TIGA
TAHUN
LATIHAN
PELAYANAN
Waktunya
Telah Singkat
Dan
Tuhan, Allah yang memberi roh kepada para nabi,
Telah
mengutus malaikat Nya untuk menunjukkan kepada
hamba-hamba
Nya apa yang harus segera terjadi.
Wahyu
22 :6 (Tekanan Ditambahkan)
Pada 11 Agustus 1999 setelah dia waktu tidur
saya, suatu urapan yang khusus datang bersamaan dengan hadirat Tuhan dan
ternyata telaj menjadi suatu nyanyian surgawi yang luar biasa dengan
kata-kata yang sungguh indah.
Kemudian Tuhan berkata, “Chao
Nam, Aku mempunyai suatu kejutan untukmu.” Pada saat Ia mengatakan
ini, suara-penglihatan saya datang, dan saya berada dalam hadirat Tuhan.
Ia memakai jubah dan mahkota emas ketika Ia berdiri di depan saya.
Badan saya menjadi lebih kuat dan rasanya yang
sangat menakjubkan datang ke atas saya. Tuhan memerintahkan saya untuk
merentangkan tangan saya kepada Nya, dan ketika saya berbuat itu tangan
saya bergerak kea rah Dia di bawah kuasa Nya. Saya melihat Dia sedang
memegang sebuah kunci emas yang sangat besar. Kemudian Ia berkata, “Aku
memberi engkau kunci emas ini untuk pekerjaan mujizatmu.”
Ketika Ia meletakkan kunci itu ke dalam tangan
saya, badan saya melom-pat dan bergoncang. Saya sesak napas sebagai akibat
urapan dan saya mulai menangis. Kemudian tangan saya menangkup. Kedua
tangan saya berhubungan satu sama lain dan kembali kepada dada saya
sebentar. Selanjutnya, tangan saya bergoncang tak terkendalikan untuk
beberapa menit.
Tuhan berganti dalam jubah biasa Nya dan
kemudian memberitahu saya, bahwa setiap satu dari janji-janjiNya akan
dilepaskan. Ia berkata : “Kunci
yang Kuberiakn padamu adalah yang terakhir. Engkau dikejutkan oleh dunia
dan engkau adalah ankKu yang sangat kuberkati.”
Sebelum waktu tidur, pada 8 desember 1999
sesudah saya selesai berdoa, Tuhan mulai bicara kepada saya. Ia biasanya
berbicara mengenai pekerjaan saya dan rencana-rencana Nya bagi saya, dan
berapa cepatnya Ia akan mulai dengan pekerjaan yang Ia telah sediakan
untuk saya; tetapi malam ini Ia membiarkan saya tahu mengapa Ia harus
menerbitkan buku ini dengan segera. Ia berkata, “Surga Itu Nyata akan
menjadi kesempatan terakhir untuk orang-orang menyadari bagaimana cepatnya
Aku datang bagi orang-orangKu.”
Ia juga berkata, “Jikalau
orang-orang yang tidak taat tidak bangun, mereka tidak akan mendengar
bunyi sangkakala, dan mereka harus menjalani masa penganiayaan.” Ia
kemudian terus menerangkan, bahwa Ia telah mempertingatkan manusia melalui
peristiwa-peristiwa yang berkaitan dengan pembunuhan anak-anak sekolah,
tetapu kita hanya takut kepada Nya sebentar saja sebelum kembali lagi
kepada cara hidup kita yang lama.
Ia meneruskan :
“Aku telah memberikan banyak petanda kepada mereka untuk menghidupkan
lagi berdoa di sekolah-sekolah, tetapi manusia tidak bersungguh-sungguh
mencoba untuk melakukannya. Aku tidak pernah memaksa pikiran siapapun. Aku
hanya dapat memberi mereka petanda supaya mereka akan tahu apa yang Aku
inginkan untuk mereka buat.”
