Full Gospel Indonesia

Info

 
 

Files

 

Siaran

 

 

 

KETAATAN YANG MEMULIAKAN TUHAN

Kamu adalah sahabatKu, jikalau kamu berbuat

apa yang Kuperintahkan kepadamu

YOHANES   15:14 (tekanan ditambahkan)

Tuhan melarang saya mengerjakan pekerjaan gereja atau apa saja yang lain selama tahun-tahun latihan saya. Ia terus memberitahu saya untuk memusat-kan perhatian pada Nya dalam mempersiapkan kerja saya untuk terus berdoa agar janji-janji Nya dipenuhi. Kehadiran Roh Kudus mulai mengisi saya, mengurapi saya dan mengelilingi saya ketika saya menari di harapan Tuhan.

Ia melarang tangan saya menyentuh tubuh siapapun untuk mendoakan pada saat urapan yang sangat besar sekali. Bahkan jikalau saya mencoba menyentuh orang lain, tangan saya tidak akan melakukannya. Ketika saya diurapi untuk menari, tiada seorangpun diijinkan untuk menyentuh tangan atau tubuh saya.

Sesungguhnya saya ingin meletakkan tangan saya ke atas badan orang lain untuk mendoakan mereka. Sementara ini, walau bagaimanapun, ketika saya mendoakan orang sakit, hanya dari jauh. Pada waktu-waktu seperti syafaat ini, urapan saya sendiri menjadi pengganti bagi badan orang yang sakit yang sedang saya doakan. Jikalau hal ini terjadi, saya melihat hadirat Tuhan bersama orang itu. Ini terjadi terutama sekali dengan anak-anak kecil.

Saya percaya alas an untuk ini adalah, bahwa Tuhan ingin tangan saya tetap tahir sehingga Roh Kudus dapat menari dengan tangan-tangan saya. Itulah sebabnya, pada permulaan latihan-jasmani yang digambarkan dalam bagian ke dua dari buku ini, Tuhan mengatakan kepada saya, “Apabila engkau mulai menari tangan-tanganmu jangan sampai menyentuh tangan-tangan atau badan-badan orang lain untuk mendoakan.”

 

KASIH TUHAN

 

Barangsiapa mencintai hal-hal duniawi dan keluarga mereka lebih daripada Tuhan akan melukai Dia dan tidak menyenangkan Dia. Sangat penting sekali untuk tidak melukai hatu Tuhan Yesus. Ia memberitahu saya bahwa pera-saan Nya sangat terluka oleh kebanyakan dari kita. Bagi Dia, serupa sekali dengan apa yang terjadi pada kita jikalau anak-anak kita melukai hati kita.

Tuhan telah memberi begitu banyak cinta Nya untuk orang lain kepada saya seperti yang sungguh-sungguh belum pernah saya alami sebelumnya, kecuali cinta saya untuk keluarga saya sendiri. Sekarang saya memiliki begitu banyak cinta untuk orang lain, terutama yang masih kecil-kecil. Setiap kali saya melihat mereka saya tersenyum untuk mereka dan saya ingin menyentuh mereka. Saya tahu inilah Yesus di dalam saya, karena Ia mencintai anak-anak kecil.

Sekarang saya juga ingin memeluk dan menyentuh orang lain, meskipun orang-orang yang tak saya kenal. Ini adalah satu hal yang tidak pernah ingin saya lakukan sebelumnya. Begitu juga, hasrat saya untuk mengajar ajaran Yesus Kristus tidak dapat dibendung. Seolah-olah saya tidak dapat menahan diri saya sendiri.

Sebelum saya melihat surga, saya selalu mempunyai keinginan untuk mengajar Injil, sebab saya ingin menyenangkan Tuhan saya dan saya ingin ke surga. Alasan saya ingin mengajar telah berubah sekarang, sebab saya tahu ke mana saya akan pergi.

