KESAKSIAN SAYA
Seperti yang diketahui oleh hamper setiap orang,
Menara Kembar dari Pusat Perdagangan Dunia di New York dihancurkan oleh
teroris pada tanggal 11 September 2001. Mulai sejak tragedy ini terjadi,
saya telah menangis dan berdoa terus bagi mereka yang kehilangan
orang-orang yang mereka kasihi. Saya merasa sangat kasihan pada mereka
yang terperangkap dan tidak dapat keluar atau ditemukan maupun untuk
keluarga mereka. Dalam satu hal, saya tidak menyesal untuk mereka yang
telah diselamatkan ketika mereka mati, sebab saya tahu mereka berada di
suatu tempat yang jauh lebih baik; tetapi saya sangat sedih bagi mereka
yang mati tanpa mengenal Tuhan Yesus kita, karena saya tahu juga di mana
mereka berada.
Pada tanggal 14 September, saya terus menangis
sedih sekali pada waktu saya memikirkan tentang bagaimana penderitaan
yang harus dialami orang. Saya terutama sekali memikirkan anak-anak yang
kehilangan ibu dan ayah mereka. Ketika pikiran-pikiran ini timbul dalam
ingatan saya, hati saya sakit oleh kesedihan dan dukacita mereka.
Ketika saya menyembah Tuhan saya mulai menangis
lagi. Saya menangis tersedu-sedu dan tidak dapat berhenti. Suatu urapan
kuat dari hadirat Tuhan datang ke atas saya. Saya tahu bahwa Ia sangat
sedih, dan saya merasa bahwa hatiNya sakit bagi orang-orang yang hatinya
terluka ini.
Ingat, pikiran kita ada dalam Kristus. Ia mulai
berbicara pada saya, dan berkata: “Puteri,
Aku dapat melihat bagaimana besarnya belas kasihmu pada orang lain.
hatiKu sedih bagi mereka yang terluka sebab kehilangan orang yang mereka
kasihi.”
Ia menerangkan, “Aku
harus memberitahumu, mereka harus lebih memperha-tikan orang-orang yang
hidup di sekeliling mereka. Tidak seorangpun yang dapat hidup bagi yang
telah mati. Mereka yang mati dan tidak mengenal Aku tidak akan pernah
menjadi milikKu, tetapi melalui kematian mereka, keluarga mereka mungkin
diselamatkan. Mereka yang mati tanpa mengenal Aku, mereka mempunyai
kesempatan untuk diselamatkan tetapi tidak mengindahkan ajaran-ajaranKu.
Ada tertulis, jangan hidup untuk besok, hiduplah dari hari ke sehari.”
“KedatanganKu
untuk umatKu sangat dekat. Aku berusaha menyelamatkan sebanyak mungkin
jiwa-jiwa yang mau Aku selamatkan, dengan jalan apapun juga. Setan tahu
ini dan ia berusaha untuk membinasakan sebanyak mungkin jiwa-jiwa yang
mau ia binasakan sebelum mereka diselamatkan. Manusia harus menyadari
mengapa begitu banyak orang-orang yang mati sekarang. Setiap gereja
harus mengusir keluar setan terus dengan doa. Gereja-gerejaKu telah
merasa hidup nyaman. Aku sangat tidak merasa tidak puas dengan banyak
dari mereka.”
“Aku
ingin seluruh dunia tahu bahwa Aku adalah tuhan yang perlu ditakuti. Aku
cinta anak-anakKu, dan itulah sebabnya Aku mati untuk mereka. Aku harus
menjadi yang pertama di dalam hiduo setiap orang. Setiap orang harus
bertobat dan merendahkan hati di hadapanKu. Apa yang terjadi di New York
hanyalah merupakan suatu hal yang sangat kecil yang harus dibayar. Akan
terus terjadi kekacauan yang besar di dunia sehingga Aku datang untuk
umat-Ku. Hari ini lebih cepat dari yang mereka sangkakan.”
Setelah menerima pesan yang kuat dari Tuhan,
saya sekarang dapat mengerti dengan lebih baik mengapa tuhan menunjukkan
kepada saya banyak gunung-gunung dan bangunan-bangunan yang terbakar.
Api turun dari langit dan kemudian salju turun sehingga seluruh dunia
ditutupi oleh salju.
Ia ingin setiap orang bertobat setiap hari dan
menyucikan diri supaya Ia dapat membawa umatNya ke kerajaanNya. Tuhan
Yesus kita sangat mengasihi kita sehingga Ia tidak mau siapapun juga
melewatkan suara sangkakala. Ia berkata tiada seorangpun dapat mencintai
Dia lebih daripada Ia mencintai kita. Jikalau saya mengatakan kepadaNya,
“Aku mencintai Engkau dalam sejuta, milyaran cara,” Ia tetap
berkata, “Aku lebih
mengasihimu.”
PENTINGNYA
KERENDAHAN HATI
Kerendahan hati sangat penting bagi Tuhan kita.
