<<<::::You dont have Permissionz For This File Access Denied::::>>>

Tujuan mempelajari System Operasi

Tujuan yang hendak dicapai dalam memepelajari system operasi adalah:

a.      Tujuan tertinggi belaja system operasi adalah agar dapat merancang sendiri atau memodifikasi system operasi yang telah ada sesuai kebutuhan khusus kita.

b.      Agar dapat menilai system operasi dan memilih alternatif system operasi sesuai tujuan pe,mbangunan system. Keputusan pemilihan system operasi merupakan keputusan utama dan mendasar dalam instalasi system komputer.

c.      Pemakai harus berinteraksi dengan system operasi untuk menyelesaikan tugasnya karena system operasi merupakan antarmuka utama dalam hubungan dengan system komputer. Mempelajari system operasi dapat meningkatkan pemanfaatan sytem operasi, sehingga meningkatkan kinerja system komputer.

d.      Banyak konsep dan teknik pada system operasi yg dapat di terapkan pada pembangunan aplikasi-aplikasi lain.

II.                 Fungsi dan Sasaran System Operasi:

Dua hal yang merupakan tugas utama system operasi adalah:

1.      Pengelola seluruh sumber daya system komputer ( resource manager )

Artinya mengelola seluruh sumber daya yang terdapat pada system komputer

2.      System operasi sebagai penyedia layanan ( extended/virtual machine )

Artinya system operasi menyediakan sekumpulan layanan ( disebut system calls) ke pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan penggunaan atau pemanfaatan sumber daya system komputer.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

 

 

PROSES

Proses adalah entitas dinamis. Proses berisi instruksi dan data, program counter dan semua register pemroses dan stack sementara seperti paramenter rutin, alamat pengirim dan variable-variable local.

Proses merupakan unit kerja terkecil yang secara individu memiliki sumber daya sumber daya dan dijadwalkan system operasi.

Operasi-operasi pada proses :

  1. Penciptaan proses
  2. Penghancuran/terminasi proses
  3. Penundaan proses
  4. Pelanjutan kembali proses
  5. Pengubahan prioritas proses
  6. Mem-block proses
  7. Membangunkan proses
  8. Menjadwalkan proses
  9. Memungkinkan proses proses
  10. Memungkinkan proses

 

 

 

 

PERANGKAT LUNAK MASUKKAN/KELUARAN (I/O)

 

Pengelolaan perangkat masukkan/keluaran merupakan aspek perancangan system operasi yang terluas disebabkan sangat beragamnya perangkat dan begitu banyaknya aplikasi dari perangkat-perangkat tersebut.

Manajemen perangkat masukkan/keluaran mempunyai beragam fungsi, diantaranya :

  1. Mengirimkan perintah ke prangkat masukkan/keluaran agar menyediakan layanan
  2. Menangani ienterupsi perangkat masukkan/keluaran.
  3. Menangani kesalahan pada perangkat maukkan/keluaran
  4. Menyediakan antarmuka ke pemakai.

 

Perangkat masukkan/keluaran merupakan komponen yang paling banyak jenisnya dan dapat dibagi dengan criteria sebagai berikut :

  1. Berdasarkan sifat aliran datanya :
    1. Perangkat berorientasi blok

Perangkat ini menyimpan informasi dan menukarkan (menerima/mengirim) informasi sebagai blok-blok berukuran tetap, Contoh:

-   Disk

-   Tape

-   CD ROM

-   Optical Disk

    1. Perangkat berorientasi aliran karakter

Perangkat ini merupakan yang mengantar atau menerima aliran karakter tanpa peduli membentuk suatu struktur blok.

Contoh :

-         Terminal

-         Line Printer

-         Pita Kertas

-         Kartu-kartu berlobang

-         Antarmuka jaringan

-         Mouse

  1. Berdasarkan sasaran komunikasi
    1. Perangkat yang terbaca oleh manusia

Perangkat yang cocok untuk komunikasi dengan manusia.

Contoh :

VDT (Video Display Terminal) terdiri dari monitor, keyboard dapat ditambah dengan mouse.

b. dengan mouse.

    1. Perangkat yang terbaca oleh mesin

Perangkat yang cocok untuk komunikasi dengan perangkat elektronik.

