SUATU PELAYANAN MUJIZAT
(Ia)
berubah rupa di depan mata mereka;
wajah
Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian Nya
menjadi
putih bersinar seperti terang.
MATIUS
17:2
Pada pagi hari 15 Januari 2000, tuhan
memberitahu saya : “Aku mempunyai
sebuah kejutan untukmu. Engkauharus tidur awal.” Setelah doa waktu
tidur saya, badan saya tiba-tiba mulai bergoncang sangat kuat. Saya
diurapi begitu kuat sekali dan suatu suara yang kuat keluar daripada saya
sebentar diikuti oleh sura – penglihatan.
Saya melihat Tuhan muncul dalam pakaian dan
mahkota emas Nya. Saat saya melihat hadiratNya, suara saya menjadi lebih
keras, dan saya mulai menangis sambil saya gemetar dengan kerendahan hati
di hadapan Dia. Pada waktu yang sama saya juga mengalami kegembiraan yang
tak terkatakan.
Saya telah melihat Dia dalam jubah emas Nya
sebelum ini, tetapi urapan yang menyertai penglihatan ini jauh lebih kuat
daripada sebelumnya. Tuhan memberitahu saya bahwa semua janji-janjiNya
sedang dilepaskan untuk pelayanan kerja-mukjizat yang terakhir yang telah
disediakanNya bagi semua.
Tuhan sering mengulangi hal-hal kepada saya.
Saya yakin ini adalah cara Nya untuk mempastikan saya mengerti dan ingat
hal-hal penting yang Ia sediakan untuk saya. Walau bagaimanapun, Saudara
dapat melihat begitu banyaknya kekecewaan yang telah saya lalui.
Selanjutnya Tuhan menyuruh saya mengulurkan
tangan saya kepada Nya. Saya langsung berbuat demikian. Lalu Ia mengangkat
tangan kananNya dan berkata, “Aku
melepaskan pekerjaanmu.” Sesudah ini, dalam sekejap mata Ia berdiri
di depan saya dalam jubah putih Nya, dan Ia menerangkan kepadaku bahw
apada hari saya mulai menari, pelayanan saya telah di lepaskan di gereja.
Pada waktu setiap tarian hadirat Tuhan ada bersama saya. Mujizat-mujizat
berlimpah di mana hadirat Tuhan berada.
Beberapa orang memberitahu saya, bahwa mereka
merasakan urapan yang khusus ketika saya menari. Ini adalah orang-orang
yang dipenuhi Roh yang dengan pekanya mengetahui kerja dan hadirat Tuhan.
Banyak sekali orang memberitahu saya bagaimana mereka menghargai tarian
dalam Roh saya, dan beberapa telah mengalami kuasa kerja – mikjizat
Tuhan sementara saya menari di hadapan Nya.
LEBIH
BANYAK PERSIAPAN
UNTUK
PELAYANAN
Sejak permulaan Juni 2000 sampai Desember 2000,
Tuhan memperlihatkan saya banyak penglihatan-penglihatan yang diulangi.
Sementara itu, banyak urapan-urapan istimewa datang bersama dengan
pelbagai gerakan tangan. Sering gerakan-gerakan tangan saya termasuk
menyentuh mata saya tak terhitung berapa kalinyaTuhan juga seringkali
menunjukkan kepada saya permata-permata yang indah, dan Ia memberi saya
banyak pengajaran yang mudah untuk diikuti, dengan cara setahap demi
setahap. Setiap ajaranNya sangat penting bagiku
Saya merasa seakan-akan Ia memberikan panggilan
bangun pagi setiap hari. Setiap kali sekiranya saya melakukan sesuatu yang
salah atau mengatakan hal-hal yang tak beriman dengan tidak sengaja, Tuhan
langsung memberitahu saya supaya saya tidak mengulanginya lagi. Saya tahu
saya tidak akan pernah selesai belajar dari Nya, tetapi saya mencoba
dengan sedapat mungkin saya untuk belajar segalanya dan mengikuti Dia di
dalam semua cara Nya.
