DEMONSTRASI PLOT VARIETAS-VARIETAS HARAPAN CABAI Keluaran - Varietas cabai berproduksi tinggi Bahan dan Alat Bahan : - BPH 900602 - BPH 900603 - BPH 900608 - BPH 900613 - BPH 900614 - Varietas Lokal - Pupuk Kandang 30 ton - Pupuk buatan : Urea 150 kg/ha, ZA 360 kg/ha, Kcl 150 kg/ha, TSP 200 kg/ha Peralatan : - Cangkul dan garpu Pedoman Teknis 1. Benih Benih Cabai diambil dari buah-buah pohon cabai pilihan, yaitu dari tanaman yang seragam tumbuhnya, baik dan sehat. Kebutuhan benih kurang lebih 500 gr/ha. 2. Persiapan Lahan Tanah yang baik untuk pertanaman cabai yaitu berstruktur remah atau gembur, subur dan kaya akan bahan organik, pH tanah antara 6.0 dan 7.0. 3. Pengolahan Tanah - Cara bertanam Cabai tergantung kepada ketinggian tempat, jenis tanah serta jenis dan varietas cabai itu sendiri. - Sistem penanaman pada tanah bertekstur sedang sampai ringan, lebih cocok dengan barisan tunggal (sistem ini biasa dilakukan petani di dataran tinggi sampai medium) - Untuk tanah bertekstur liat dilakukan dengan sistem bedengan, beberapa baris tanaman pada tiap bedengan, lebih efisien ditinjau dari segi pengolahan. - Tanah yang akan ditanami dicangkul, kemudian diratakan dan dibersihkan dari rumput-rumput pengganggu. - Selanjutnya buat lubang pertanaman dengan jarak (60-70 cm) x 50 cm untuk sistem barisan tunggal dan (40-50 cm) x (30-40 cm) untuk sistem bedengan. 4. Pemberian pupuk - Gunakan pupuk kandang yang sudah matang - Tiap lubang tanaman diberi pupuk kandang sebanyak 20 -30 ton (pupuk kandang sapi) - Pemberian pupuk Ura dan Kcl dilakukan 3 kali masing-masing sepertiga dosis I pada waktu tanam II pada umur satu bulan setelah tanam III pada umur dua bulan setelah tanam 5. Tanam dan Pemeliharaan - Dalam pemeliharaan tanaman yang perlu dilakukan adalah penggemburan tanah dan pengendalian gulma, hama dan penyakit serta pengairan bilamana diperlukan terutama pada musim kemarau. - Penggemburan tanah atau pendangiran dilakukan bersama-sama pada waktu pemupukan kedua atau pemupukan susulan. - Pengendalian hama dan penyakit tanaman dilakukan secara teratur dengan pemberian pestisida, dosis pestisida dan interval pemberian sesuai dengan anjuran. 6. Panen Tanaman cabai besar yang ditanam di dataran rendah dapat dipanen 60-80 hari setelah tanam. Sedangkan umur panen cabai di dataran tinggi biasanya lebih lambat yaitu mulai umur 4 bulan setelah tanam. Interval panen dapat dilakukan 3 - 7 hari sekali.