Contoh :

-         disk dan tape

-         controller

-         actuator

    1. Untuk Komunikasi

Perangkat yang cocok untuk komunikasi dengan perangkat jarak jauh.

Contoh :

Modem

 

Prinsip manajemen perangkat masukkan/keluaran :

Dua hal yang menjadi sasaran perancangan manajemen perangkat masukkan/keluaran, yakni :

  1. Efesiensi :

Hal ini merupakan aspek penting karena operasi masukkan/keluaran sering

Merupakan operasi yang menimbulkan bottleneck.

  1. Generalitas :
  2. Manajemen eralitas :

Manajemen perangkat masukkan/keluaran selain masukkan/keluaran selain

berkaitan dengan kesederhanaan bebas kesalahan, juga menangani perangkat

secara seragam dari cara proses memandang maupun cara system operasi mengelola perangkat dan operasi masukkan/keluaran.

Dalam system operasi UINX/Linux semua perangkat masukkan/keluaran menjadi bagian dari system file sebagai special file. System operasi ini menyimpan daftar perangkat di directory /dev. Perangkat dimiliki super user (root). Tiap perangakt masukkan/keluaran diberikan satu nama file, contoh :

/dev/tty1 -terminal 1

/dev/tty2 -terminal 2

/dev/fd0 -fixed disk 1

/dev/fd1 -fixed disk 2

/dev/hda -Hard disk IDE 1

/dev/hda1 -Partisi 1 hard disk IDE 1

Special file dapat diakses seperti umumnya file. Mekanisme ini mempermudah pemprogaman karena pemakaian perangkat masukkan/keuaran dapat dilakukan seperti pengaksesan file.

Proteksi terhadap perangkat dilakukan seperti proteksi ke file.

Kendali Masukkan/keluaran

a). Output Redirection

Dua operator yang dapat digunakan untuk direct output ke dalam suatu file adalah

: > dan >>. Operator > menghasilkan file baru yang berisi keuaran atau menindas i

isi file yang sudah ada. Sedangkan operator >> manambahkan hasil keluaran baru

ke akhir file yang disebutkan.

Contoh :

$ls > hasil

$ls >> hasil

b). Input Redirection

Dua hal yang dapat menjadi sumber masukkan dalam peintah Linux. Program

seperti ls dan find mendapatkan inputnya masing-masing dari baris perintah

dengan option dan file name yang bersangkutan .

Sedangkan program lain seperti langsung cat dapat mendapatkan datanya dari

standart input sebaik seperti langsung dari baris perintah.

Contoh :

$cat < hasil

c). Redirecting error Messages

Biasanya pesan kesalahan akan ditampikan ke layar, tetapi pesan kesalahan dapat

juga diarahakan.

 

 

MANAJEMEN FILE

 

 

Sasaran dan Fungsi System manajemen File :

File mempunyai sifat :

    1. Persisten :

Informasi dapat formasi dapat bertahan meski proses yang membangkitkannya berakhir atau meskipun catu dayanya dihilangkan

    1. Size

File umumnya berukuran besar, memungkinkan menyimpan informasi yang sangat besar untuk disimpan.

    1. Sharability

File dapat digunakan banyak proses mengakses informasi secara konkuren.

Sasaran Manajemen File

Pengelolaan file adalah kumpulan perangkat lunak system yang menyediakan layanan-layanan yang menyediakan layanan-layanan berhunbungan dengan pengunaan file ke pemakai atau aplikasi .

Adapun sasaran system file adalah :

  1. Memenuhi kebutuhan manajemen data bagi pemakai
  2. Menjamin data pada file adalah valid
  3. Optimasi kerja
  4. Menyediakan dukungan masukkan/keluaran beragam tipe perangkat penyimpan
  5. Meminimalkan atau mengeliminasi potensi kehilangan atau perusakkan data
  6. Menyediakan sekumpulan rutin antarmuka masukkan/keluaran
  7. Menyediakan dukungan masukkan/keluaran banyak pemakai di system multiuser

Fungsi Manajemen File

Beberapa fungsi diharapkan dari pengelolaan file adalah :

  1. Penciptaan, modifikasi dan penghapusan file
  2. Mekanisme pemakai file secara bersama
  3. Kemampuan backup dan recovery untuk mencegah kehilangan kerena kecelakaan atau dari upaya penghancuran informasi
  4. Pemakai dapat mengacu file dengan nama simbolik (sysmbolic name) bukan mengunakan penamaan yang mengacu perangkat fisik
  5. Pada lingkungan sensitive dikehendaki informasi tersimpan secara aman dan rahasia
  6. Sistem file harus menyediakan antarmuka user-friendly.