Saya sangat berbelas kasihan sekali akan jiwa-jiwa yang sesat. Nyatanya, itu adalah hasrat terbesar didalam kehidupan saya. Saya biasanya berbelas kasihan sekali kepada orang-orang cacat yang saya lihat di gereja. Sekarang saya tidak pernah merasa kasihan kepada mereka lagi. Saya menyadari bahwa mereka mencintai Yesus lebih daripada orang-orang yang sehat.

Saya percaya Tuhan meletakkan beban yang besar sekali di dalam hati saya untuk orang-orang yang sesat. Itulah sebabnya Ia menunjukkan kepada saya orang tua saya dan orang-orang yang lain di neraka. Saya masih menangisi ibu saya.

Sebelum saya kenal Tuhan Yesus saya, saya selalu berpikir saya ingin bersama ibu saya setelah mati. Pada waktu itu saya menyangka saya akan pergi ke tempat yang sama pada waktu kita mati. Saya tidak pernah tahu, bahwa ada sebuah surga dan sebuah neraka. Sekarang saya tahu bagaimana nyatanya kedua tempat itu. Mereka sungguh-sungguh ada seperti planet bumi ini. Saya sangat berterima kasih kepada tuhan yang telah memberi kesabaran yang istimewa kepada suami saya, Roger. Kesabaran Roger pada saya selama bertahun-tahun ini, sementara ia hidup dengan saya di dalam Tuhan, telah menjadi sumber pemberi semangat yang hebat sekali.

Suami saya tidak pernah mengeluh tentang apapun yang ingin saya lakukan bagi Tuhan-ku. Sesungguhnya, ia tidak pernah berselisih dengan saya mengenai perkara-perkara yang berhubungan dengan kehidupan rohani saya. Ia takut akan Tuhan dan mencintai Dia lebih daripada hidupnya sendiri.

Tuhan terus sangat menyibukkan suami saya dalam pekerjaannya. Itulah sebabnya, saya berusaha keras untuk menjaga dia dengan baik sebagaimana Tuhan menghendaki seorang isteri menjaga suaminya. Saya menyadari bahwa seorang isteri sepatutnya menjadi mahkota suaminya (lihat Amsal 12:4).

 

PENTINGNYA KETAATAN

 

Pada bulan Mei 2000, sesudah doa pagi saya Tuhan memperlihatkan padaku bagian luar gedung gereja kami, kemudian penglihatan pindah ke bagian dalam gereja. Saya melihat hadirat Tuhan, dalam jubah dan mahkota emasNya, berdiri di depan mimbar. Bagian dalam gereja dipenuhi dengan terangnya cahaya. Ia secemerlang sinar matahari. Demikianlah lalu Tuhan memberitahu saya Ia sedang melepaskan tarian kerja-mujizat saya kepada dunia.

Saya ingin sekali ke gereja kami diberkati dengan tarian ini, dan saya ingin membawa kemuliaan kepada Tuhan. Tuhan telah menghabiskan tak terhitung banyaknya waktu bersama saya untuk menolong saya menyiapkan pekerjaan ini.

Sungguh, apa saja yang saya ingin lakukan selama saya ada di bumi ini tidak penting bagi saya. Segalanya adalah untuk Tuhan dan untuk saudara-saudara saya laki maupun perempuan di dalam Kristus dan jiwa-jiwa yang sesat. Tuhan telah memberkati kmi dengan segala keperluan serta keinginan kami dalam hidup kami. Apa yang paling kami ingini sekarang adalah meletakkan Tuhan sebagai yang pertama, apapun juga keadaannya. Saya mau yang lainnya diberkati melalui saya. Sebetulnya, saya adalah seorang yang sangat tertutup, dan saya lebih suka untuk tidak menarik perhatian siapapun sama sekali. Sebaliknya, daripada sifat rasamalu saya ini, Tuhan tidak memberi pilihan kepadaku tetapi untuk diperhatikan oleh yang lain.