“Aku
memberi cukup peringatan kepada manusia telah lama sekali untuk mereka
ketahui apa yang Aku mau mereka lakukan. Aku tidak dapat menunggu
selamanya bagi mereka yang tidak mau bersedia untuk Ku. Aku datang bagi
mereka yang siap bagiKu. Dan ini akan terjadi lebih cepatdari yang mereka
sangkakan.”
Tuhan berkata saya harus memasukkan kata-kata
ini di dalam buku.
KEGEMBIRAAN
YANG TAK TERLUKISKAN
Pada malam Natal 1990, setelah doa waktu saya
tidur saya, hadirat Tuhan sangat nyata bagi saya. Sesudah kami berbicara
sebentar, tiba-tiba urapan yang hebat sekali datang atas seluruh tubuh
saya. Ini diikuti oleh suara – penglihatan dan saya melihat Tuhan
berdiri di depan saya dalam pikiran saya dan mahkota Natal Nya. Ia
berkata, “Sayang, aku bahagia
merayakan hari ulang tahun Ku bersamamu.”
Pada saat itu juga waktu Ia mengatakan ini,
nyanyian-nyanyian surgawi keluar, dan saya mulai menari di hadapan Nya.
Ini terus berlangsung selaa sekurang-kurangnya tiga puluh menit. Selama
seluruh waktu ini saya menari dan menyanyi. UrapanNya begitu kuat sehingga
yang dapat saya pikir hanya saya ingin Dia membawa saya pulang pada saat
itu juga. Saya menangis, tetapi saya juga tersenyum kepada Tuhan-ku karena
kegembiraan yang tak terlukiskan.
TUHAN
MENANTI MEREKA
YANG
SIAP UNTUK DIA
Pada malam Tahun 2000, saya mendapat pengalaman
yang sama dengan Tuhan persis seperti yang telah kami alami bersama pada
Natal 1999. pengalaman ini lebih hebat daripada natal-natal dan
tahun-tahun baru sebelumnya. Beberapa hal yang diceritakan Tuhan kepada
saya, tidak dapat saya masukkan dalam buku ini. Saya dapat berkata,
bagaimanapun juga, bahwa Tuhan sudah sangat siap bagi mereka yang bersedia
untuk Dia.
Pada 6 Januari 2000, setelah waktu doa tidur
saya, Tuhan memperlihatkan kepada saya suatu penglihatan untuk gereja
kami, Gereja bagi Semua Bangsa-Bangsa. Ini adalah nama baru dari Gereja
Bethel. Saya menerima penglihatan ini pada waktu suatu kebaktian hari
Minggu ketika saya sedang melakukan pela-yanan-mukjizat menari. Di dalam
penglihatan itu, Tuhan sedang berdiri di mimbar, mengangkat tangan kanan
Nya. Sebagai jawaban, seluruh jemaat jatuh ke lantai.
SUATU
URAPAN KUASA
Tanggal adalah 8 Januari 2000. Pada malam ini,
sebelum doa waktu tidur saya, kuasa urapan begitu kuatnya sehingga saya
tidak dapat duduk tegak. Seluruh tubuh badan saya menjadi sangat lemah dan
lidah saya terlalu lemas untuk berbicara selama waktu saya berdoa. Saya
sungguh tidak dapat bersuara dan badan saya ingin berbaring.
Pada akhir waktu doa, tuhan memberitahu saya
untuk bangun pagi pukul 5 pagi pada hari Minggu dan untuk memuji Bapa
terlebih dahulu. Ia lalu mau saya berdoa untuk semua janji-janji Nya,
dalam bahasa roh, dan untuk pelayanan saya, kemudian pergi ke gereja
sebelum pukul 9.30 pagi dan mulai berdoa. Ia memberitahu saya bahwa saya
dapat ke gereja lebih pagi, tetapi tidak lebih dari pukul 9.30 pagi. Ia
juga memberitahu saya agar membatasi diri saya dari gangguan oleh
siapapun.