Mekanisme Pemakaian File Bersama

Menyediakan beragam tipe pengaksesan terkendali seperti :

  1. Read Acces (pengendalian terhadap akses membaca)
  2. Write Acces (pengendalian terhadap akses memodifikasi)
  3. Exexute Acces (pengendalian terhadap akses menjalankan program)
  4. Maupun kombinasi lainnya

Pada lingkungan sensitive dikehendaki informasi tersimpan aman dan rahasia, Lingkungan ini seperti :

  1. Elelctronic fund transfer system
  2. Criminal record system
  3. Medical record system
  4. Dan sebagainya.

System file menyediakan enkripsi dan depkripsi untuk menjaga informasi hanya digunakan oleh pemakai yang diotoritasi saja.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

 

Dalam system operasi Linux beberapa operasi Linux beberapa perintah yang dapat untuk melihat proses yang sedang berlangsung :

  1. Perintah ps

Perintah ini digunakan untuk melihat proses yang sedang terjadi pada suatu waktu. Contoh :

$ps

  1. Perintah top

Perintah ini menyediakan fasilitas untuk melihat aktivitas prosesor pada real time. Menampilkan daftar kerja CPU secara intesitif berproses pada system dan dapat menyediakan suatu antarmuka interaktif untuk manipulasi proses. Top dapat mengurutkan proses dengan CPU, memori dan runtime yang digunakakn. Akan dapat lebih baik di konfigurasikan dengan standatf top dari proccps suite.

Syntac yang digunakan :

$top

  1. Perintah dmesg

Mencetrak suatu system boot log yang dapat digunakan untuk mendiagnosa masalah �masalah system

$dmesg

  1. Perintah dump

Membuatsuatu bacup dari directory tertentu

$dump

  1. Perintah ldd

Menampilakan shared librariees untuk menjalakan suatu program

-d Merelokasikan fungsi-fungsi dan melaporkan fungsi-fungsi yang hilang

-r Merelokasi data dan fungsi serta melaporkan obyek obyek yang hilang

-v Mencetak nomor versi ldd

-V Mencetak versi dynamic linker (ld.so)

Syntack nya adalah

$ldd [option] program

  1. Perintah nice

Perintah ini berfungsi untuk menjalankan suatu proses dengan prioritas yang lebih rendah

+n Menambahkan n pada harga nice (membuat prioritas lebih tinggi)

-n Mengurangi n dari harga nice (membuat prioritas lebih rendah)

Syntacknya adalah

$nice [option] program

  1. Perintah kill

Perintah kill mengirimkan sinyal khusus kepada proses khusus atau group.

Syntacknya adalah

$kill [signal] [PID]

  1. Perintah bg

Perintah ini membuat proses menjadi dijalankan sebagai proses background.

$bg

  1. Perintah fg

Perintah ini membuat proses menjadi dijalankan sebagai foreground

$fg

  1. Ctrl-S

Perintah mengirimkan signal penundaan ke proses background

  1. Ctrl-C

Perintah ini mengirimkan signal untuk penghentian ke proses foreground

  1. Perintah sleep

Perintah ini fungsinya untuk menunda proses untuk beberapa saat

Contoh :

$sleep 20 s

Maka akan menunjukkan prompt berikutnya akan ditunda selama 20 detik

Nb: Untuk mebatalkannya tekan Ctrl-C atau Ctrl-X , bisa juga Ctrl-Z

  1. Perintah w

Perintah ini digunakan untuk mencetak nama loginsiapa yang log on ke system tersebut.

