Class Meeting
F1do_D1do - Class Meeting ------------------------------------------------------------------------------------------------- Created by : Freedi Djajadi June 21st 2000 Kalian para pembaca tahu Class Meeting kan ? Itu lohhhh, ketemuan antar class terus pada piting-pitingan, hihihi... Bagi yang masih belum ngerti, coba tanya aja tetangga sebelah. Siapa suruh pas waktu kalian sekolah, nggak pernah ada Class Meeting, wekkkkk ! :P SMA Gaz-Millenium seminggu ini ngadain class meeting. Acaranya macam-macam. Ada bazaar, pertandingan antar kelas, roller coaster, bomb bomb car, bianglala, hihihi, kayak dufan aja. Itu juga atas usul Pak Kepsek. Alesannya sih biar antar murid lebih akrab, tapi emang padahal Pak Kepsek masa kecil kurang bahagia ! Pak Kepsek memberikan kata sambitan pada acara pembukaan Class Meeting tersebut. "Shalom.... Anak-anak Gaz-Millenium yang saya kasihi seperti saya mengasihi musuh saya sendiri, apalagi istri saya sendiri, pasti saya lebih kasihi... Dalam kesempatan ini, saya ingin memberi kata sambutan atas terselenggaranya acara Class Meeting ini. Acara ini juga terselenggara berkat partisipasi anda juga dalam membayar iuran TV. Dalam penyelenggaraan Class Meeting ini, Bapak inginkan semua berjalan dengan lancar dan kalo ada yang mao belanja di bazaar, semua berlaku seperti bebek, sebab bebek aja antri. Acara ini juga Bapak persilakan agar kalian tambah akrab dan tambah gaul tentunya, sebab ada istilah tak gaul maka tak sayang. Jadi pergunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. Wasallam..." Pak Kepsek mengambil gunting untuk menggunting pita rambut Kachu sebagai tanda dibukanya acara Class Meeting tersebut. Kesempatan Class Meeting itu tentu tidak disia-siakan oleh anak-anak Gaz tersebut. Apalagi mahluk kurus yang namanya F1do itu. Yang biasanya suka ngantuk di kelas, kali ini paling segar. Apalagi kalo ngelihat cewek-cewek cakep kelas sebelah. Dan juga nggak ngerti kenapa, Odon Marodon yang biasanya kalo dateng sekolah paling telat mulu, kali ini dateng subuh-subuh. Boleh tiap hari nih Class Meeting, hahaha...! Dan Roy juga yang paling boros membelanjakan sebagian harta kekayaannya di bazaar itu. Maklumlah, Roy anak paling kaya se-sekolah itu. Nggak seperti si Jerry, yang lagaknya doang sok kaya, maklumlah OKB sih..., Orang Kaya Bebek, eh salah Orang Kaya Baru, hihi... Bazaar itu juga digunakan seluas-luasnya oleh Imelda Ang1ee, untuk mengembangkan produknya, dodol cap orang jualan sate (kecap kali...) Tapi sekarang anak-anak udah tobat makan dodolnya Imel, semenjak kasus lem tikus itu beberapa hari yang lalu. Class Meeting juga mengadakan perlombaan olahraga yang seru. Ada Basket dan bintang-bintang en-bi-e nya segala. Ada Shekila O'Nil, Kobel Brayen, Regi Ngiler, Rik Amit, Karung Malon, dan kawan-kawan. Ada juga perlombaan lempar galah, lempar martil, lempar batu (tawuran kalii...). Ada juga balap karung, balap sepeda, balap lari, balap jalan, pokoke segala macam balap lah. Ada lagi lomba ter... tercantik, terkeren, terganteng dan terjelek seantero kelas ! Siang itu di panasnya terik matahari, sedang perlombaan basket antara kelas IIIAI dan IIIAII. IIIAI diwakili oleh F1do_D1do, Kenken, Saturn XQ, Roy Sluiter dan Sammy. Nggak ngerti kenapa Sammy