Nama Kue : “KUE PERNIKAHAN”
Bahan :
1 pria sehat,
1 wanita sehat,
100% Komitmen,
2 pasang restu orang tua,
Bumbu:
1 bungkus doa,
1 juta Kasih sayang,
Coklat humor secukupnya,
4 buah rekreasi,
2 sendok telpon-telponan, SMS-2 an
5 kali ibadah/hari
Tips:
Pilih pria dan wanita yang baik, usahakan yang baru/original. Pastikan sudah matang dan siap untuk diolah.
- (sebaiknya dibeli di toserba bernama TEMPAT IBADAH, walaupun agak jual mahal tapi mutunya terjamin.)
- Jangan beli di pasar yang bernama DISKOTIK atau PARTY karena
walaupun modelnya bagus dan harum baunya tapi kadang menipu konsumen atau kadang menggunakan zat pewarna yang bisa merusak kesehatan.
- Gunakan Kasih sayang cap "DAKWAH" yang telah mendapatkan penghargaan ISO dari Departemen Kesehatan dan Kerohanian.
Cara Memasak:
- Pria dan Wanita dicuci bersih, buang semua masa lalunya sehingga tersisa niat yang murni.
- Siapkan loyang yang telah diolesi dengan komitmen dan restu orang tua secara merata.
- Masukkan Pria dan Wanita kedalam loyang dan panggang dengan api ijab-qobul sekitar 30 menit didepan penghulu.
- Tuangkan 1 bungkus doa.
- Biarkan sebentar hingga matang lalu angkat.
- Hiasi dengan ibadah warna putih dan kasih sayang warna merah. (warna tergantung selera)
- Taburi dengan coklat humor secukupnya.
- Letakkan buah rekreasi di atas kue supaya kelihatan lebih cantik.
- Sajikan di atas piring bernama “Rumah Tangga Sakinah”.
- Kue siap dinikmati.
Catatan:
- Kue ini dapat dinikmati oleh pembuatnya seumur hidup.
- Bisa dinikmati dalam keadaan panas atau dingin, kapan aja deh. 
- Supaya kue bisa awet/tahan lama, jangan lupa tambahkan doa, humor segar, rekreasi sesuai selera.
- Trus jangan lupa juga telepon-teleponan / SMS-2 an / Email-2 an.
“Slamat mencoba”