“Ketika
engkau mulai berdoa, jangan berbuat apa-apa menurut kehendakmu sendiri
sehingga engkau menyelesaikan tarian.” Ia memerintahkan. “Engkau
harus tahu semua prosedur tarian ini.”
Pada saat saya berjalan masuk ruangan utama pada
9 januari 2000, saya merasa seperti terbakar, dan saya mulai menangis
sebelum saya mulai berdoa. Saya memberi pujian kepada Bapa, dan sementara
saya mulai berdoa, saya melihat hadirat Tuhan. Ia memakai pakaian dan
mahkota keemasanNya, dan Ia sedang berdiri di mimbar, tersenyum pada saya.
Ia hanya berkata, “Aku
membuka pintu untuk pelayanan kerja-mukjizatmu.”
Saya mulai menari di depan para jemaat. Saya
hanya menari empat kali pada kebaktian pagi hari di gereja ini pada waktu
saya mulai ikut serta ibadah. Dengan berjalannya waktu, bagaimanapun, saya
mulai menari pada kebaktian setipa sore hari Jumat sementara mereka
menyelenggarakan acara kebaktian di Bethel. Saya terus melakukan ini
sehingga mereka pindah ke gereja yang baru, Gereja bagi Semua
Bangsa-Bangsa. Di sana, saya tidak melakukan tarian mukjizat selama hampir
dua bulan.
TIDAK
ADA WAKTU UNTUK MENUNGGU
Pada 23 Januari 2000, setelah doa pagi saya,
Tuhan mulai berbicara kepada saya mengenai pekerjaan saya dan buku, Heaven
is so Real! Ia memberitahu saya, bahwa tidak ada waktu untuk menunggu
lama. Ia menjelaskan bahwa sudah waktunya bagi Dia untuk memulai proses
penerbitannya.
Ia juga mengingatkan saya, bahwa Ia telah
memberi manusia setiap kesempatan untuk datang mengenal Dia, dan Ia telah
menunjukkan banyak tanda-tanda kepada manusia dalam usaha untuk membantu
mereka menyadari Ia adalah Tuhan. Ia meneruskan :
“Tetapi manusia tidak takut akan Aku, dan banyak daripada mereka yang
mengetahui Firman Ku tidak cukup untuk mempercayai Ku dan untuk hidup
sesuai dengan perintah-perintahKu. Tetapi Aku akan memberi mereka satu
kesempatan lagi melalui bukumu dan banyak tanda-tanda lain.”
Sesudah Ia mengucapkan kata-kata ini, begitu
kuatya kuasa datang ke atas saya sehingga mata saya tertutup sangat rapat
dan suatu suara yang sangat keras keluar dari diri saya yang paling dalam.
Begitu kerasnya sehingga ia terdengar di seluruh rumah dan ini menyebabkan
sata menangis.
Tuha lalu menunjukkan saya penglihatan Nya
tentang bumi dengan cepat sekali. Saya melihat banyak bangunan-bangunan
tinggi jatuh di seluruh dunia. Sesudah ini, awan hitam, angina, dan kilat
tersebar sekeliling dunia diikuti oleh hujan, banjir dan taufan di
mana-mana. Setelah inim Ia berkata, “Bacalah
Yesaya 64:3,” Kalimat nubuatan ini mengatakan tentang gunung-gunung
gemetar pada hadirat Tuhan.
Lalu Tuhan berkara, “Aku
memperingatkan umatKu sekali lagi bahwa Aku datang untuk mereka lebih
cepat daripada yang mereka perhitungkan,” Ia melanjutkan untuk
menerangkan : “Barangsiapa telah
siap bagiKu akan mendengar sangkakala, dan mereka yang belum siap untuk Ku
akan menjalani penganiayaan, kesempatan untuk mereka bersiap kedatang Ku,
tetapi mereka tidak memperhatikan Firman Ku. Aku tidak akan menunggu
mereka selamanya. Aku datang bagi mereka yang telah siap bagi Ku.”
Tuhan mengulangi banyak hal. Ia ingin sekali
manusia bersiap sedia utuk kedatangan Nya.