CARTOON HEROES
Cerpen F1do - Cartoon Heroes ------------------------------------------------------------------------------------------------- Created by : Freedi Djajadi July 20th 2000 -We are what we supposed to be Illusion are your fantasy We are the cartoon heroes... Gubrak ! Bumi gonjang ganjing, langit ginjang ginjung ketika ada monster kantong (nggak ngerti ya ? Pocket Monster, dodol... !) ngamuk di kota Jakarta. Orang-orang pada berlarian ke sana kemari termasuk ada yang lari ke WC saking mulesnya ! Huehuehue... Tampak monster kantong menggigit-gigit pantat orang yang sedang berlarian itu. "Tobattttt...!!! Tobattttt !!!" teriak-teriak orang itu. "Tolonggggg... Lontonggggg....!!!" teriak tukang lontong. "Kita perlu seorang pahlawan untuk menolong kita !!!" Nun jauh disonoooooooooooooooooo (saking jauhnya...) ada seorang yang nggak meyakinkan dari tampang dan kantongnya (bokek soalnya !) yang bakal jadi pahlawan orang-orang yang panik itu. "Freedoooooooooooo !!!" teriak mama orang itu histeris. "Apa, maaaaa ???" serunya nggak mau kalah histerisnya. "Jangan main batman-batman-an gitu terusssss !!! Bantuin mama jemurin seprei yang kamu ompolin itu kenapa..." "Tapi ma... Freedo kan nanti udah gede mau jadi batman !" "Udah diem !" Mama Freedo ngelempar seprei yang minta ampun itu baunya ke muka si Freedo ampe Freedo gelagapan. "Ih... sebel dehhhh... Cutex banget seh..." Tapi Freedo tetap ngejemur seprei yang minta ampun itu baunya. Selagi dia menjemur, tiba-tiba di kantong celananya bunyi sesuatu yang bikin dede kecilnya agak kegelian. "Haloo... Haloo... Bisa dicopy gitu ganti ?" "Kopinya habis pak. Gimana kalo susu ?" "Freedoooooooo jangan main-main ! Ini Profesor Ohara ! Bumi sedang diserang oleh monster kantong !" "Wahhhhh... gawat donk !" "Iya ! Kalo di rumah sakit sih udah masuk aysiu !" "Apa tuh aysiu ?" "ICU, goblog !" "Oh... aisi aisi !" "Apa tuh aisi ?" Profesor balik bertanya. "IC, goblog !" "Yeee... bales nih yeeee" "Iya nih yeeee...." "Freedoooo... serius donk !" "Tapi saya lagi ngejemur seprei, Prof !" "Udah pake tuh seprei di leher kamu ! Cepatttttt !!! Kamu terbang ke bumi !" Freedo segera menuruti perintah Profesor, melingkarkan seprei ke lehernya dan segera terbang dengan kecepatan orang lagi sakit perut ke bumi. Wus ! Wus ! Wus ! Cring ! Cring ! Cring ! Lumayan deh terbang dengan kecepatan segitu, nggak pernah ganti apa-apa (Panther kali...) :P Sesampai di bumi, Freedo melihat banyak orang-orang yang lari tanpa arah. Ada yang langsung nyemplung ke kali, ada yang langsung masuk ke restorant untuk makan, pokoknya macam-macam deh. Ampe bingung deh ngelihatinnya, soalnya mahluk bumi nggak beda tampang-tampangnya kayak monster kantong itu (imut-imut tapi kebanyakan sih amit-amit ! Hihihi... !) "Hoiiiiiii !!!! Stop dulu main lari-lariannyyyaaaa !!!" teriak Freedo dengan suara menggelegar gahar buanget. Ih seremmmm... Orang-orang menengok ke arah Freedo yang lagi melayang-layang terbang di udara dengan jurus nhikung eh chi kung. "Huaaaaaa !!! Ada monster kantong yang lainnnnn !!!" seru mereka. Freedo senyum-senyum sendiri kegeeran, disamain ama monster kantong itu yang imut. "Yeeeee... ini gimana sih orang bumi rada tulalit... orang mau ditolongin malah ngerongongin. Temen Bona kali si rong rong..." Belum sempat ngocol kebanyakan, monster kantong menyerang Freedo dari belakang. "Pika... Pika... !" Freedo yang diserang berantai dari belakang sangat terkejut, dan terjadilah perkelahian seru antara Freedo dengan monster kantong itu. Bak ! Buk ! Pow ! Thud ! Klud ! Eeeyowww !!! Lebih seru dari perkelahian antar elite politike deh pokoknye... (idihhhh kok jadi kebetawi-betawian sih...) Setelah berkelahi selama 40 hari 40 malam yang nggak bisa dijelasin disini karena saking kepanjangannya kalo gua ngetikin, akhirnya ringkas cerita and pada titik kesimpulannya, Freedo menang atas monster kantong itu. Kan kebaikan dimana-mana selalu menang. Ya nggak ? Nggak kalik yeeeee... "Hidup Freedo ! Hidup Freedo !!!" Massa berteriak-teriak histeris menyambut kemenagan Freedo yang sudah agak capek itu ngos-ngosan habis ngelawan monster kantong. Freedo jadi cengengesan sendiri dielu-elukan gitu. Apalagi ada seorang cewek cantik yang mendekati dan ingin menciumnya... Tapi... Nggak jadiiiii !!! "Ihhh... bau ompollll !!!" Freedo jadi ngeh jubah kebesarannya yaitu seprei nyokapnya bau ompol. Aduh jadi malu deh.... Miauwwwwwwww !!! Malu-malu anjing, hihihi... "Oke deh... Kalo ada monster-monster lagi jangan segan-segan call saya... Tapi cari lawannya yang gampang sedikit. Yang tadi berat banget tuh... susah dikalahinnya. Oke deh, ini kartu nama saya..." Dengan sentilan angin membelah matahari, Freedo mengukir nama dan alamat di tembok sebuah gedung. Dan dengan segera, Freedo terbang membelah awan, menghilang dari pandangan orang-orang bumi yang tercengok-cengok memandangnya. Salah seorang di antara mereka menegur mereka, "Hey ngapain tercengok-cengok begitu ! Dia tidak bakal datang dengan cara seperti gitu lagiiii, tahu nggak !!!" Iya sih... masak Freedo disamain ama Yesus sih... nggak janji deh... hehehe... Keepin' peace on earth, okie dookie ? -----(END)-----