Bebas... Lepas...
F1do_
D1do
F1do_D1do - Semua Karena F1do ------------------------------------------------------------------------------------------------- Created by : Freedi Djajadi August 6th 2000 Kata Sambutan : Shalommm... F1do balik lagi nih ! (nggak nanya !) So apakabar bro and sis ? Baik-baikan ajakah ? Kalo nggak, ya ke dokter donk... Kasihan tuh dokter, kagak ada gawean, hueheuheue... Weksss... So, disini F1do cool cool aja sih (hoiiii AC-nya kecilin dikit napa ?) MET membaca cerita F1do yang makin lama makin hancur ini ya ? Baca ya ??? Enggak baca gua jitak loe (tawaran yang enggak enakin) Hehehe... Tapi sih gua Cuek ah, kalo misalnya loe nggak baca cerita ini. Bisa-bisa nggak gaul loe kalo nggak baca ! Huehuehue... PD beneerrrr... ------------------------------------------------ F1do melangkah dengan ringan seperti bulu ketek ditiup angin. Hihihi... Ia melangkah ke dalam kelas, dan duduk di sebelah Monika Cheerful yang lagi nyontek peer. "Pagi, Mon..." sapa F1do enteng. "Eh, pagi, F1d..." Monik nengok sebentar lalu terus ngerjain contekannya. F1do ketawa ketiwi ngeliatin Monik. Monik yang diliatin terus jadi rese. "Eh, kenapa sih loe ketawa ketiwi terus..." "Tumben loe, Mon... Nyalin peer... Biasanya juga anak-anak nyalin peer dari loe !" "Biarin, F1d. Sekali-kali badung juga nggak papa donk ?" balas Monik sambil terus ngerjain peer. "Up to you deh, Mon. Moga sukses..." "Sukses ? Sukses apanya ?" tanya Monika Cheerful kebingungan. "Sukses badungnya ! Hihihi..." Monik tersenyum kecut. Iya, kecut kayak si Kachut ! Hehehe... "F1do jelekkkkk !!!" omel Kachu yang muncul dari belakang sambil matanya melotot. "Ada apa sih, Chut ?" tanya F1do kebingungan. "Mana peer gua ? Loe tuh lupa mulu ya balikin kalo minjem peer gua ?!" Kachu melotot terus. "Oh iya..." F1do segera membongkar tasnya mencari buku peer-nya Kachu. "Wah... kayaknya ketinggalan di rumah tuh, Kachu..." "Yaaaaaa... Loe gimana sih F1d ? Mati deh gua !" "Jangan mati dulu, loe kan belum kawin, Chut..." "Loe bercanda mulu udah nyawa gua di ujung tanduk. Gimana sih loeeeee !!! Peer-nya kan dikumpul hari ini... Mati deh gua... mana bu Lannie Abigail galak banget lagi... Mampus deh gua... mampus !" F1do menggaruk-garuk kepalanya tanda panik ampe ketombenya pada rontok semua. "Tenang aja donk, Chut... Loe jangan panik... gua aja ikutan panik gara-gara loe..." "Enggak mau tahu deh... buruan loe pulang !!!!! Cepet ambillll !!! Gua nggak mau disetrap gara-gara loe lupa bawa peer gua ! Buruan !!!" Kachu mulai histeris (ih...) "Ya udah deh... Sementara loe ntar pake buku peer gua..." F1do ngasih buku peer-nya ke Kachu. "Apa-apaan sih loe... ? Kan buku loe ada namanya ? Gimana sih loe ?" omel Kachu lagi. "Eh, maksud gua, sementara loe nunggu gua bawa peer loe, loe salinin peer gua tuh yang belum gua kerjain bareng-bareng monik..." "Apa-apaan loeeeee !!! Gua ogah jadi pembokat loe !!!" Kachu mencubit pinggang F1do ampe F1do jerit-jerit kesakitan. "WADAOOWWWWWWWW !!! Sakit !!!" "Buruan pulang !" F1do ngibrit keluar kelas untuk pulang ! Ih, Kachu kalo udah marah, jadi serem kayak gitu deh... pas deh kalo dikirim ke Ambon buat pasukan jihad ! Huahauhauuhauhauhaa... Kachu dengan cutexnya cuma bisa nunggu dengan waswas. "Loe mendingan pake buku baru aja deh, Chu. Terus kita sama-sama nyalin peer..." ajak Cheerful. "Enggak mau ah... Gua udah capek-capek bikin tuh peer." tolak mentah-mentah setengah mateng si Kachu. "Ya udah... gua sih cuma mo usul doang..." kata Monik ngelanjutin nyalin peernya. ------------------------------------------------ Mau tahu kelakuan si F1do ? Apakah dia pulang ? Kayaknya sih tadi niatnya begitu... Tapi begitu ngeliat cewek kece di tempat nunggu bis, mata F1do jadi cacingan. Jadi