Ia memberikan contoh pentingnya kerendahan hati kepada kita dengan
merendahkan hatiNya sendiri menjadi manusia ketika Ia berada di dunia
ini. Saya berterima kasih kepadaNya karena menunjukkan dan mengajar saya
kerendahan hati dengan begitu banyak cara.
Contohnya, Ia membawa saya kepada seorang
penjahit wanita yang dapat menjahit gaun-gaun putih saya. Yang lain
merekomendasikan dia kepada saya sebagai seorang wanita dengan bakat
yang besar sekali dalam menjahit menurut kehendak mereka. Namun, pada
waktu ia membuat gaun-gaun saya, semuanya tidak dapat dipakai.
Saya sangat tercengang karena ini, jadi saya
datang kepada Tuhan dalam doa mengenainya. Ia memberitahu saya untuk
memberikan kesempatan lagi kepadanya, dan saya menuruti Dia. Dalam waktu
hamper tiga bulan ia membuat satu jas dan satu baju. Saya membeli lagi
bahan baju untuk diberikan kepadanya, tetapi ia tidak mempunyai waktu
untuk menjahitnya bagi saya. Jadi saya minta bahan itu kembali
daripadanya. Saya piker ia tidak dapat menjahit bahan yang berwarna
putih. Akhirnya saya minta ia bertemu saya di took bahan baju, dan saya
membeli bahan yang dia sukai, kemudian mentraktirnya makan siang.
Segera setelah ia setuju untuk menjahit
gaun-gaun putih saya, ia mulai menghadapi banyak persoalan. Ini termasuk
masalah jasmani yang dialami olehnya dan suaminya. Juga waktu itu adalah
saat yang sangat sibuk sekali baginya, tetapi ia tidak mau hubungan kami
terhenti. Saya sungguh merasakan empati yang besar akan dia, dan saya
percaya ia memiliki perasaan yang sama terhadap saya.
Namun, saya tidak dapat memakai pakaian yang
dibuatnya untuk saya, dan saya merasa tidak sampai hati untuk
menunjukkan kesalahan-kesalahannya. Sebalik-nya saya berusaha keras
menunjukkan kasih sayang kepadanya setiap waktu. Sekarang saya tahu
bahwa ini adalah Tuhan yang menguji saya.
Walaupun saya telah menghafalkan nomor
telponnya, setelah ia membawa pulang bahan-bahan itu, saya bahkan tidak
ingat nomor telponnya, bahkan tidak satu nomorpun. Melalui ini, saya
percaya Tuhan sedang mengajar saya kesabaran dan kerendahan hati.
Saya telah berdoa untuk kerendahan hati, dan
masih melakukannya, sebab saya mau mempraktekkan kerendahan hati pada
setiap orang. Saya ingin setiap aspek diri saya menjadi seperti yesus.
Walau bagaimanapun keadaannya, saya tidak mau menghakimi orang lain.
Sebaliknya daripada menghakimi orang lain, saya ingin mengasihi mereka
dan berdoa untuk mereka. Itulah yang dikehendaki oleh Tuhan dari kita
semua.
Sesudah penglihatan surgawi, Tuhan memberi saya
suatu keinginan besar untuk membaca 1 Korintus 13. Saya telah membaca
enam hari seminggu dan saya tidak pernah luput membacanya, tetapi saya
tidak pernah berusaha menghafalnya. Saya percaya Tuhan menaruh kasihNya
ke dalam rohku melalui firmanNya. Tuhan juga memberi saya hasrat untuk
berdoa Bapa Kami setiap hari setelah dia tetap saya.
MUJIZAT
KESEMBUHAN
Pada tanggal 24 Desember 2001, Tuhan muncul
dalam jubah dan mahkota natalNya dan pada tanggal 31 Desember 2001,
dalam jubah dan mahkota keemasan. Segalanya terjadi sama seperti pada
hari natal dan malam tahun baru sebelumnya. Ini adalah waktu yang lebih
tak terkatakan kegembiraannya daripada natal dan malam tahun baru
lainnya dalam hidup saya.
Pada akhir waktu yang istimewa ini, Tuhan
memberitahu saya, “Engkau adalah
perayaan yang terbaik untuk hari ulang tahun dan hari tahun baruKu, dan
Aku mengasihimu, saying, jadi bergembiralah.” Sambil mengatakan
hal itu, Ia menghilang.
Sejak saat berhenti melakukan tarian mujizat,
Tuhan telah memimpin saya untuk berdoa di mimbar setiap hari Minggu pagi
sebelum penyembahan dimulai.
Suatu bunyi timbul di dalam telinga sebelah
kanan saya, dan saya minta Tuhan menyembuhkan saya. Ia meyakinkan saya
bahwa Ia akan merawatnya. Kesembuhan datang, tetapi ini mengambil waktu
beberapa minggu.
Pada tang 13 Januari 2002, ketika saya sedang ke
gereja, saya mengatakan kepada tuhan bahwa saya mau telinga saya
disembuhkan hari Minggu pagi itu di mimbar. Setiap hari Minggu ketika
saya ke gereja, hal pertama yang saya lakukan adalah berlutut di mimbar
dan memuji Bapa dengan bersyukur. Kemudian saya berdoa untuk para
pendeta di gereja dan untuk kebangunan rohani. Pada pagi yang khusus
ini, pada saat saya berlutut, tanpa sengaja, muka saya terbentur anak
tangga dan api Roh Kudus mengenai seluru tubuh saya, membuat saya tiada
berdaya untuk berbicara.
Namun, hati saya berkata: “Aku mencintaiMu,
tuhan. Engkau telah mengetahui apa yang aku minta kepadaMu untuk lakukan
bagiku pagi ini.” Sejak saat itu, saya terus menangis sehingga
penyembahan mulai. Mulai sejak pagi itu, bunyi di dalam telinga saya
telah berhenti sama sekali.
Suatu mujizat lain terjadi pada hari Minggu pagi
berikutnya. Sebelum saya pergi ke gereja, saya tiba-tiba mendapat
kesakitan yang sangat pada bagian kiri badan dan bahu saya, dan saya
hampir tidak dapat bergerak. Kali ini Tuhan tidak menyem-buhkan seperti
yang dilakukanNya pada waktu-waktu lainnya. Saya memberitahu Tuhan,
“Apapun juga yang terjadi, aku akan ke gereja dan memujiMu, dan aku
mengharap Engkau akan menyembuhkan aku sebelum aku meninggalkan gereja.
Lagi, ketika saya sedang berlutut pada mimbar,
kepala saya membentur anak tangga, seluruh tubuh saya merasa seperti
terbakar dan saya mulai menangis. Sesudah ini, penyembahan dimulai dan
saya memuji Tuhan sepanjang seluruh ibadah penyembahan. Bahan saya lupa
akan sakit saya, dan kemudian saya menyadari bahwa saya sudah sembuh.
Saya telah mengalami sakit seperti ini sebelum
saya bertemu tuhan Yesus saya. Kadang-kadang mengambil waktu dua minggu
untuk sembuh. Tuhan Yesus kita mengambil tiga puluh sembilan bilur pada
tubuhNya supaya kita dapat disembuhkan. Barangsiapa sungguh-sungguh
percaya Dia, mengasihi Dia, menuruti Dia dan meletakkan Dia terdahulu
dalam setiap bidang kehidupannya, akan menemukan bahwa Ia memelihara
kita seperti yang telah Ia janjikan.
SURGA
ITU NYATA
Ia dapat saja seketika itu juga menyembuhkan
saya seperti yang Ia telah dengan sangat banyak kali yang lain lakukan
sebelumnya, tetapi kali ini ua mengajar saya kerendahan hari di hadapan
Dia di depan umum, supaya saya dapat memasukkan ini ke dalam buku.
Sangat sukar sekali bagi beberapa orang untuk merendahkan hati mereka di
hadapan Tuhan di mimbar atau di depan umum.
Memang, sangat penting sekali bagi Tuhan bahwa
umatNya merendahkan hati di hadapan Dia dan di depan orang lain. Saya
telah mengalami ini ketika memuji Tuhan di tempat duduk saya dan di
mimbar. Bedanya adalah bahwa saya dapat merasakan api Roh Kudus mengenai
saya setiap kali saya berlutut di hadapan Tuhan di mimbar.
Jikalau kita milik sepenuhnya Tuhan Yesus kita,
kita tidak perlu kuatir apa yang orang akan katakana atau pikirkan. Hal
yang paling penting adalah menye-nangkan Tuhan kita yang mati untuk
kita. Ia adalah Putera Tuhan yang Mahakuasa dan ia mengalami penderitaan
sangat besar direndahkan ketika Ia tergantung di atas salib untuk kita.
Ia merendahkan diriNya sampai mati untuk kita.
PENTINGNYA
PUJIAN
Pada pagi hari yang sama, sewaktu saya
mengulurkan tangan saya ke atas dan mencari wajah Tuhan, suatu urapan
yang sangat kuat datang ke atas tubuh saya. Penting bagi kita untuk
mengangkat tangan kita kepada Tuhan ketika kita menyembah dan memuji
Dia. Ini adalah salah satu cara Tuhan mengajar saya sebagai kunci untuk
menerima urapanNya ke atas tubuh saya.
Ada orang yang berpikir bahwa mereka sangat
diberkati sehingga mereka tidak perlu untuk memuji Tuhan. Ini cara
pemikira yang berbahaya. Tuhan menciptakan kita untuk kemuliaanNya. Ia
matu setip orang yang menyebut Dia Tuhan supaya memuliakan Dia terus. Di
mataNya tidak ada seorangpun yang terlalu tinggi atau penting sehingga
mereka tidak perlu menyembah Dia. Hadirat Tuhan muncul di gerejaNya
untuk menerima kemuliaan dari umatNya selama ibadah penyembahan. Itulah
salah satu sebab mengapa Yesus memberitahu kita bahwa Bapa mencari
penyembah-penyembah (lihat Yohanes 4:23).
TANDA-TANDA
KESELAMATAN
Tuhan mengingatkan saya untuk menulis tentang
orang-orang yang menyatakan dirinya diselamatkan tetapi tidak pernah ke
gereja atau mengambil bagian dengan orang-orang percaya yang lain. Ada
orang yang berpikir, bahwa dibaptis dengan air merupakan keselamatan
mereka. Tuhan memberitahu saya bahwa mereka yang sungguh-sungguh
diselematkan adalah mereka yang hidup menurut perintah-perintahNya dan
berjalan dalam Roh KudusNya.
Barangsiapa percaya Dia harus mencintai Dia
dengan sepenuh hati mereka dan bersahabat denga orang-orang percaya yang
lain. Tuhan juga mengharapkan mereka untuk ke gereja dan membayar
persepuluhan dan persembahan khusus. Mereka yang tidak dapat ke gereja
harus memberikan persepuluhan dan persembahan mereka kepada gereja
setempat atau gereja yang lainnya.
Mereka yang bekerja pada hari Minggu, jikalau
mereka berhasrat untuk ke gereja, akan dapat menemukan jalan. Yesus
berkata, “Barangsiapa telah diselamat-kan harus menyatakan FirmanKu kepada
orang lain dan menyebahKu bersama orang lain sebagai suatu kesatuan.
Juga, mereka yang tidak dapat ke gereja harus berdoa untuk
pendeta-pendeta dan gereja-gereja, serta berdoa untuk keselamatan
jiwa-jiwa.”
YESUS
DAN ANAK-ANAK
Meskipun terhadap anak-anak pada usia yang masih
muda, Roh Tuhan mencari utuk menyelamatkan mereka. Setiap orangtua yang
mengenal Firman Tuhan dan tidak mengajarkannya kepada anak-anak mereka
atau membawa mereka ke gereja bersalah karena dosa yang berat.
Wanita-wanita yang pernah melakukan pengguguran
kandungan atau ibu-ibu yang anak-anaknya mati sebelum berusia tujuh
tahun perlu mengetahui, bahwa anak-anak ini semua bersama Tuhan Uesus
kita di kerajaanNya. Tidak peduli apakah orang tua anak-anak ini adalah
orang yang percaya atau tidak; mereka masih bersama Yesus. Barangsiapa
datang ke kerajaan surga akan melihat anak-anak hilang yang dulu mungkin
mereka miliki. Saya masukkan semua hal ini ke dalam buku sebab Tuhan
yang menyuruh saya.
DITAHBISKAN
OLEH TUHAN
Pada tanggal 4 April 2002, sesudah doa pagi di
hadirat Tuhan, Tuhan mengu-capkan kata-kata ini kepada saya: “Aku
mentahbiskan engkau.” Saat Ia mengatakan kata-kata yang indah ini
kepada saya, kuasa yang kuat datang ke atas seluruh tubuh saya, dan
suatu bunyi yang keras keluar dari mulut saya. Ini berasal dari perut
saya dan ia berbunyi begitu keras.
Kedua tangan saya terulur kea rah di mana Tuhan
sedang berdiri. Ini berlangsung sebentar, kemudian kedua tangan saua
kembali ke dada saya. Sejenak sementara kuasa meninggalkan tubuh saya.
Tuhan telah memberitahu saya, bahwa Ia
mentahbiskan saya untuk pelayanan. Ia kemudian berkata, “Saatnya
untuk setiap janji-janjiKu kepadamu dimulai.” Tuhan mentahbiskan
saya banyak kali. Pada hari yang sama ini, setelah doa yang kedua
kalinya, suatu gelora kuasa lain yang besar jatuh dan masuk ke dalam
tubuh saya. Tangan saya bergetar dengan sangat cepat untuk waktu yang
lama, dan kemudian tangan saya mulai bertepuk dengan sangat keras juga.
Goncangan dan tepukan saya berlangsung selama kira-kira empat puluh
menit.
TENTANG
MALAIKAT-MALAIKAT SURGA
Saya memiliki pengalaman dengan dua malaikat
yang berlainan, yang satu berwujud laki-laki dan yang satunya lagi
berwujud perempuan, kira-kira dua tahun yang lalu ketika saya pergi ke
tempat parker sebuah pusat perbelanjaan yang besar. Pada saat saya
memarkir mobil saya, saya melihat seorang laki-laki muda datang langsung
ke arah saya seperti ia mengenal saya. Ia berdiri di hadapan saya. Saya
bertanya padanya apa yang ia kehendaki. Ia berkata ia perlu bantuan,
saya memberi-tahu dia bawah ia muda dan tampan dan bertanya padanya
mengapa ia tidak mencari pekerjaan. Ia berkata bahwa ia datang dari
Canada dan sukar untuk mencari peker-jaan. Saya bertanya dia apakah ia
tahu Tuhan Yesus, dan ia menjawab ia tahu. Jadi saya memberitahu dia
bahwa saya pergi ke gereja untuk Semua Bangsa dan menyuruh dia untuk
pergi ke sana dan sekiranya ada seseorang yang dapat membantunya mencari
pekerjaan. Ia memberitahu saya bahwa ia tahu banyak mengenai gereja
kami. Saya memberinya sedikit uang dab menyuruh dia untuk tidak lupa
datang ke gereja kami, tetapi saya tidak pernah bertemu dia di manapun
lagi.
Ia masih berada dalam ingatan saya untuk waktu
yang lama dan saya masih ingat padanya. Kemudian, Tuhan memberitahu saya
bahwa ia adalah seorang malaikat. Ia berkata banyak orang berinteraksi
dengan individu- individu dan bahkan menganiaya mereka, tanpa menyadari
mereka adalah malaikat-malaikat.
Saya bertemu dengan seorang malaikat perempuan
kira-kira enam bulan yang lalu ketika ibadah penyembahan sementara saya
sedang duduk dekat mimbar memuji Tuhan di hadiratNya. Saya sedang di
bawah urapan yang sangat melimpah ketika seseorang menepuk bahu saya.
Saya membuka mata saya, dan wanita muda ini sedang duduk di sebelah kiri
saya dengan wajahnya miring melihat saya dengan senyuman kasih
seolah-olah ia mengenal saya. Jadi saya menepuk bahunya kembali.
Biasanya tidak ada orang yang menyentuh atau berbicara kepada saya pada
waktu penyembahan. Sesudah penyembahan berakhir, saya mencari dia tetapi
tidak dapat menjumpainya.
Saya melihat seorang wanita muda yang mirip dia
di pusat perbelanjaan setelah kebaktian. Saya menghampirinya dan
bertanya padanya apakah ia menyentuh saya ketika saya sedang menyembah.
Ia berkata tidak, jadi saya bertanya padanya apakah ia mau naskah Heaven
is so Real!. Ia begitu gembira menerimanya. Sejak saat itu, saya
mempunyai perasaan yang sangat khusus untuk dia.
Namanya adalah Julie. Ia datang ke gereja akhir
minggu berikutnya dan duduk di sebalah saya. Saya tidak pernah melihat
dia sehingga hari saya memberinya naskah itu. Saya pergi ke kebaktian
pukul 9 pagi dan ia datang untuk kebaktian pukul 11 pagi. Ia selalu
dengan setia menunggu di pusat perbelanjaan pada waktu saya keluar dari
ruangan utama gereja. Ia tinggal kira-kira satu setengah jam jauhnya
dari gereja kami, dan ia datang ke gereja ini sebab ia suka akan
khotbah-khotbah pendeta. Ia adalah seorang ibu dengan tiga anak
laki-laki.
Beberapa bulan kemudian ia memberitahu saya
bahwa saya adalah malaikat-nya. Saya bertanya mengapa. Ia berkata bahwa
tiga hari sebelum ia berjumpa saya, ia sangat sedih, dan ia berdoa,
menangis dan minta Tuhan untuk mengirimkan seorang malaikat. Tiga hari
kemudian ia bertemu saya dan saya memberinya naskah itu. Ia memberitahu
saya hari itu bahwa hari yang paling menggembirakannya dan ia
menambahkan bahwa sejak ia berjumpa saya, ia sangat gembira dan harus
bertemu saya setiap akhir minggu barulah puas. Setelah ia menceritakan
saya tentang malaikat, saya menyadari bahwa wanita muda yang menepuk
bahu saya adalah seorang malaikat yang memimpin saya kepada Julie. Saya
tidak pernah melihat senyuman kasih seperti itu. Tuhan memberitahu saya
bahwa ia adalah seorang malaikat untuk memimpin saya kepada Julie, sebab
Julie memerlukan bantuan. Tuhan juga memberitahu saya Julie adalah
seorang puteri yang sangat istimewa bagi Dia. Saya sadar Julie
sungguh-sungguh mencintai Tuhan lebih daripada apasaja atau siapa saja
di dunia ini. Ia adalah seorang saudara perempuan yang sangat diberkati.
Saya mengasihi Saydara, Julie.
BAGAIMANA
TUHAN MULAI
MENERBITKAN
BUKU INI
Tuhan tidak menyinggung tentang menerbitkan buku
selama bertahun-tahun, tetapi akhir-akhir ini Ia mulai berbicara
mengenai setiap hari setelah waktu berdoa. Pada akhir Juli 2002, Ia
memberitahu saya untuk mengirimkan kembali semua naskah kepada
penulisnya supaya ia dapat memeriksa kembali segalanya dan menyusunnya
agar lengkap bagi penerbit.
Saya tidak tahu siapa yang akan menerbitkannya;
Ia tidak memberitahu saya. Saya yakin mestinya ia adalah seorag penerbit
yang dipenuhi roh yang mempunyai banyak koneksi, sebab Ia menghendaki
agar semua gereja membaca buku ini dan siap untuk kedatanganNya.
Iatelah siap untuk umatNya, tetapi banyak di
antara mereka masih belum bersedia bagiNya, dan Ia tidak akan menunggu
mereka untuk selama-lamanya. Ia datang untuk mereka yang telah siap dan
menanti Dia.
Tuhan juga memberitahu saya untuk mengirim
beberapabagian dari naskah ini untuk semua rekan-rekan saya, semua
pelayanan TV dan kepada siapa saja yang ingin saya untuk memberikannya
supaya mereka dapat menggunakannya untuk dibagikan kepada orang lain.
Saya juga memberikannya kepada banyak orang di gereja kam dan banyak
orang lain kepada siapa saya telah memberikan kesaksian. Saya telah
mendengar bahwa naskah ini mengubah banyak jiwa-jiwa. Banyak yang telah
berbagi pengalaman ini dengan orang lain. Beberapa bahkan memberitahu
saya bahwa mereka merasa tidak layak menerima suatu penglihatan seperti
ini tentang surga.
Dari bagian pelayanan TV saya menerima jawaban
yang tidak saya sangka-sangka dari pendeta-pendeta yang sangat terkenal.
Tuhan memberkati Saudara karena memberi semangat ketika saya
memerlukannya, saya tidak akan melupakan Saudara. Saya terus
bertanya-tanya dalam hati kapan Tuhan akan menerbitkan buku, tetapi saya
tidak dapat berbuat apa-apa mengenainya, Tuhan tidak menginjinkan saya
melakukan apapun mengenai buku ini.
Kira-kira sebulan setelah saya mengedarkan
naskah-naskah, pada suatu hari Sabtu, surat pos dibawa masuk dan saya
mengambil salah satu daripada sampul-sampul surat; tiba-tiba seluruh
tubuh saya berkobar. Saya membuka sampul surat itu dan itu dari Creation
House Press, yang tertarik untuk menerbitkan buku. Tuhan berkata, “Aku
sudah bilang, Aku akan mengaturnya.” Hari itu adalah hari yang
sangat bahagia bagi saya. Kami mengirim naskahnya dan sesudah kira-kira
satu bulan saya menelpon Creation House untuk mengetahui apakah
segalanya berjalan dengan baik. Sesudah itu saya tidak mendengar kabar
dari mereka selama lima bulan. Sementara itu Tuhan terus memberitahu
saya bahwa Creation House Presslah yang Ia pilih untuk buku ini. Dari
cara Ia mengatakannya, saya menyangka saya akan mendengar dari mereka
dalam waktu sehari, tetapi saya harus menunggu lima bukan lamanya.
Selama waktu ini saya mengalami banyak masa-masa ujian dan putus asa.
Banyak hal-hal yang tak terduga dan yang tak menyenangkan terjadi pada
saya juga. Seperti Ia berkata, tanpa kesabaran, tidak seorangpun akan
menerima karunia yang baik. Saya ingin menelpon Creation House, tetapi
Tuhan terus memberitahu saya bahwa sebelum saya dapat menelpon saya akan
mendengar dari mereka.
Selama waktu menunggu ini, Tuhan mengatakan
kepada saya, bahwa bukan Creation House yang mengambil waktu; “Semuanya
ada di dalam tanganKu, dan aku mempunyai alasan yang baik untuk menunda
mereka.” Buku ada di dalam tanganNya dan buku itu harus dikerjakan
oleh kehendakNya. Pada akhirnya, Tuhan memberitahu saya, “Puteri, engkau telah lulus dalam suatu ujian yang penting. Saya
bangga engkau tetap bersyukur padaKu, walau bagaimana seringnya engkau
menjadi kecil hati dan menyimpan segalanya dalam dirimu sendiri daripada
menceritakannya kepada orang lain.” Sungguh, bagaimanapun
buruknya, saya tidak pernah mengeluh kepada orang lain, bahkan kepada
suamiku sendiri. Akhirnya pada tanggal 3 Maret 2003, sesudah doa pagi,
saya mendapat kuasa atas diri saya dan suara saya begitu keras sehingga
saya hamper tidak dapat bernapas sebentar. Nyanyian surgawi yang sangat
luar biasa keluar dengan begitu kerasnya dan lama sekali, saya dipenuhi
oleh kegembiraan yang tak terperikan.
Setelah ini, Tuhan memberitahu saya bahwa
jendela surga terbuka untuk janji-janjiNya menerbitkan buku. Pada pagi
hari tanggal 6 Maret 2003, Tuhan membe-ritahu saya bahwa saya akan
mendengar dari Creation house hari itu. Siang hari itu, sekretaris dari
Creation House menelpon saya untuk memberitahu saya bahwa mereka sedang
mengirimkan suatu tawaran untuk buku itu dan ia mengirimkannya dengan
e-mail hari itu. Saya sangat bergairah sekali.
