanam)