PENGOLAHAN TEPUNG JAGUNG KOMPOSIT KELUARAN Teknik pembuatan tepung jagung komposit dengan kacang-kacangan BAHAN DAN ALAT Bahan : jagung, kacang gude, dan kedelai Alat : Alat penepung dan alat pembuat kue PEDOMAN TEKNIS 1. Rencana pembuatan a. Tepung jagung komposit dibuat dengan mencampur tepung jagung dengan tepung kacang gude dan kedelai dengan perbandingan berturut-turut 40%, 10% dan 50%. b. Kue basah dibuat dengan bahan dasar campuran tepung komposit dan terigu. Tepung campuran tersebut tersusun dari 40% tepung jagung komposit dan 60% tepung terigu. c. Kue kering dibuat dengan tepung komposit jagung, kacang gude dan kedelai tanpa penambahan tepung terigu. 2. Cara membuat (1) Tepung komposit jagung dengan kacang gude dan kedelai dibuat dengan tahapan berikut : a. Biji jagung kering digiling kasar membentuk berasan, setelah kulit dan lembaga dipisahkan. Berasan jagung kemudian digiling halus sehingga berukuran 30 mesh. b. Biji kacang gude dan kedelai dikeringkan dengan oven pada suhu 40 derajat Celcius selama 20 jam. Kulit biji dihilangkan dengan alat pengupas dan dipisahkan dengan blower. Keping biji digiling sehingga dihasilkan tepung berukuran 50 mesh. c. Percampuran masing-masing tepung yang diperoleh dengan perbandingan tepung jagung 40%, tepung kacang gude 10% dan tepung kdelai 50%. (2) Pembuatan Kue Basah a. Bahan dasar kue basah berupa campuran tepung jagung komposit dengan terigu dengan perbandingan 40% dan 60%. b. Pembuatan kue basah adalah sebagai berikut : 125 gram margarin dan 125 gram gula halus dikocok hingga putih, kemudian ditambah 3 butir telur ayam dan 6 gram TBM dan dikocok lagi sampai homogen. Tepung campuran komposit dan terigu sebanyak 150 gram dan 2 gram soda kue dimasukkan ke adonan, diaduk rata kemudian dituang ke cetakan dan dioven pada suhu 160 derajat Celsius selama 454 menit. c. Pembuatan kue terigu Kue kering dibuat dengan bahan 180 gram tepung jagung komposit, 1/2 sendok the soda kue, 100 gram margarin, 100 gram gula halus, 2 kuning telur ayam dan 1/2 sendok the vanili. Bahan tersebut dikocok hingga homogen, kemudian dicetak dan dipanggang dengan oven pada suhu 180 derajat Celcius selama 15 menit. (3) Teknik penyimpanan dengan menggunakan bahan nabati rimpang dringo kering dan serbuk dringo : a. Rimpang dringo kering - Jagung pipilan seberat 30 - 40 kg dimasukkan ke dalam glangsi dan diikat - Ambil 1 glangsi kosong, isi bagian bawah dengan sebagian rimpang dringo kering, masukkan glangsi berisi jagung kedalamnya, isi sisi kanan, kiri dan atas rak kayu dalam ruang yang sejuk dan kering. - Lama penyimpanan ; 5 - 6 bulan. - Biaya penyimpanan : Rp. 65/kg jagung pipilan b. Serbuk rimpang dringo kering - Jagung pipilan seberat 30 - 40 kg dicampur merata dengan serbuk dringo, lalu dimasukkan ke dalam glangsi, ikat rapat dan letakkan di atas rak kayu dalam ruang yang sejuk dan kering - Lama penyimpanan ; 5 - 6 bulan. - Biaya penyimpanan : Rp. 85/kg jagung pipilan