Sesudah tujuh tahun menunggu dan melakukan
latihan, sama sekali tidak mudah. Meskipun sekiranya saya mau menyerah,
tidak ada jalan keluar. Tuhan berkata, “Engkau
adalah yang terpilih untuk pekerjaan akhir zaman ini dan tidak ada apa
yang dapat engkau perbuat selain menaati Aku.”
Selama tujuh tahun itu saya tidak pernah
meninggalkan Negara bagian. Kami tidak tahu apa kesenangan duniawi. Saya
tidak dapat pergi kemanapun tanpa ijin Tuhan kecuali ke gereja dan
belanja. Kami mengunjungi putera kami di Federal Way beberapa kali
setahun maupun salah seorang teman kami.
Tuhan memberitahu saya bahwa sesudah pelayanan
tarian mujizat saya dimulai, hidup saya akan sama seperti sekarang ini.
Pelayanan ini mengharuskan sangat banyak jam-jam doa, saya tidak akan
mempunyai kehidupan pergaulan sosial sampai hari terakhir. Tapi sungguh
tidak berarti bagaimana kita hidup di sini di bumi ini. Hal yang
terpenting adalah bagaimana kita dapat hidup kekal bersama Tuhan Yesus
kita. firmanNya mengatakan kita tidak dapat memiliki kedua-duanya. Saya
memilih hidup kekal, dengan cara apapun. Saya harap tujuh tahun bertahan
membantu setiap pembaca yang tidak menjalani hidup suci. Tuhan
mengatakan bahwa banyak jiwa-jiwa akan diselamatkan melalui buku ini.
Saya mohon, bersiap-lah; Yesus datang untuk kita. Saya telah belajar
banyak bahwa menunggu adalah yang paling sukar dari segalanya. Harapan
saya adalah bahwa setiap orang Kristen akan terangkat dan boleh masuk ke
kerajaan Tuhan, bukannya tertinggal atau harus masuk ke dalam
lembah-lembahnya surga.
Tuhan seringkali memberitahu saya bahwa
barangsiapa yang terangkat akan harus berdiri di hadapan kursi
pengadilan sebelum perayaan pernikahan Anak Domba berlangsung. Hal yang
terburuk yang dapat terjadi kepada setiap orang Kristen adalah tidak
terangkat atau tidak dapat melihat wajah Yesus. Inilah sebabnya Tuhan
menunjukkan saya kedua lembah untuk orang-orang Kristen yang tidak taat
dan berdosa.
Saya biasa berpikir bahwa barangsiapa
“diselamatkan” dan pergi ke gereja akan masuk surga dan memakai gaun
pengantin yang indah. Saya salah. Mereka yang akan melihat wajah Yesus
dan memakai gaun pengantin hanya yang memiliki hati murni seperti air.
Tuhan sangat suci sehingga apa yang bernoda tidak dapat masuk
kerajaanNya. Itulah sebabnya Tuhan menyediakan lembah-lembah untuk
mereka yang tidak cukup suci untuk masuk kerajaanNya.
Saya ingin Saudara bersiap-siap untuk kedatangan
Tuhan kita! Hasrat hati saya adalah, bahwa tidak ada saudara seiman
laki-laki atau perempuan atau orang yang mereka kasihi akan tertinggal.
Ketika Tuhan menunjukkan saya pengangkatan, banyak sekali orang Kristen
yang ketinggalan. Ia memperlihatkan saya penglihatan ini dalam dua
bagian. Dalam penglihatan pertama orang-orang naik ke udara seperti
burung-burung putih. Penglihatan ke dua adalah mereka yang tertinggal.
Yang pertama menggetarkan
hati dan menggembirakan tetapi yang kedua saya menangis terus. Bunyi di
atas bumi pada waktu ini terjadi sangat mengerikan.
Penglihatan-penglihatan ini berlangsung lebih dari tiga puluh menit. Ia
menunjukkan saya dengan terperinci kedua penglihatan. Saya belum pernah
melihat wajah-wajah yang begitu menakutkan sebelumnya. Sungguh jelek.
Hati saya pedih untuk mereka setelah penglihatan berakhir. Tuhan
mengatakan, bahwa apa yang saya lihat bukan apa-apa jika dibandingkan
dengan apa yang akan terjadi pada waktu itu.
Yesus kita begitu sangat mengasihi kita semua
sehingga Ia tidak mau seorang-pun tertinggal atau pergi ke dalam
lembah-lembah di surga. Ia ingin setiap orang percaya untuk
bersiap-sedia akan kedatanganNya. Ia terus menerus memberitahu saya ini
akan terjadi lebih cepat daripada yang disangkakan.
Saya mohon percayalah dan selidiki hati Saudara
untuk melihat bagaimana taraf hubungan Saudara dengan Tuhan Yesus kita.
Setiap orang percaya yang mempunyai hubungan dengan Yesus adalah yang
terpenting bagi Dia. Jikalau hati Saudara tidak benar dengan Dia,
perbuatlah sesuatu sebelum terlambat. Saya harap Saudara membagikan
berita ini kepada orang lain supaya mereka dapat bersiap-sedia dan
menanti kedatangan Tuhan Yesus kita. Dan saya berdoa supaya Saudara akan
menjadi murid yang lebih besar untuk Tuhan kita. Saya juga berdoa supaya
Saudara akan diberkati oleh Dia sementara Saudara berada di bumi ini dan
melihat wajahNya pada waktu saudara masuk Surga.
