THE SERVANT OF GOD - Gereja, Bercerminlah Sebelum Melayani ---------------------------------------------------------- Disajikan oleh : Freedi Djajadi (January 28th '2000) Korespodensi Email : freedattaq@yahoo.com ----------------------------------------- Prolog : THE SERVANT OF GOD adalah kisah cerita seorang pelayan di dalam sebuah gereja. Sesuai nama jabatannya, "THE SERVANT", maka pelayan ini benar-benarlah seorang pelayan yang tidak mencari popularitas. Kerjaannya benar-benar mengabdi pada pelayanan Tuhan. Dimana Tuhan membentuknya dan menginginkannya, ia siap melaksanakannya. Sifatnya low profile dan tidak ada seorang jemaat pun menganggapnya. Ia memang tidak layak di hadapan manusia. Namun, hasil jerih payahnya justru berharga sekali di mata Tuhan. Semakin THE SERVANT ini dipakai oleh pelayanan pekerjaan Tuhan, semakin juga THE SERVANT harus menjadi tidak layak di hadapan manusia. Biarlah Tuhan yang menilai... Upahmu besar di surga... (Lukas 6:23) + [THE SERVANT OF GOD] + Anak muda itu datang telat kebaktian ketika sudah mulai khotbah. Mataku memperhatikan gerak-gerik anak itu dari atas mimbar. Kala khotbah mengenai pelayanan gereja dijelaskan, dia tampak mencibirkan bibirnya. Kadang dia menjulurkan lidahnya, tanda semua isi khotbah adalah omong kosong baginya. Aku tertarik untuk mengetahui apa yang terjadi dengannya. Apakah ada sesuatu akar kepahitan yang tertanam di hatinya, atau hal yang menganggu jiwanya itu. "Hai, nak ! Bisa kita bicara sebentar ?" sapaku setelah bubar kebaktian. Dia tampak terkejut, tapi langkahnya terpaku oleh sapaanku. Dia mulai berpikir-pikir mungkin aku menangkap gerak-geriknya pas khotbah tadi. "Apa yang perlu dibicarakan lagi ?" "Kulihat semua isi khotbah omong kosong bagimu. Apakah ada tumbuh akar kepahitan bagimu ?" "Ya, semua khotbah tentang pelayanan semua bullshit, pak !" Aku tidak kaget mendengar komentarnya. Aku tahu banyak orang yang masih menyimpan berbagai masalah dan akar kepahitan di hatinya, dan masalahnya semua adalah dari pelayanan kita. "Mengapa anda bisa bilang begitu ?" "Saya sebelumnya bergereja di Bethany. Tapi apa yang saya temui di kumpulan orang-orang Kristen munafik itu ? Hanyalah segerombolan orang borju yang berlagak eksklusif ! Jangankan tingkah lakunya yang menyebalkan ! Saya yang orang tidak punya begini, tidak dihiraukan kehadirannya oleh mereka..." Aku harus sabar menghadapi anak muda ini. "Tapi anda terus bergereja ?" "Saya keluar saja dari gereja munafik itu ! Mulanya saya tidak mau bergereja lagi ! Tapi, enggak tahu kenapa, saya tiba-tiba punya kerinduan untuk beribadah lagi. Sampai saya akhirnya mencari gereja lain, dan tiba di gereja bapak yang sederhana ini. Mungkin kesederhanaan gereja bapak bisa sepadan dengan keadaan saya yang sederhana ini juga..." "Selamat datang di gereja kami, nak... Bapak tahu banyak gereja yang mungkin bersifat lebih buruk dari Bethany. Mungkin gereja kami juga tidak sebagus dengan pelayanan Bethany. Bahkan boleh dibilang lebih buruk. Tapi seharusnya nak ini tahu, motif dari beribadah adalah apa ? Bapak mengerti kamu membutuhkan lingkungan yang baik di gereja. Bapak pernah mengalami yang lebih buruk dari pengalaman kamu. Bapak dicaci maki oleh lingkungan gereja juga, dalam pelayanan bapak ini." Aku memeluk anak muda itu dengan penuh kasih, teringat bagaimana masa mudaku yang tak jauh beda dengan anak muda itu. "Lalu apa yang bapak lakukan ?" "Bapak tetap beribadah dan terus melayani di gereja yang tidak bisa menerima bapak. Hingga akhirnya Tuhan mematahkan kedegilan hati mereka yang menolak kita. Akhirnya bapak bisa melayani Tuhan terus dan terus di gereja ini..." "Itu lain, pak... Mungkin rohani bapak kuat..." Aku menggeleng, dan tersenyum,"Tidak, nak... Bapak lemah sekali waktu itu. Bapak menanyakan pada Tuhan, beginikah yang harus kualami setelah melayani Tuhan ? Tapi Tuhan menjawab, Aku sedang membentuk engkau, agar kau terbiasa dikucilkan dari lingkungan. Aku tak tahu apa maksudNya, hingga aku suatu saat sadar bisa membagikan berkat bagi yang bernasib sama seperti bapak dahulu alami..." Dia merenungi. "Terima kasih atas pelayanan bapak yang sungguh baik dan memperhatikan jemaat, tidak seperti Bethany munafik itu..." Aku mengenggam erat jemari tangannya. "Nak, kita tidak boleh menghakimi seperti itu. Hanya segelintir orang yang tidak mengerti apa maksud mereka melayani Tuhan... Di gereja kami juga ada beberapa orang yang bersikap seperti itu juga. Dan tugas kita adalah mendoakan dia hingga mereka sadar. Bila anda mencari gereja yang benar-benar sempurna dan menerima kamu, pasti kamu akan kecewa terus. Dan hal itu akan berulang terus. Ingat nggak apa yang dialami Sadrakh, Mesakh dan Abednego. Ketika itu dia mengikut Tuhan motifnya adalah motif sungguh-sungguh dan taat. Bukan motif yang aneh-aneh." Dia sadar dan pemahaman akan gereja yang tidak bisa menerima dia selama ini salah motifnya. "Baiklah... Saya akan mencoba untuk belajar bagaimana bisa menerima lingkungan gereja, pak... Makasih atas nasehat bapak..." Terima kasih Tuhan, aku bisa membantu anak muda itu. Kiranya anak muda itu juga bisa membantu orang-orang yang terus menyimpan akar kepahitan di hatinya, dimana gereja-gereja tidak bisa menyatu dengan dirinya. + [THE SERVANT OF GOD] + Ayat Nats untuk pegangan kalian yang bersungguh-sungguh mengikut Tuhan (motif yang benar): ------------------------------------------------------------------------------------------ DANIEL 3:17-18 -> Jika Allah kami yang kamu puja sanggup melepaskan kami, maka ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja; tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu". Ayat Nats bagi gereja-gereja yang sedang melayani (1 Korintus 12:20-27) : ------------------------------------------------------------------------- 1KOR 12:20 Memang ada banyak anggota, tetapi hanya satu tubuh. 1KOR 12:21 Jadi mata tidak dapat berkata kepada tangan: "Aku tidak membutuhkan engkau." Dan kepala tidak dapat berkata kepada kaki: "Aku tidak membutuhkan engkau." 1KOR 12:22 Malahan justru anggota-anggota tubuh yang nampaknya paling lemah, yang paling dibutuhkan. 1KOR 12:23 Dan kepada anggota-anggota tubuh yang menurut pemandangan kita kurang terhormat, kita berikan penghormatan khusus. Dan terhadap anggota-anggota kita yang tidak elok, kita berikan perhatian khusus. 1KOR 12:24 Hal itu tidak dibutuhkan oleh anggota-anggota kita yang elok. Allah telah menyusun tubuh kita begitu rupa, sehingga kepada anggota-anggota yang tidak mulia diberikan penghormatan khusus, 1KOR 12:25 supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh, tetapi supaya anggota-anggota yang berbeda itu saling memperhatikan. 1KOR 12:26 Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita. 1KOR 12:27 Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya. + [END] + freedattaq@yahoo.com