Semua adalah yang terbaik

Alkisah di sebuah kerajaan, tinggallah seorang raja dengan seorang sahabatnya. Sahabat sang raja memiliki kebiasaan untuk berucap, " Ini adalah yang terbaik" dalam kondisi apa pun. Mereka berdua telah lama bersahabat. Suatu hari, sang raja mengajak sahabatnya tersebut untuk ikut berburu dengannya. Ketika mereka sudah sampai pada tempat buruan, sahabat tersebut tengah bersiap-siap untuk membidik mangsanya. Tiba saatnya melepas tembakan, tiba-tiba 'Der.." tembakan itu tidak hanya mengenai ,mangsa buruannya saja, tapi juga mengenai jari telunjuk sang raja, akibatnay jari telunjuk sang Raja putus. Walhasil, sang Raja sangat marah dengan sahabatnya itu, tetapi apa yang dilakukan oleh sahabat tersebut? Ia mengatakan, " Ini adalah yang terbaik.". "Apa kamu bilang?" bentak raja. "Iya, ini yang terbaik raja." "Pengawal, segera masukkan dia ke penjara!" . Serta merta, sahabat sang raja pun digiring ke penjara. Di dalam penjara, sahabat itu tetap berkata, "Ini adalah yang terbaik"
Beberapa hari berikutnya, sang Raja pun kembali berburu dengan pengawal-pengawalnya. Namun, mereka tersesat pada sebuah komunitas kerajaan kanibal. Akhirnya pasukan sang Raja terkepung. Semua pengawal dan juga raja, disandera untuk dijadikan santapan. Satu persatu, para pengawal itu dipotong-potong tubuhnya untuk dijadikan santapan, layaknya sop daging sapi. Tiba giliran sang raja untuk dijadikan santapan. Tetapi sebelum dijadikan santapan, kerajaan kanibal memiliki tradisi untuk memeriksa setiap korban yang akan jadi santapan. Korban tersebut tidak boleh cacat. Setelah diperiksa, prajurit dari kerajaan kanibal itu melaporkan pada rajanya, "Raja, dia cacat. Jari telunjuknya tidak ada." "Segera lepasakan dia." Selamat raja tersebut. Segera ia kembali ke kerajaannya. Selama dalam perjalanan pulang, ia bersyukur sekali dengan keadaan jari telunjuknya. Sesampainya di kerajaan, ia langsung menyuruh pengawalnya untuk segera membebaskan saudaranya.
"Terimakasih sahabatku, benar apa yang kau katakan, memang inilah yang terbaik. Dengan kondisi jari telunjukku yang tidak ada ini, aku selamat dari kekejaman kerajaan kanibal. Maafkan aku sahabatku". "Tak apa, inilah yang terbaik, mungkin kalau aku tidak kau tahan, pastilah aku juga sudah disantap oleh kerajaan kanibal tersebut."
* * * *
Semua yang terjadi pada diri kita adalah yang terbaik. Percayalah pada setiap hasil yang kita dapatkan itu adalah hasil terbaik yang Allah berikan pada kita setelah ikhtiar maksimal kita lakukan. ?boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal ia baik bagimu dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.? (Qs. Al-Baqarah :216) Dan insyaallah ini adalah yang terbaik bagi sahabat-sahabatku semua yang telah membaca cerita ini.