Jika saya tidak dapat berbicara tentang Tuhan
saya atau membaca Firman Nya, saya sangat sedih. Kelihatannya seperti
banyak orang tidak mau dekat saya kecuali mereka seperti saya. Malahan
banyak orang Kristen yang dipenuhi Roh tidak igin berbicara mengenai Yesus
terus. Bagi saya, bagaimanapun, Ia selalu yang pertama, setiap waktu
terjaga saya. Meskipun pada waktu saya pergi berbelanja saya menceritakan
orang-orang tetang Yesus.
Saya tidak merasa kesepian atau perlu ditemani
siapapun, sebab begitu banyak yang dapat saya nikmati mengenai Tuhan-ku
setiap hari. Firman Nya lebih manis daripada madu. Kalau saya menghabiskan
setengah hari dengan seseorang tanpa Tuhan menjadi pusat perbualan kami,
saya merasa saya membuang waktu saya saja. Saya merasa sangat mendesak
sekali hal-hal yang berkaitan dengan Tuhan, sebab saya tahu kedatangan Nya
bagi kita sudah dekat sekali.
Kadang-kadang kuasa urapan Nya pada
tangan-tangan dan lengan-pengan saya sangat kuat sehingga saya merasa
seolah-olah tangan saya betul-betul patah semua. Suatu Minggu pagi tangan
saya menyentuh mata saya tiga puluh enam kali, dan sebelum setiap sentuhan
ini, tangan saya membuat tujuh gerakan aneh yang berbeda-beda.
Setiap hari Minggu pagi saya harus berdoa,
meluangkan sekurang-kurangnya dua jam bersama Tuhan, sebelum saya ke
gereja. Kemudian saya sudah siap untuk tarian yang ajaib. Saya tidak
pernah melihat waktu, tetapi Ia selalu melepaskan saya pada waktunya
sehingga saya akan siap untuk gereja. Tuhan saya mengetahui segala seuatu
kita dan Ia berjanji akan memenuhi segala keperluan kita (lihat Filipi
4:19).
Kadang-kadang badan saya menjadi sangat lemah
pada waktu saya berada di hadirat Tuhan sehingga saya jatuh di lantai di
hadapan Nya. Ketika hal ini terjadi, saya selalu memuji Bapak dan
merendahkan hati saya di hadapan Dia. Hanya setelah saya menutup waktu doa
ini dengan “Dalam nama Yesus” saya baru dapat mengangkat saya.
Setiap hari Minggu pagi saya begitu banyak
menangis dalam hadirat Tuhan. Ini biasanya terjadi sementara saya berdoa
di ruangan utama tiga puluh menit sebelum penyembahan dimulai. Air mata
saya menyanggupkan saya merendahkan hati saya di hadapan Dia waktu saya
bersyukur kepada Nya dan menyatakan cinta saya kepada Nya.
Ketika setiap pertemuan tiga puluh menit doa
saya, sebelum tarian ajaib. Saya melihat hadirat Tuhan baik di mimbar
maupun di altar. Ia selalu berbicara pada saya selama kira-kira sepuluh
menit sebelum tarian. Itulah sebabnya saya selalu menangis, dan
kadang-kadang saya bahkan tertawa.
Berpuasa tidak pernah menjadi bagian hidup
kekristenan saya sampai saya mulai menerima penglihatan-penglihatan
tentang surga. Ada suatu ketika saya ingin berpuasa selama tiga hari,
tetapu pada hari ke dua badan saya menjadi sangat lemas sehingg saya
hamper tidak berjalan, jadi Tuhan menyuruh saya untuk berhenti
Ia berkata, “Engkau
tidak perlu berpuasa untuk menunjukkan kepada Ku bagaimana berterima
kasihnya engkau atas berkat-berkatKu dalam hidupmu, sebab Aku sudah
mengetahui hatimu.” Walaupun demikian, saya masih ingin berpuasa
setiap hari Minggu untuk Tuhan, hanya untuk memperlihatkan pada Nya bahwa
saya menghargai dan menghormati Dia untuk apa yang Ia telah lakukan bagi
kami. Dan saya ingin mengorbankan sesuatu bagi Dia, jadi saya memberitahu
suami saya mengenai hal ini.
