|
SISTEM INFORMASI MANAGEMEN
(Management Information System)
PENDAHULUAN
Pada
masa awal 1900-an fungsi managemen dikategorikan menjadi lima sebagaimana
dikemukakan oleh Henri Fayol tahun 1914 yang terdiri dari
-
plan
what they are to do (merencanakan apa yang dilakukan)
-
organize to meet plan (mengorganisasi agar sesuai rencana)
-
staff their organization with the necessary resources (men-staffing
organisasi dengan sumber daya yang diperlukan)
-
direct the resources to execute the plan (mengarahkan sumber daya untuk
mengeksekusi rencana)
-
control the resources, keeping them on course
(mengontrol sumber daya)
Kemudian Gulick pada tahun 1930 membuat akronim POSDCORB untuk menjelaskan
managemen yang terdiri dari:
-
P,
planning ; mengembangkan suatu
garis besar apa yang harus dilakukan dan metoda untuk mencapai tujuan ini
-
O,
organizing ; men-set struktur formal dari otoritas dalam suatu
organisasi
-
S,
staffing ; mengacu kepada semua hal berkenaan dengan seleksi dan
perekrutan personil
-
D,
directing ; membuat dan mengambil keputusan
-
CO,
coordinating ; hubungan antar komponen kerja yang bervariasi untuk
melihat bahwa tujuan tercapai
-
R,
Reporting ; aktifitas untuk menjaga supervisor dan bawahannya memperoleh
informasi tentang aktifitas seseorang
-
B, budgeting ; berhubungan dengan
perencanaan keuangan, akuntansi dan mengontrol tugas managemen
Raymond
Mc Leod menyebutkan level management terdiri dari tiga yaitu:
-
Strategic planning level ; terdiri
dari managemen puncak suatu organisasi seperti direktur, dimana keputusan
yang diambilnya berdampak kepada keseluruhan organisasi
-
Management level ; manager
level menengah termasuk regional manager, product director dan
divsion head; dimana bertanggungjawab dalam pengejawantahan rencana
kedalam kegiatan dan menjamin bahwa tujuan tercapai
-
Operational level ; yaitu yang bertanggungjawab dalam pencapaian dari
rencana yang ditentukan oleh level diatasnya
Perkembangan definisi fungsi managemen membawa
kepada suatu keyakinan bagi sebuah organisasi akan pentingnya pengelolaan
sumber daya. Raymond Mc Leod membagi sumber daya kedalam dua jenis yaitu
physical resources dan conceptual resources. Sumber daya fisis
yaitu personil, material, mesin dan uang sedangkan sumber daya konseptual
adalah informasi. Dewasa ini informasi menempati posisi kunci dimana
pengambil keputusan menganggapnya sebagai faktor kritis yang menentukan
sukses gagalnya sebuah bisnis.
DEFINISI
Sistem dapat didefinisikan sebagai kumpulan dari
unit-unit dengan fungsi tertentu untuk mendukung fungsi khusus dari sistem
yang bersangkutan.
Data adalah kumpulan angka atau fakta obyektif
mengenai sebuah kejadian.
Informasi adalah data yang diorganisasikan/diolah
sehingga mempunyai arti.
Pengetahuan adalah kebiasaan, keahlian/kepakaran,
keterampilan, pemahaman atas pengertian yang diperoleh dari pengalaman,
latihan atau melalui proses belajar.
Ilmu pengetahuan adalah ilmu yang teratur/sistematik
yang dapat diuji atau dibuktikan kebenarannya.
JENIS SISTEM
Sistem informasi dikembangkan untuk maksud yang
berbeda tergantung kebutuhan bisnis, diantaranya:
-
Transaction Processing System (TPS) yang berfungsi pada level
operasional organisasi. Sistem ini dikembangkan untuk mengolah sejumlah
besar data untuk transaksi bisnis rutin seperti payroll dan inventory.
-
Office Automation System (OAS) dan Knowledge Work
System (KWS). OAS mendukung data pekerja yang merupakan sistem untuk
menganalisa informasi untuk mentransformasi data atau memanipulasinya
sebelum membagi informasi tersebut. Termasuk didalamnya word processing,
spreadsheets, desktop publishing, electronic scheduling,
komunikasi via voice mail, electronic mail dan video
conferencing. Sedangkan KWS mendukung pekerja profesional seperti
ilmuwan, insinyur dan dokter dengan membantu mereka untuk membuat
pengetahuan yang baru.
-
Management Information System (MIS), Decision Support System (DSS)
dan Expert System yang berfungsi pada level organisasi yang lebih
tinggi. MIS bukanlah menggantikan TPS melainkan TPS termasuk kedalamnya. MIS
mendukung spektrum yang lebih luas daripada TPS. Keluaran dari MIS adalah
informasi yang digunakan untuk pengambilan keputusan. DSS sama dengan
tradisional MIS karena keduanya tergantung pada database sebagai sumber
data. Expert System (knowledge-based system) adalah kelas yang
sangat istimewa dalam sistem informasi dimana menggunakan pengetahuan dari
expert untuk memecahkan suatu masalah.
-
Executive Support System (ESS), Group
Decision Support System (GDSS) dan Computer-Supported Collaborative
Work System (CSCWS) yang merupakan jenis sistem informasi pada managemen
level strategis.
Perkembangan teknologi terkini yang diintegrasikan kedalam sistem informasi
dapat berupa e-commerce application and web system, ERPS (Enterprise
Resource Planning System) dan Wireless System. Secara grafik
keempat jenis sistem informasi dihubungkan dengan level managemen dan
integrasi teknologi didalamnya dapat dilihat pada gambar dibawah ini:

SYSTEM DEVELOPMENT LIFE CYCLE (SDLC)
Merupakan fase yang digunakan untuk menganalisis dan merancang suatu
sistem dengan baik. Terdapat tujuh fase yang saling berkaitan dan dapat
berlangsung secara simultan dan dapat saja berulang.
-
Identifikasi masalah, peluang dan
tujuan
-
Mendefinisikan kebutuhan informasi
-
Menganalisa kebutuhan sistem
-
Merancang sistem yang
direkomendasi
-
Mengembangkan dan mendokuentasikan
software
-
Menguji dan memelihara sistem
-
Mengimplementasikan dan
mengevaluasi sistem
Daftar Pustaka:
-
Kendall, Kenneth E.; Kendall, Julie
E.
System Analysis and Design,
sixth edition
Pearson Prentice Hall, New Jersey,
2005
-
Lucas, Henry C.
Information System Concepts for
Management
Mc Graw Hill, USA, 1982
-
Mc Leod, Raymond
Management Information System,
7th edition
Prentice Hall International, Inc.,
New Jersey, 1995
-
Pratomo, Budiman S.
Manajemen Pengetahuan
|