lupa deh ama mision impossiblenya, ambil peer Kachu. Hehehe... "Halooo... Nunggu dijemput ya ?" sapa F1do merapatkan sepeda motornya ke cewek itu. "Iya nih... Nggak dateng-dateng bisnya..." "Siapa yang jemput ? Cowok kamu ?" tanya F1do. "Ya, bisnya donk." jawabnya. "Oh ... cowok kamu naik bis ?" "Ya enggak lah... gua lagi nunggu bis..." jawab cewek itu. "Oh... gua ngerti. Cowok loe jadi supir bis ya ?" tembak F1do asal. "Udah ah... capek... nggak nyambung loe..." "Oh ya, nama loe siapa ?" "Gua Fitri..." "Idulnya kemana ?" "Yeee..loe tuh ye... suka asal ya ?" F1do cekikikan. "Kalo nama loe siapa ?" "F1do..." "F1do D1do ?" F1do ngangguk-ngangguk. "F1do Doodlesnya mana ? Hahahaha..." "Loe aja jadi F1do Doodlesnya... Haha..." balas F1do. "Eh, loe mau kemana nih ?" tanya F1do. "Loe nggak liat gua pake seragam sekolah begini ?" "Oh... mau kondangan ya ?" "Ih... loe tuh ye..." omel Fitri sambil ngakak. "Eh, tuh bis gua dateng." Fitri berseru ketika jurusan ke Kota mulai ada. "Loe nggak usah naik bis itu deh, Fit... Bareng gua aja..." "Lah, loe emang mo kemana, F1d ?" "Ya, satu arah ama loe..." "Loh ? Emang loe mau kemana ?" "Cengkareng..." "Yeeee.... mana satu arah ?" "Pokoknya satu arahlah kan masih di satu Jakarta ini..." "Bilang aja loe mau boncengin gua !!!" ledek Fitri. F1do senyam senyum sendiri. "Ya udah deh..." Fitri langsung nyemplak di jok belakang motor F1do. "Kebut, F1d..." F1do senyum. Ringkas cerita, biar nggak bertele-tele kayak cerita telenovela (hihihi...), motor F1do sampe ke depan SMUN 2 yang terletak dekat Jl. Gajah Mada. Itulah sekolah Fitri nan asri. "Eh, Fit... Ini sekolahan loe ?" Fitri mengangguk singkat. "Napa, F1d ?" "Ini mah... musuh tawurannya sekolah gua !" seru F1do. "Hahaha... Loe suka tawuran ya, F1d ? Badung juga loe ya ?" "Enggakkkk... gua mah nggak suka. Cuma temen gua aja tuh, Julian... gua mah cuma ngikut aja lemparin batu..." "Yee.... sama aja... dasar loe, F1d... Udah deh ya... trims nih udah diboncengin... Gua masuk dulu ya ? Mau mampir dulu nggak ? Minum teh atau air putih gitu, hihi..." "Enggak deh... Hehehe... sekolah disamain ama rumah. Hehehe..." F1do narik lengan Fitri. "Eh, Fit... Tunggu... Gua boleh dateng nggak malem minggu ke rumah loe ?" "Mo ngapain ?" "Mo ngapel lah..." "Ngapel ? Upacara kali ye..." "Hahahaha..." "Emang !" "Ngepel aja, F1d... Lantai rumah gua kotor tuh..." "Yeee... loe tuh... gua serius..." "Jangan malam minggu deh... Jonathan gua dateng tuh kalo malam minggu." "Huh ?" F1do tercengok-cengok. Sukurin loe, F1d. Hihihi... Ternyata Fitri udah ada cowok toh ? Mampus deh... ------------------------------------------------ F1do mengetuk pintu kelas IIIAI. "Masuk !!!" seru ibu guru Lannie Abigail. F1do masuk ke dalam kelas. Tampak Kachu disetrap di depan kelas lagi berdiri di atas kakinya sendiri, huauhauhaa... emang kaki orang lain ? Eh, maksudnya berdiri dengan kaki satu lagi diangkat. "Darimana kamu, F1d ! Ampe telat sekian menit !" Bu Lannie melotot. "Err.." "Ya udah, cepet duduk. Mana peer kamu ?" "Belum buat, bu..." "Apa ????!!!!? Berdiri kamu kayak Kachu di sini !" omel Bu Lannie. F1do akhirnya ikutan disetrap berdiri kayak si Kachu. Sementara si Kachu cuma bisa ngomel-ngomel ngucapin sumpah serapah yang nggak karuan, berdiri dengan perasaan malu karena disetrap. Tapi di balik itu, Kachu merasa bangga karena bisa disetrap berbarengan dengan pujaan hatinya yang selalu diharapinnya dalam hati. Iya... biar gitu kan, Kachu sangat naksir ama F1do, cuma F1donya aja yang kagak. Hahahaha... Met disetrap deh, berdua-berduaan. Wakakakakakakkkkkkkkkk... ------------------------------------------------ Thanks from F1do to Kachut... For everything we passed together... Hueheueheuhe... -----(END)-----