Saya ingin berpuasa dari hari Sabtu sesudah
makan malam sampai waktu malam malam hari Minggu. Ini akan menjadi puasa
dua puluh empat jam penuh setiap minggu. Toger menyatakan bahwa ia ingin
menyertai puasa bersama saya, jadi sejak itu kami berpuasa dengan cara ini.
Selama puasa saya hanya minum air dan Roger mium kopi.
Kami berusaha keras untuk membuat setiap hari
Minggu adalah harinya Tuhan dari pagi sehingga waktu tidur. Tuhan
memberitahu saya, bahwa setelah Ia mulai pelayanan saya, kami harus
berhenti berpuasa. Ia berkata, “Engkau perlu kekuatan untuk melayaniKu.” Ia selalu tahu apa
yang paling baik bagi kita. Saya hanya tahu bagaimana pentingnya bagi kita
untuk menghabiskan setiap waktu kita bersama Tuhan pada hari-hari Minggu,
dari pada pergi berbelanja dan keluar makan dan di kelilingi oleh
orang-orang yang tak beriman pada harinya Tuhan. Apabila kita mempunyai
kesempatan untuk memberitakan Injil, bagaimanapun, ceritaya menjadi lain.
KESEMBUHAN
SAYA
Sebelum saya bertemu Tuhan Yesus, saya mempunyai
beberapa masalah emosional dan jasmani. Setelah kira-kira dua bulan,
sesudah saya ikut gereja, setiap masalah emosional yang dulu saya alami
disembuhkan dan dihapuskan. Sebagai contoh, bagaimana marahnya saya, saya
tidak lagi mengucapkan kata-kata yang tidak baik. Perubahan ini sungguh
mengherankan saya, sebab saya tidak meminta kesembuhan seperti itupun, dan
bahkan saya tidak tahu bahwa Tuhan dapat melakukan hal sedemikian pada
waktu itu.
Pada waktu inilah saya minta Tuhan menyembuhkan
masalah jasmani saya, dan Ia perlahan-lahan melakukan Nya. Apabila saya
menoleh ke belakang sekarang, saya dapat melihat bagaimana saya berdosa,
dengan atau tidak dengan mengetahuinya, jadi Ia tidak dapat menyembuhkan
saya dengan cepat. Sekarang saya sadar sepenuhnya, bahwa dalam kebanyakan
hal, dosa membawa penyakit.
Saya menjadi orang percaya sejak Maret 1992.
Saya pergi ke dokter hanya kira-kira dua atau tiga kali saja sejak itu
(untuk pemeriksaan badan biasa), tetapi saya sering sekali ke dokter gigi.
Ketika saya menyadari Tuhan Yesus menderita tiga puluh sembilan
bilur-bilur bagi kesembuhan kita, saya menyerahkan setiap sakit penyakit
saya kepada Nya.
Saya memang sakit kadang-kadang, tetapi Ia slalu
menyembuhkan saya. Kadang-kadang Tuhan langsung menyembuhkan saya;
kadang-kadang ini memakan waktu. Apapun penyakitnya, saya telah belajar
bahwa tidak ada yang tidak mungkin bagi Tuhan kita. Saya bergantung
sepenuhnya kepada Dia, sebab saya tahu Ia akan memelihara saya.
Satu kali, kira-kira lima tahun yang lalu, saya
menderita sakit tenggorokan yang hebat. Saya tidak pernah mengalami sakit
tenggorokan yang begitu parah sebelumnya. Selama dua amalam saya tidak
dapat tidur disebabkan oleh sakit, tetapi saya tidak mempunyai hasrat
untuk minum obat atau pergi ke dokter. Setiap menelan sangat sakit sekali.