Kehidupan yang senang, walaupun hanya satu jam sehari, tidaklah saya cari. Hati saya berhasrat sekali untuk melakukan pekerjaan Tuhan, dan keinginan ini memenuhi setiap saat mulai dari saya bangun tidur. Sudah lama saya bangaun sebelum pukul 4 setiap pagi untuk berdoa. Jikalau Saudara berdoa hamper setengah hari, setiap hari, Saudara betul-betul tidak mempunyai banyak waktu untuk apapun yang lain.

Sejak Tuhan memperlihatkan surga kepada saya, saya tidak tidur seperti biasanya lagi. Sungguh rasanya seperti tidak ada waktu lagi untuk bersantai. Setiap hari saya ingin belajar begitu banyak hal mengenai Firman Tuhan untuk mempersiapkan pelayananku, walaupun pelayananku pada waktu ini, hanya terdiri dari menari. Tuhan mengatakan Ia akan melakukan segalanya bagi saya, tetapi saya masih ingin mengetahui banyak sekali mengenai Dia dan Firman Nya. Saya tak henti-hentinya haus dan lapar untuk Tuhan dan Firman Nya.

Tidak ada jalan yang mudah untuk melayani Tuhan. Untuk menyenangkan Tuhan, kita harus sama sekali menyerahkan segala-galanya kepada Dia, termasuk hal-hal yang mungkin kita tidak ingin membuangnya. Kita lakukan saja karena kita mencintai Dia.

Apabila waktu-waktu yang sukar datang, saya memaksa diri saya meng-ingat akan salib Tuhan kita, dan ingata ini membolehkan saya menahan segalanya. Barangsiapa mau bersama Tuhan Yesus selamanya harus bekerja untuk keselama-tan Nya setiap hari, seumur hidupnya. Kita tidak dapat menjadi orang percaya yang plin-plan, karena kita tidak tahu kapan Ia datang untuk orang-orang Nya.

Jikalau Saudara sudah biasa akan cara hidup taat yang sepenuhnya, Saudara tidak mau cara yang lain. Apabila hidup kita taat sepenuhnya kepada Tuhan, kita tidak pernah akan kuatir tentang apapun juga. Sewaktu-waktu kita diharuskan menjalani penderitaan-penderitaan dan godaan-godaan yang tertentu. Melalui ini kita belajar bahwa kita selalu dapat bergantung pada Tuhan dan bahwa tidak peduli bagaimana, kita mendapat ketenteraman dan kegembiraan kita bersama dan dari Dia.

BERSAHABAT DENGAN DUNIA ADALAH

BERMUSUHAN DENGAN TUHAN

 

Saya ingin memberitahu kepada semua orang percaya yang tidak taat di dunia ini, mohon janganlah terlalu menyenangkan diri dengan hal-hal duniawi. Berjaga-jagalah, sebabTuhan Yesus kita sudah datang untuk kita semua. Ini dapat saya terjadi setiap waktu. Ambillah waktu untuk membaca Lukas 17:26-36. Jikalau Saudara terus tidak taat da menikmati dunia lebih daripada Tuhan Yesus kita, yang telah mati untuk Saudara, Saudara jangan berharap akan melihat wajah Nya.

Ketaatan adalah sangat penting bagi Tuhan kita. Ia telah menunjukkan kepada saya banyak orang Kristen yang akan ditinggalkan, termasuk beberapa orang yang saya kenal secara pribadi. Ia datang untuk mereka yang bersedia dan menanti kedatangan Nya, dan ini akan terjadi tanpa sepengetahuan dan sangkaan kita.

Hati Tuhan terluka Karena ketidaktaatan manusia dan jiwa-jiwa yang sesat. CintaNya didalam saya menyebabkan saya memikirkan tentang jiwa-jiwa yang sesat dan orang-orang Kristen yang suam-suam kuku dimana saja. Sebab saya tahu apa yang akan terjadi kepada mereka akhirnya, jikalau mereka tidak bangun, saya tetap sangat tekun dalam doa bagi mereka.

