|
Order : |
||||||
| Tazkiyatun Nafs | ||||||
| Depan | ||||||
| Anak-anak |
|
Judul | : | Mensucikan Jiwa | ||
| Al Qur'an & Hadits | Penerjemah | : | Sa'id Hawwa | |||
| Aqidah | Penerbit | : | Robbani Press | |||
| Buku Saku GIP | Halaman | : | 650 + xxiii | |||
| Do'a & Dzikir | Cetakan | : |
Keempat, September 2001 |
|||
| Harun Yahya | Harga | : |
Rp. 56.000,00 |
|||
| Ibadah | ||||||
| KH Abdullah Gymnastiar | ||||||
| Novel & Cerpen | ||||||
| Pengetahuan | ||||||
| Tazkiyatun Nafs |
Semua krisis yang muncul ke permukaan kehidupan manusia--krisis ekonomi,
politik, sosial, hukum, keamanan, dan moral--berawal dari krisis spiritual
yang terjadi pada diri manusia. Karena itu, dalam mengatasi berbagai krisis
kehidupan yang menimpa ummat manusia sepanjang sejarahnya, para nabi Allah
senantiasa mengawali langkah mereka dengan melakukan tazkiyatun-nafs
(2:129), tak terkecuali Nabi kita Muhammad saw (2:151). Bahkan hal ini
menjadi syarat mutlak bagi suksesnya pengentasan manusia dari berbagai
krisis yang membelitnya (91:9-10). Langkah ini pula yang dilakukan oleh Imam
al-Ghazali ketika menyaksikan berbagai krisis yang melanda ummat manusia di
zamannya yaitu dengan menyusun kitab Ihya Ulumuddin yang dimaksudkannya
sebagai upaya untuk mensucikan jiwa dan mengisi kekosongan spiritual yang
terjadi pada zamannya. Prinsip dan kenyataan ini pula yang mendorong kami untuk menerjemahkan dan menerbitkan karya al-Ghazali yang telah mendapatkan sentuhan tangan seorang ulama aktifis Islam di abad modern ini, Said Hawwa, sebagai langkah partisipasi untuk mengatasi berbagai krisis yang melanda bangsa Indonesia saat ini. |
|||||
| Uswatun Khasanah | ||||||
| Wanita & Keluarga | ||||||
| VCD | ||||||
| Software | ||||||
| Nasyid | ||||||