bisa ikut tim basket kelas itu. Karena larinya yang suka ketinggalan, dia menjadi batu sandungan tim itu, hihihihi. Dan anak-anak IIIAII itu emang pada jago-jago basket dengan nama-nama beken yang telah disebutkan di atas. (Kalo nggak tahu yang mana namanya, coba tanya tetangga sebelah lagi, hahaha) Felicia yang biasa dipanggil anak-anak Pe'i menjadi ketua anggota cheerleadernya. "Hidup IIIAI !!!" serunya. "Iya, hidup !!!" Cheerful menimpali nggak mau kalah untuk menyemangati kelas IIIAI. "Emang kemaren IIIAI mati ya ?" tanya Opie polos pura-pura bego padahal bego beneran. "Nggak, lagi......" jawab Cheerful. Sampai Quarter pertama, regu IIIAI benar-benar dibuat tak berkutik oleh bintang-bintang, en-bi-e itu. Mereka ketinggalan 26-2. Angka 2 itu juga diberi oleh en-bi-e karena kasihan melihat mereka tak mampu menceploskan satu bola sekalipun. "Wahhhh.... kalo begini capek deh..." Roy Sluiter protes-protes. "Iya, Sam, loe bisa main nggak sih ?" Kenken sengit. Sammy hanya tersenyum (sebab smile is an universal language, katanya dia sendiri lohhhh). "Yeee.... nih anak malah senyum-senyum..." timpal Saturn XQ keki ampe makan ati... makan ati.... "Udahlah... kok jadi berantem ?" F1do melerai. "Yang penting kan kita udah usaha..." "Bukannya gitu, F1d... Gua kan malu ama Pe'i... Dia udah dukung kita yang paling semangat, kita mainnya letoy gini..." ujar Roy Sluiter. "Gimana kalo dituker aja. Kita jadi cheerleader, mereka main ?" usul Kenken. Roy Sluiter cembetut. "Nggak nyambung ah, loe, Ken..." Sampai akhir pertandingan, kelas IIIAI benar-benar dibuat malu bukan main, skor sangat mencolok sekali. 88-10 ! F1do menghempaskan pantatnya ke pinggir lapangan. "Napa, F1d ? Capek yaaa ?" tanya July yang paling perhatian. "Iya.... capek kalo gini..." Imelda menghampiri kerumunan anak-anak di pinggir lapangan. "Udah... jangan kecewa... Nih buat yang tadi main, pasti haus kan ? Aku bawain jus dodol lohhhh..." "Nggak usah, Mel. Thanks deh..." F1do menolak. "Iya, Mel... Daripada minum jus buluk loe, mendingan gua minum keringat gua deh..." Saturn XQ menimpali. "Ya udah, kalo nggak mao ! Jelek loe !" Imelda mencak-mencak. ------------------------------------------------ Karena kekalahan tim basket IIIAI, suasana Class Meeting yang tadinya happy bener, berubah jadi rusuh. Ini juga dipicu oleh Julian yang emang hobi tawuran. Wuihhhh... nih anak... :D Pak Kepsek dateng ke lapangan yang sedang dipenuhi oleh anak-anak tawuran. Dan dodol Imel jadi laku, buat alat perang. "Hoiiii...hoiii... stop ! Stop ! Udah ! Udah !" Anak-anak itu memberhentikan kegiatan tawuran mereka. "Kalian malu donk... Ini kan acara Class Meeting, kok jadinya piting-pitingan gitu ? Kalian kan sudah dewasa..." Pak Kepsek mencak-mencak sambil ngacak-ngacak. "Tahu nih, pak... Mereka emang nggak tahu diri," Luvid maju menghampiri Pak Kepsek sambil cari muka tentunya. "Awas... bapak nggak mau lihat lagi kejadian begini ! Bikin malu aja ! Nanti kalo terulang lagi, bapak nggak mao ngadain Class Meeting lagi untuk angkatan kalian !" ancam Pak Kepsek. F1do menyalami anak-anak IIIAII, sambil berkata,"Iya, sorry deh yaa..." Yang lain mengikuti. Jadilah persahabatan yang bikin gua yang nulis cerita ini terharu dan kertas yang gua ketik jadi pada basah gara-gara