|
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIIM
FOSILRAM, Kita Memang Sedang Mulai dari Awal Sebuah Refleksi Menjelang MILAD FOSILRAM ke-3 (7 Mei 2001 – 7 Mei 2004) Oleh : Reza Ervani (Dewan Pendamping FOSILRAM)
Sabtu, 24 April 2004
Banyak yang terjadi bulan-bulan ini, minggu-minggu ini, hari-hari ini. Ada suka, ada duka … namun yang terindah terasa adalah semua kita lewati bersama-sama
Ikhwan, akhwat fillah, Tak terasa hampir tiga tahun FOSILRAM tumbuh, walaupun beberapa generasi awal telah pergi dan hanya Allah yang tahu kapan mereka bisa kembali.
Tiga tahun yang lalu, tidak ada yang bisa menduga bahwa FOSILRAM akan terus tumbuh sampai ke posisinya yang seperti saat ini.
Kita masih kecil, masih sangat kecil, tapi kita akan terus bergerak, tumbuh dan terus tumbuh untuk mencapai cita-cita bersama yang sedang kita coba patri di hati.
Ikhwan Akhwat Fillah, Ada rasa bangga melihat dan berada bersama ketika FOSILRAM tumbuh. Ada getaran semangat yang mengalir disana, ketika rapat demi rapat kita lalui dalam tawa dan canda di sudut-sudut kelas, halaman-halaman sekolah koridor-koridor masjid, dan sekretariat punya orang lain.
Ada getar kebahagiaan saat senyum kita sering mengembang. Pada bazaar keliling kita, pengajian keliling sekolah, rapat buletin dan majalah, gerebek ROHIS, bahkan kitapun pernah menangis bersama ketika prasangka-prasangka bergerak jahat disekeliling kita.
Sungguh tak ada kata yang bisa menjadi pemakna, ketika tidak sedikit cacian, makian, ketidakpercayaan, kesalahan yang kita peroleh dan perbuat. Biarlah, karena itulah yang perlahan akan membuat kita menjadi generasi yang kuat.
Mungkin kita belum punya tempat tinggal tetap, tapi biarkan FOSILRAM itu berada dengan hangat di dalam hati antum semua.
Ada kepercayaan yang sedikit demi sedikit mulai kita tuai, walau belum banyak, karena mungkin beberapa sahabat masih terbiasa dengan yang instant dan serba cepat.
Akhi, Ukhti …. Tegar ya !!! Biarkan badai terus datang, karena dia hanya akan membuat bibit-bibit tersebar merata untuk kemudian tumbuh menjadi pohon yang menjulang. Biarkan angin kencang terus menerpa, karena ia hanya akan membuat genggaman tangan kita semakin kuat. Biarkan waktu yang bicara, tentang upaya kita untuk belajar beristiqomah, tegar akan luka, dan terus melangkah bersama
Ikhwah semua, FOSILRAM milik kita bersama, dialah wadah untuk mendidik kita berukhuwah dan berjuang,
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar !!!
|
||