HOVERCRAFT

APAKAH HOVERCRAFT

Hovercraft adalah kendaraan amfibi yang ditumpu oleh bantalan tipis dari udara yang ditekan kebawah berlawanan dengan permukaan yang dekat dibawahnya dan pada prinsipnya dapat bergerak di permukaan yang relatif halus, seperti daratan dan air tanpa bersentuhan dengannya.

SEJARAH HOVERCRAFT

Rancangan pertama hovercraft yang tercatat adalah oleh Emanuel Swedenborg pada tahun 1716, seorang perancang, filusuf dan teolog berkebangsaan Swedia. Kendaraan ini digerakkan dengan tenaga manusia, sehingga kendaraan ini tidak pernah terwujud karena tenaga manusia tidak sanggup membangkitkan gaya angkat yang cukup.

Pada pertengahan tahun 1870-an, seorang insinyur berkebangsaan Inggris, Sir John Isaac Thornycroft membangun sejumlah ground effect machine test model berdasarkan idenya dalam penggunaan udara diantara hull dari kapal dan air untuk mengurangi gesekan. Walaupun sejumlah paten diperolehnya, namun tidak ditemukan aplikasi praktisnya.

Setelah rangkaian penelitian oleh para peneliti dalam mengurangi hambatan kapal dengan air, akhirnya pada tahun 1952 seorang penemu Inggris Christopher Cockerell merancang pesawat berdasarkan prinsip hovercraft. Pada tahun 1969 dia mewujudkan rancangannya menjadi apa yang dia sebut sebagai Hovercraft. Cockerell menggunakan percobaan termasuk sebuah motor vacuum cleaner dan dua kaleng silindris yang dia jamin secara prinsip dapat bekerja. Gambar disamping ini menunjukkan prototipe percobaan Cockerell. Kemajuan yang signifikan dari temuannya adalah pengembangan peripheral jet system untuk menahan udara dibawah kendaraan. Lapisan udara mengakibatkan hovercraft dapat beroperasi diatas air, lumpur dan rawa sebagaimana halnya di daratan.

Pembuat pesawat terbang Inggris Saunders Roe dengan keahlian dibidang aeronautika telah mengembangkan hovercraft berawak manusia pertama, SR-N1, yang telah mengalami uji coba dalam tahun 1959 hingga 1961. Kendaraan ini digerakkan oleh mesin dengan satu piston, dan sanggup membawa beban sediit lebih berat daripada beratnya sendiri dan dua orang, tidak ada skirt pada percobaan awal. Skirt yang berbahan flexible fabric atau karet ditemukan terpisah oleh pegawai Royal Navy yang selanjutnya bekerja dengan Sir Christopher untuk mengembangkan idenya lebih jauh.

CARA KERJA HOVERCRAFT

Memperhatikan cara kerjanya, perlu dibayangkan bahwa dinamikanya lebih dekat hubungannya dengan pesawat terbang daripada sebuah kapal atau mobil. Sebagai bagian dari keluarga ACV (Air Cushion Vehicles) atau Ground Affect Machines --termasuk juga didalamnya wing-in-ground-effect atau ram wings, surface effect ships, sidewall hovercraft dan surface skimmers--  hovercraft adalah anggota amfibi dari keluarga air cushion vehicle. Secara skematik diperlihatkan dalam gambar berikut:

Hovercraft mengambang pada bantalan udara yang diberikan kebawah pesawat (craft) oleh sebuah kipas atau fan yang menyebabkan craft naik atau disebut lift. Besarnya lift dapat bervariasi antara 6" sampai 108" (152 sampai 2743 mm) tergantung dari ukuran hovercraft. Jumlah berat hovercraft yang dapat diangkat adalah sebanding dengan tekanan bantalan udara dikalikan dengan luas permukaan hovercraft. Untuk membuat craft berfungsi lebih efisien, perlu dibatasi udara yang terlepas pada bantalan sehingga udara ditempatkan dengan menggunakan apa yang disebut skirt yang terbuat dari bahan kain.

Pada saat terangkat (lifted atau saat on cushion), gaya harus diberikan untuk mendorong hovercraft. Pada kebanyakan hovercraft, gaya ini dibangkitkan oleh mesin yang terpisah dari yang digunakan untuk mengangkat, tetapi beberapa diantaranya menggunakan mesin yang sama untuk kedua fungsi. Berdasarkan skema diatas, aliran udara yang dibangkitkan oleh kipas dipisahkan sehingga sebagian udara langsung menuju kebawah hull untuk mengangkat, sementara sebagaian besar lainnya digunakan untuk mendorong. Begitu hovercraft mengambang dan terdorong, tentunya harus dikemudikan dengan steer yang mengerakkan rudder dibelakang fan, disamping juga dapat dikemudikan dengan perpindahan berat tubuh pengemudi.

Gambar dibawah ini (dari http://infovisual.info) merupkan skema hovercraft sebagai kendaraan pengangkut manusia.

APLIKASI HOVERCRAFT

Hovercraft dapat digunakan untuk banyak aplikasi dimana orang atau peralatan memerlukan pemindahan pada kecepatan diatas air tetapi mampu dibongkar-muat di daratan. Beberapa aplikasi dapat dilihat pada gambar berikut ini.

Alpha-I yang merupakan produksi 4Wing dirancang untuk 2 penumpang dengan beban maksimum 500 lb.

Hovercraft juga dibuat untuk keperluan rekreasi sebagaimana produk Hovpods berikut ini:

Pembuat hovercraft lainnya Hovertrans Inc. telah memproduksi Yukon Princess, craft yang mampu membawa 50 ton beban yang digunakan untuk mengangkut truk menyeberangi sungai Yukon. Disamping itu mereka juga telah memproduksi Sea Pearl hovercraft dengan kemampuan 250 ton yang digunakan di timur tengah. Gambar dibawah ini memperlihatkan produk Hovertrans Inc.

Hovercraft juga difungsikan sebagai kendaraan perang seperti milik Angkatan Laut Amerika US Navy, yang merupakan salah satu kelengkapan kapal Kearsarge.

Tulisan ini disadur dari sumber-sumber berikut:

  1. http://en.wikipedia.org/wiki/hovercraft

  2. http://www.discoverhover.org

  3. http://www.hovertrans.com

  4. http://www.hovercraftmodels.com

  5. http://www.hovpods.com

  6. http://inventors.about.com

  7. http://www.4wings.com

 

 

 

Hosted by www.Geocities.ws

1