ketumpahan air mata gua. Hihihihi... ------------------------------------------------ Pertandingan volley putri sedang diadakan di lapangan sekolah itu. Tampak cowok-cowok ganjen mencuci mata di pinggir lapangan. Di antaranya ada F1do, Kenken, Jerry, papa, mama, a'a, te'te, semua pas deh masuk di Kijang. Kenken mencolek F1do, "Eh,F1d... anak kelas sebelah itu kece ya ?" "Napa, loe naksir, Ken ?" "He...he..." Kenken terkekeh-kekeh. "Tulis surat aja..." F1do ama Kenken sepakat nulis surat, dan menitipkan kepada Sammy agar memberikan cewek kece yang sedang main volley itu dengan imbalan diberikan sepotong kue Oreo. "Eh, cewek,.. nih ada surat dari teman saya ?" "Dari siapa ya ?" tanyanya kebingungan. Sammy menunjuk pada F1do dan Kenken di pinggir lapangan yang sedang cengengesan. Cewek kece itu membuka surat F1do dan Kenken. "Hai cantik.... Kenalan donk... Kamu udah punya pacar belum ? Kalo belum, idihhhh malu donk.... masa udah gede belum punya pacar ? Salam F1do + Kenken" Jadilah Kenken pacaran dengan cewek kece tersebut. Sedangkan F1do dapat sisa-sisanya doank, hihihihi... Kenangan tak terlupakan di acara Class Meeting. ------------------------------------------------ F1do sedang bengong di pinggir lapangan ketika tampak Kachu menghampiri F1do. "Eh, F1d... bengong aja loe... ayam gua gara-gara bengong, mati tau nggak loe ?" "Nggak, Chut..." "Iya, dia bengong di tengah jalanan. Hehehe..." "Laen donk, Chut... Dia kan di tengah jalanan, kalo gua di pinggir lapangan, hehehe juga..." "Kenapa bengong, F1d ?" "Nggak... cuma liatin anak-anak happy aja..." "Terus loe happy nggak ?" "Happy ya ya ya happy ye ye ye aku senang jadi anak Tuhan..." "Yee... kok malah nyanyi ?" "Suka-suka ah." "Gua nemenin loe ya, bengong juga" "Hehehe, up to you deh, Chut." Di antara keramaian acara Class Meeting itu dan kegembiraan hati Kenken, terlihatlah dua mahluk jelek sedang bengong di pinggir lapangan. Asal aja jangan keterusan, lama-lama bengong bisa jadi bagong, huehuehue... ------------------------------------------------ Sampai akhirnya di penghujung akhir acara Class Meeting yang tiada berujung soalnya nggak tahu ujungnya di mana, Pak Kepsek mengadakan salam penutupan. "Shalommmmm... Anak-anak Gaz-Millenium, walau acara Class Meeting ini agak berjalan kurang lancar, tapi Bapak paksa-paksain puas dalam hati. Tapi dari awal hingga akhirnya perjalanan sang musafir eh salah, perjalanan acara Class Meeting ini, memang tiada sempurna. Seperti ada peribahasa, tak ada gading yang tak retak, begitu juga, tak ada maling yang tak dijitak. Walaupun kalian agak belum dewasa sebab kasus perkelahian tim basket itu, tapi Bapak yakin suatu saat kalian bisa dewasa, dan menikah serta akhirnya hidup berbahagia bersama pasangan kalian, punya anak, punya cucu, buyut, cicit, dan seterusnya. Dan Bapak yakin kalian tidak akan bisa pernah melupakan acara ini seumur hidup kalian. Dengan sekian, Bapak tutup acara Class Meeting ini..." Anak-anak menyambut dengan sorak sorai dan applause yang panjang. Tak sengaja Felicia berteriak, "Hidup Bapak Kepala Sekolah !!!" Opie mencolek Felicia dan bertanya dengan polos, "Emang kemaren Pak Kepsek mati ya ?" Hihihi... Opie... Opie... ------------------------------------------------ -----(END)-----