Jikalau Saudara adalah seorang Kristen yang suam-suam kuku, saya mohon Saudara memberi perhatian sungguh-sungguh akan apa yang saya katakan. Saudara tidak dapat mencintai sesuatu atau seorangpun lebih daripada Tuhan Yesus kita yang telah mati untuk Saudara, Sekiranya seseorang pendeta memberi tahu Saudara, bahwa semua orang Kristen yang pergi ke gereja akan naik surga , lebih baik Saudara mencari gereja yang lain.

Ketika kita telah diselamatkan, Tuhan mengharapkan kita untuk tekun dalam doa dan belajar kitab Injil. Jadi pastikan untuk tetap terjaga secara rohani, tanpa tergantung pada ajaran siapapun. Apabila Saudara terus belajar dan berdoa, Saudara akan mengerti ajaran kitab Injil, sebab urapan akan mengajar Saudara tentang segala hal (lihat 1 Yohanes 2:27).

Setelah kita diselamatkan, kita harus terus bekerja untuk keselamatan kita. Ini berarti kita harus mentaati firman Tuhan dan menyenangkan Dia dalam setiap bidang kehidupan kita. Buku ini telah menyebutkan ketaatan banyak sekali, sebab ini sangat penting sekali bagi Tuhan kita. Ia ingin membawa semua orang ke dalam kerajaanNya. Banyak orang Kristen mendapat banyak persoalan disebabkan oleh ketidaktaaatan mereka kepada Tuhan mengenai persembahan persepuluhan, persembahan khusus, dan memberi kepada kaum miskin. Mereka masih hidup sama seperti sebelum mereka diselamatkan.

Saya telah belajar banyak orang yang memberi persembahan persepuluhan dan persembahan khusus, dan ini termasuk anak laki-laki dan perempuan saya serta kawan-kawan saya. Mereka yang memberi persembahan persepuluhan dan memberi persembahan khusus memiliki hidup yang terus diberkati dalam segala hal. Sebaliknya, mereka yang tidak memberi persembahan persepuluhan, meskipun mereka ke gereja dan membuat banyak hal untuk pekerjaan Tuhan, sering menemukan hidup mereka tidak pernah betul-betul diberkati, dan mereka terus banyak mendapatkan masalah. Tuhan sungguh tidak senang dengan orang yang pernah memberi persembahan persepuluhan (Lihat Maleakhi 3:8-10). Tuhan menunjukkan dan memberi tahu saya dengan jelas, bahwa barang siapa yang memberi persembahan persepuluhan tidak akan melihat wajahNya karena mereka mencintai uang lebih daripada Dia.

Persepuluhan adalah 10 persen dari seluruh gaji kotor Saudara, bukan gaji bersih. Tuhan tidaak memerlukan uang kita, tetapi Ia menghendaki setiap orang percaya untuk membawa persembahan persepuluhan kerumahNya sehingga gereja dapat menjalankan pekerjaan Tuhan. Persembahan khusus adalah pemberian kasih untuk kaum miskin dan pemberian syukur untuk rumah Tuhan dan bidang-bidang lain dari pelayanan. Semua pekerjaan Tuhan memerlukan uang. Siapa saja yang dapat melakukan perkara-perkara ini dengan setia akan paling diberkati oleh Tuhan yang Mahakuasa karena itu adalah ketaatan dan menunjukkan cinta. Dua hal ini adalah perintah yang sangat penting dari Tuhan. Jikalau Saudara sungguh-sungguh ingin bersama dengan Yesus selama-lamanya di surga dan mendapat suatu kehidupan yang penuh berkat sementara Saudara masih dibumi ini, silahkan untuk memberi perhatian yang sungguh-sungguh kepada apa yang Tuhan ucapkan. Saya diberi kewajiban untuk menulis kebenaran tentang firman Tuhan. Saya menulis ini sejelas yang saya bisa supaya orang percaya baru dan beberapa orang Kristen yang bingung mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus dapat mengerti sepenuhnya.

