Fadjar's site
a continuous aviation learning
| home |
Approach yang aman Januari 2007. Suatu hari beberapa teman mengobrol sambil tertawa. Ternyata mereka habis bertaruh siapa yang bisa landing dengan engine idle sampai touch down. Pesawat yang mereka terbangkan adalah Boeing 737-400 dengan konfigurasi all economy berkapasitas 178 penumpang. Salah satu dari mereka tertawa sambil memegang uang lembaran seratus ribu rupiah (nilainya cukup besar pada waktu itu). Ada yang salah gak sih dari cara landing mereka? Tanpa sadar mereka mempertaruhkan nyawa mereka sendiri dan 178 orang penumpang serta 6 orang cabin crew. Apa sih yang salah dari cara landing mereka? Cara landing yang benar adalah dengan memenuhi kriteria STABILIZED APPROACH. Masing-masing perusahaan atau institusi penerbangan seharusnya memiliki kriteria tersebut. Kriteria umum dari stabilized approach dapat dilihat di site www.flightsafety.org dalam sebuah file berformat PDF. Silahkan klik di sini untuk melihat publikasi asli http://flightsafety.org/alar/alar_bn1-1-ops_philosophy.pdf |
| safety | |
| knowledge | |
| technology | |
| links | |
| about me |
|
Stabilized Approach Rekomendasi untuk melakukan stabilized approach adalah sebagai berikut: Semua penerbangan harus stabilized pada ketinggian 1000 feet di atas permukaan airport (1000' AAL above airport level) dalam keadaan IMC dan pada 500 feet diatas permukaan airport (AAL) dalam keadaan VMC. Dan dianggap stabilized jika kriteria di bawah dipenuhi:
Apa yang harus dilakukan jika kriteria di atas tidak terpenuhi? GO AROUND. Melakukan Go Around bukanlah aib, atau tidak kompeten. Melakukan Go Around adalah hal yang paling aman yang dapat dilakukan pilot. Kerugian perusahaan karena fuel yang dipakai masih tidak seberapa dibandingkan kerugian harta dan nyawa jika kita memaksakan mendarat dalam keadaan tidak aman.
Makin besar pesawat yang anda terbangkan, makin berbahaya jika landing dalam keadaan tidak stabilized. Bahkan di perusahaan tempat saya bekerja, kami harus stabilized pada 1000feet AAL meskipun dalam keadaan VMC.
Sedangkan standard call out jika ada parameter yang tidak dipenuhi adalah:
Semua parameter diatas bisa berubah tergantung tipe pesawat yang di terbangkan.
|