UNTUK
KESELAMATAN
Saya telah mendengar banyak orang berkata bahwa
mereka percaya Tuhan tetapi tidak percaya Yesus. Saya mohon Saudara
percaya apa yang saya katakana. Meskipun jikalau Saudara percaya Tuhan,
tetapi Saudara tidak percaya bahwa Yesus adalah Tuhan, tidak ada
keselamatan. Keselamatan datang hanya melalui Yesus. Yesus mati untuk
kita semua sebab Ia sangat mengasihi kita sekali. Ia berkata, “Akulah
jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang ke[ada
Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Yohanes 14:6).
Yesus adalah satu-satunya yang dapat
menyelamatkan Saudara dan mengampuni semua dosa-dosa Saudara sehingga
Saudara mendapat kehidupan kekal bersama Dia. Apabila Saudara belum
pernah minta Yesus untuk menyelamatkan Saudara, sekaranglah waktunya
untuk Saudara berbuat demikian, sebelum terlambat. Katakana saja doa ini
dengan suara keras, dan dari hati Saudara: “Tuhan Yesus, aku percaya
Engkau adalah Tuhan dan Engkau mati untukku. Silahkan datang ke dalam
hatiku, jadilah Tuhan dan Juruselamatku dan ampunilah segala kesalahanku
dan jagalah segala segi kehidupanku mulai dari saat ini dan seterusnya.
Yesus, penuhilah aku dengan Roh KudusMu dan pakailah aku untuk
kemuliaanMu. Aku ingin mela-yaniMu dan mengasihiMu sepanjang hidupku.
Terima kasih Bapa, sekarang aku adalah anakMu, dalam nama Yesus. Amin.
Sesudah doa ini, kerjakanlah keselamatan
Saudara, bacalah Alkitab, tekun berdoa dan pergilah ke gereja untuk
mendengar Firman Tuhan dan bergaul dengan umat Tuhan. Kehidupan Saudara
akan menjadi menjadi berbeda; Saudara akan memperoleh hidup yang sangat
bahagia di bumi ini dan hidup selama-lamanya dengan Yesus di surga.
Tuhan memberkati Saudara.
SURGA
ITU NYATA
Saudara mungkin ingat, bahwa pada permulaan buku
ini saya memberitahu Saudara saya menulis buku ini supaya saya dapat
membagikan kepada Saudara pengalaman-pengalaman yang saya peroleh di
surga dengan Yesus. Pada detik ini – ketika Saudara mencapai akhir
dari Heaven is so Real! –
Saya hanya minta supaya Saudara menerima buku ini dengan cara yang sama
bagaimana buku ini ditulis – dengan keterbukaan penuh kepada Tuhan dan
kehendakNya. Saya mengundang Saudara lagi untuk menilai
pengalaman-pengalaman saya dalam terangnya Firman Tuha.
Atas pimpina Tuhan, saya telah berbuat banyak
seperti yang dibuat oleh nabi Perjanjian Lama Habakuk – saya telah
memperlihatkan dan menantikanNya, untuk melihat apa yang akan
dikatakanNya kepada saya :
Aku
mau berdiri di tempat pengintaianku dan berdiri tegak di menara, aku mau
meninjau dan menantikan apa yang difirmankanNya kepa-daku, dan apa yang
akan dijawabNya atas pengaduanku. Lalu TUHAN menjawab aku, demikian:
“Tuliskanlah penglihatan itu dan ukirkanlah itu pada loh-loh, supaya
orang sambil lalu dapat membacanya. Sebab penglihatan itu masih menanti
saatnya, tetapi ia bersegera menuju kesudahannya dengan tidak menipu;
apabila berlambat-lambat, nantikanlah itu, sebab itu sungguh-sungguh
akan datang dan tidak akan bertangguh.”
Habakuk 2:1-3
Seperti Habakuk, saya telah menuliskan
penglihatan saya dan membuatnya jelas, supaya Saudara yang membacanya
dapat berlari menurut rencana Tuhan yang sempurna bagi Saudara –
sebuah rencana yang termasuk suatu tempat yang telah di sediakan bagi
Saudara di surga hanya jikalau Saudara percaya pada Yesus dan menerima
Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi Saudara.
Doa saya bagi Saudara ditemukan dalam Yesaya
40:31 – tetapi bagi Saudara yang menanti-nantikan TUHAN mendapat
kekuatan baru: Saudara akan berlari dan tidak menjadi lesu, Saudara akan
berjalan dan tidak menjadi lelah, dan bahwa Saudara akan naik terbang
dengan sayap-sayap seumpama rajawali dan membum-bung tinggi dengan
Yesus. Sebab sudah pasti Ia segera datang!