As we grow along together, hand in hand working all along
So in love, I with you and we all know what to do, So in love in the word of Allah
As we work and be together, at the start thingking how about
Showing love I with you, no one else as me and you, So in love so much in love
We grow along together, I tell you I need you all so much
I love I show you my carring, can you tell me in my thought
As we work you and I together, we will life and be together till we die
So in love I with you I just can’t wait to say I do
So in love in the word of Allah, so in love are you and I
Sister (or brother), I hope you realise that you mean so much to be
For everything that I ever want, and I don’t want to lose
To have what is needed by everybody in this world
I just wanna have special sister (or brother) like you forever
(Lirik : Snada, Ukhuwah)
***
Semua telah berbicara tentang sahabat. Izinkan saya untuk mempersembahkan tulisan ini kepada para sahabat sekaligus saudara-saudara seperjalanan. Tanpa mereka, hidup ini seakan tak berwarna. Berhimpun di dalam sebuah jamaah hingga terwujud amal jam’i yang nyata. Tak dipungkiri, sahabat hadir dalam setiap moment hidup kita. Sahabat adalah mereka yang berbagi dalam suka maupun duka, dalam keadaan lapang maupun sempit.
Jadi teringat dengan sahabat-sahabat saya. Sungguh indah ukhuwah yang selama ini terjalin. Saling mengingatkan, saling membantu, saling mendahulukan, saling memahami, dan sebagainya. Semua terjalin dalam satu benang, benang ukhuwah, ukhuwah berlandaskan keimanan. Masih ingat pula kala bahu-membahu merancang berbagai agenda dakwah, masih teringat pula kala bahu-membahu dengan kesungguhan menyuarakan kebenaran. Saya pun teringat dengan sahabat-sahabat saya di dunia maya. Mereka pun tak lepas dari kehidupan ini. Bahu-membahu saling membantu sesama walau tak pernah bertatap muka, hanya huruf demi huruf yang mengalir dari tuts keyboard komputer.
Begitulah cinta adanya. Cinta yang melandasi ini semua. Cinta yang berlandaskan keimanan kepada Allah subhanahu wa ta’ala yang mampu meluapkan keegoisan untuk sama-sama menjaga dalam bingkai ukhuwah. Sahabat adalah amanah Allah juga. Ia pun harus tetap dijaga hatinya jangan sampai tersakiti. Ukhuwah hakikatnya adalah seberapa besar kita memberi dan memahami saudara kita, bukan seberapa besar kita mendapatkan sesuatu dan difahami oleh orang lain, karena hakikat cinta adalah memberi yang terbaik untuk yang kita cintai. Layaknya orang-orang beriman yang mencintai Allah dan RasulNya, mereka akan senantiasa memberi yang terbaik untuk Allah dan RasulNya.
Sahabat, tak cukup setahun atau dua tahun untuk mengenal dan memupuk ukhuwah ini. Pun tak tahu entah sampai kapan persahabatan ini terjalin. Sampai menikah? Sampai tua? Tidak, bahkan sampai mati pun tak cukup jalinan indah ini terukir. Persaudaraan ini akan tetap terajut sampai kita di surga, bersama orang-orang yang saling mencintai karena Allah.
NB : Maafkan segala kelemahan dan kekurangan diri yang pernah membuat saudara-saudara terdzolimi. Kepada Allah saya mohon ampun. Tulisan ini untuk seluruh saudara yang pernah mengenal saya.