 

BERSAKSI UNTUK YESUS

 

Apabila saya bersaksi kepada orang lain, ada yang setuju untuk menerima Yesus Kristus sebagai Juru Selamat mereka, tetapi ada yang menjawab dengan berkata,”Tidak sekarang.” Saya biasa memberitahu mereka untuk tidak menunggu terlalu lama , sebab mungkin ia akan terlambat,  Jikalau kita mati, kita berakhir dengan pergi ke salah satu daripada dua tempat, ke surga atau neraka. Saya tahu saya tidak akan melihat beberapa dari orang-orang ini lagi, sayang sekali, sebab didalam banyak hal keputusan mereka untuk menerima Kristus akan datang terlambat.

Ketika saya memberitahu orang lain tentang Yesus, saya sering mulai dengan menceritakan kepada mereka apa yang dilakukanNya untuk kita dan bagaimana besarnya Ia mencintai kita, Barang siapa percaya Ia adalah Anak Tuhan akan hidup selama-lamanya dengan Dia di surga. Sesudah ini, jikalau mereka masih menolak untuk menerima paket keselamatan yang saya berikan kepada mereka, saya memberitahu mereka, setelah umat Tuhan diangkat ke surga, “Seandainya Saudara masih hidup, jangan sekali-kali menerima nomor setan – 666.”

“Jika Saudara menerima nomer ini, Saudara akan bersama setan, bukan Yesus, dan Saudara akan terbakar dalam danau api sampai kekal. Jika Saudara menolak untuk menerima nomor setan, Saudara akan dibunuh, tetapi Saudara akan hidup selama-lamanya karena Saudara mati untuk Yesus (lihat Wahyu 13:15-18, Wahyu 14:9-13 untuk keterangan lebih lanjut mengenai perkara-perkara yang penting ini).

Saya percaya Roh Kudus memimpin saya untuk mengatakan hal-hal ini. Karena itulah, saya mempunyai keberanian yang luar biasa dan ajaib untuk mengucapkan pesan ini kepada orang lain. Seperti Yesus, saya tidak ingin seorangpun binasa. Saya mulai ke gereja sebab saya tidak mau pergi keneraka. Saya percaya pesan ini, dan saya sangat takut sekiranya saya mati sebelum dibaptis. Sebab itu, saya bahkan dibaptis sebelum belajar Firman Tuhan.

Neraka yang diperlihatkan Tuhan kepada saya adalah jauh lebih buruk sekali daripadaa apa yang telah saya dengar digambarkan oleh orang lain. Saya mengharapkan barang siapapun yang membaca buku ini akan terus percaya dan berwaspada akan pesan keselamatan. Hanya karena kita ikut gereja tidak berarti kita akan ke surga.

Jika kita tidak hidup menurut Firman Tuhan, kita sangat tidak menye-nangkan Tuhan. Orang-orang Kristen yang tidak taat tidak pernah dapat masuk kerajaan Tuhan. Surga mempunyai banyak tingkatan dan tempat yang berbeda. Tuhan telah menunjukkan dan memberitahu saya hal ini berulang kali.

Sekali kita diselamatkan oleh darah Tuhan Yesus, kita harus berusaha sebaik mungkin untuk membuang perkara-perkara duniawi dan hidup dalam kekudusan tanpa melakukan ini. Saya menyadari bahwa banyak orang Kristen tidak suka mendengar kebenaran Firman Tuhan hanya karena mereka tidak mau berubah.

Untuk dilahirkan kembali ini berarti Saudara tidak lagi mengingini hal-hal duniawi yang biasa Saudara sukai. Saudara hanya ingin menyenangkan Tuhan. Saya berkata ini sebab saya mencintai Saudara. Saya memiliki cinta Yesus, dan itulah sebabnya saya mengatakan semua hal ini. Tidak peduli apa yang Saudara pikir mengenai saya. Hanya percayalah bahwa saya peduli sekali akan Saudara.

 
 
 
1
Hosted by www.Geocities.ws