Dengan setiap kesakitan saya berpikir tentang
bilur-bilur yang harus diderita oleh Yesus bagi saya, dan saya sangat
menangisi Dia, dengan menyadari sepenuhnya bahwa kesakitan saya tidk dapat
dibandingkan dengan apa yang Ia harus lalui untuk saya. Kalau
dibandingkan, kesakitan saya tidak ada apa-apanya. Saya merasa saya
disalibkan bersama Dia. Sejak pengungkapan dan pengalaman kesembuhan yang
hebat itu apabila saya kena selesna, ini tidak berlangsung lebih dari satu
atau dua hari saja, sedangkan keadaan seperti itu biasa memakan waktu
seminggu atau sebulan.
Saya tahu saya mendapat banyak karunia dari
Tuhan Allah saya, tetapi sampai sekarang saya tidak mendapat kesempatan
untuk melayani yang lainnya, kecuali melalui kesaksian dan doa. Walau
bagaimana, saya tahu saya mempunya karunia-karunia kesembuhan, sebab
setiap kali saya mengalami sakit di suatu tempat di badan saya, saya hanya
meletakkan tangan saya pada tempat yag sakit itu untuk kesembuhan.
Jikalau saya melakukan ini, seketika itu juga
hawa panas timbul dalam tubuh saya, dan badan jasmani saya menjadi sangat
terurapi dan bergoncang dengan kuat. Kadang-kadang saya disembuhkan
seketika itu juga, dan kadang-kadang ini lebih lama.
Apabila Tuhan tidak dengan langsung menyembuhkan
saya, saya terus memohon Dia untuk kesembuhan sehingga Ia melakukannya.
Tuhan memberitahu saya, “Dia yang
terus menerus dijawab karena yang percaya sesungguhnya berharap untuk
disembuhkan oleh Ku. Jadi mereka terus minta sehingga mereka menerima.”
Ia juga memberitahu saya, “Doa
yang tidak sabar tidak akan pernah menerima apapun daripada Ku.”
Mereka yang tidak cukup mengerti Firman Tuhan tidak mendapat iman atau
kesabaran untuk menerima segala janji-janjiNya. Jikalau Saudara tidak
mengerti Firman Tuhan dan janji-janji Nya, Saudara tidak akan mempunyai
hasrat untuk berdoa.
TUHAN
MENDENGAR DAN MENJAWAB DOA
Hal pertama yang dibuat oleh banyak orang
percaya pada waktu mereka sakit adalah pergi ke dokter, bukannya mengusir
keluar setan, berdoa kepada Bapa dalam nama Yesus, menyelidiki hati mereka
untuk melihat kalau-kalau mereka mempunyai dosa dan bertobat. Bagaimanapun
juga, kadang-kadang Tuhan memang membawa kita ke dokter.
Satu peristiwa seperti ini terjadi sepertin ini
terjadi ketika salah satu daripada gigi bungsu saya mengganggu saya sekian
waktu. Tuhan tidak menyem-buhkan keadaan ini untuk waktu yang lama, jadi
saya bertanya Dia mengapa. Ia hanya menyuruh saya untuk dicabut giginya.
Saya ikut perintahnya, dan langsung pergi ke
dokter gigi. Dokter gigi memotret dengan sinar X, dan kemudian ia
mencabutnya. Tidak ada yang tidak mungkin bagi Tuhan, tetapi kadang-kadang
Tuhan memilih untuk tidak menyembuhkan kita.
Penting bagi kita untuk mendengar dan mengenal
suara tuhan dalam keadaan-keadaan begini. Kadang-kadang, bagaimanapun
juga, sangat susah untuk mengerti apa yang Tuhan ingin kita lakukan.
Selalu berdoalah terlbih dahulu dan bertanya kepada Nya apa yang harus
Saudara lakukan. Kemudian apa juga keputusan yang timbul dalam hati
Saudara, jikalau engkau merasakan ketentera-man mengenainya, ini adalah
dari Tuhan.
Selalu ingat bahwa Tuhan adalah kedamaian.
Jikalau itu adalah keputusan setan, pikiran Saudara akan menjadi sangat
bingung. Selalu minta Tuhan jikalau Saudara ingin sesuatu atau perlu
sesuatu. Ia sangat gembira untuk menolong mereka yang mempercayai Dia.
Tuhan Allah kita menghendaki semua anak-anak Nya bergantung sepenuhnya
kepada Dia. Jikalau Saudara minta apa saja yang Saudara perlukan atau
inginkan, cepat atau lambat Saudara akan mendengar suara Nya, sebab
Saudara bergantung kepada Nya. Itulah sebabnya mengapa berdoa dengan tekun
selalu dijawab.
Beberapa orang menyangka, bahwa disebabkan
mereka tidak dapat mendengar suara tuhan, Tuhan tidak mendengar atau tidak
akan menjawab doa mereka. Pada permulaan hidup kekristenan saya, saya
tidak tahu bagaimana berdoa dan saya tidak pernah mendengar suara Nya,
tetapi saya sangat tekun dalam doa dan saya percaya saya akan menerima apa
yang saya minta dari Dia.
Selama dua tahun terakhir, hamper semua doa-doa
saya telah dijawab. Sekarang Tuhan dan saya selalu bercakap-cakap, dimana
saja, tetapi ada juga beberapa doa yang mengambil waktu yang lama untuk
dijawab. Saya percaya Tuhan akan menjawab doa-doa orang yang diselematkan
dahulu jika mereka taat dan hati mereka tahir dan dekat dengan Dia.
Ketika saya mula-mula menjadi seorang percaya,
meskipun saya tidak tahu bagaimana berdoa, saya berdoa banyak kali dalam
sehari. Saya minta hal-hal yang sama berulang-ulang seperti anak kecil.
Saya memerlukan begitu banyak hal pada waktu itu. Kira-kira dua bulan
kemudian, tuhan mulai menjawab doa-doa saya, satu persatu.
Sebagai hasilnya, saya mulai takut akan Tuhan
dengan cara menghormati dan merendahkan hati saya di hadapan Dia. Saya
belajar berdoa lebih sering dan mulai membaca Alkitan, meskipun saya tidak
mengerti banyak mengenainya. Saya mulai membuat kebiasaan dengan membaca
Firman dan berdoa banyak kali setiap hari.
Tuhan terus memberkati kami lebih dan lebih
lagi. Bertambah Ia member-kati saya, bagaimanapun juga, bertambah saya
takut akan Dia. Saya tidak akan dengan sengaja melakukan sesuatu yang
bertentangan dengan kehendakNya. Kenyataan dan tanggung jawab ini
menyebabkan saya menghentikan perkara-perkara duniawi yang dulu sangat
saya sukai, terutama acara TV bersambung yang menjadi kesukaan hidup saya
sehari-hari. Sekali saya membuat keputusan tentang ini, saya tidak pernah
melihatnya lagi.
Demikian juga, saya tidak berpuas hati dengan
siapapun jikalau Firman Tuhan tidak ada padanya. Semua keinginan-keinginan
duniawi mulai padam dengan sangat cepat. Saya telah belajar bahwa Tuhan
tidak akan pernah memaksa kita melakukan sesuatu, akan tetapi bila kita
hendak melayani Dia dan menghen-tikan perkara-perkara duniawi, lalu Ia
akan campur tangan dan melenyapkan keinginan-keinginan duniawi dan
meletakkan keinginan-keinginan ilahi ke dalam hidup kita sehingga kita
dapat hidup dengan ketaatan yang penuh di dalam Dia. Ketaatan mutlak dari
anak-anak Nya adalah suatu sukacita yang sangat besar bagi Tuhan.