$w

  1. Perintah who

Perintah ini digunakan untuk mencetak nama login, tipe terminal, waktu login, dan nama host remote dari masing masing pengguna logged-on

$who

  1. Perintah vmstat

Perintah ini untuk menampilkan statistik memori virtual

$vmstat

  1. Perintah uptime

Perintah ini untuk menampilkan berapa lama system anda telah berjalan

$uptime

  1. Perintah free

Menampilkan jumlah memori yang terpakai dan yang kosong dalamn suatu system

-b Menampilkan memori dalam byte

-k Menampilkan memori dalam kilobyte

-m Menampilkan memori dalam megabyte

-s n Mengulang perintah dalam n detik

-t Menampilkan hasil total penjumlahan

#free [option]

  1. Perintah printenv

Menampilkan environmental variable saat ini (default)

  1. Perintah pstree

Perintah ini gunanya untuk menampilkan hubungan parent-childsecara jelas dalam bentuk tree, sama dengan $ps

-a Menampilkan agrumen baris perintah

-c Menampilkan subteree secara lengkap

-l Menampilkan baris baris perintah yang panjang

-p Menampilkan Identitas proses

$pstree [option] [proses-id]

  1. Perintah uname

Menampilkan informasi system dan kernal

-a Menampilkan seluruh informasi

-m Menampilkan tipe mesin

-n Menampilkan nama host mesin

-p Menampilkan tipe recorder

-r Menampilkan keluaran system operasi

-s Menampilkan nama system operasi

-v Menampilkan tanggal komplikasi dari system operasi

$uname [options]

  1. Perintah halt

Perintah ini berfungsi untuk mematikan Linux dan mematikan komputer

-f Operasi untuk mematikan

-i Mematikan semua antarmuka jaringan sebelum mematikan

system

- n Tidak memindahkan buffer in-memori ke disk sebelum

mematikkan

-r Mematikan system

$halt [option]

  1. Perintah reboot

Perintah ini berfungsi untuk menghentikan Linux dan me-restart komputer

-i Mematikan semua antarmuka jaringan sebelum melakukan

reboot

-f Operasi untuk mematikan

-n Tidak memindahkan buffer in-memory ke disk sebelum proses

booting

$reboot [options]

  1. Perintah shutdown

Perintah ini berfungsi untuk me logoff administrator, mematikan Linux

-c Menghentikan proses mematikan komputer

-f Melakukan boot ulang dengan cepat

-h Mematikan system setelah menghentikan semua proses

-k Mengirim pesan pemberitahuan tetapi tidak mematikan system

-r Melakukan boot ulang system setelah menghentikan semua

proses

-t Menentukkan waktu antara pesan dan sinyal perhatian

$shutdown [options] time [messages]

 

 

  1. Perintah stty

Perintah ini untuk mencetak atau mengubah karakteristik terminal

$stty

  1. Perintah tty

Perintah ini digunakan untuk mencetak nama file yang terhubung dengan standart input

$tty

  1. Pipeline

Sysbol ( | ) menyebabkan standart output dari program dari sisis kiri pipe akan dilewatkan langsung ke standart input program pada sebelah kana sysmbol pipe

Example :

$ls �l | wc

$ls �l/ect | more

  1. Perintah df

Perintah ini gunanya untuk memberikkan keluaran berupa space yang bebas dan tersedia pada seluruh storage device yang di mount

-a Menampilkan informasi semua system file

-I Menampilkan informasi inode

-t type Menampilkan informasi mengenai tipe system file tertentu

-T Mencetak tipe system file

-x type Tidak mengikut sertakan tipe system file tertentu daru output

-help Menampilkan cara pengunaan

$df [option]

  1. Peintah du

Perintah ini gunanya untuk menampilkan informasi penggunaan disk

-a Menampilkan informasi pengunaan untuk semua file

-b Menampilkan penmgunaan dalam byte

-c Menampilkan grand total pengunaan

-k Menampilkan pengunaan dalam kilobyte

-s Menampilkan total penggunaan disk tanpa penjelasan detail per

directory

$du [option] [file/directory]

  1. Perintah ls

Perintah ini untuk menampilkan isi suatu directory

Option

-a Menampilkan semua file atau directory yang berawalan dengan

tanda(.).

-f Menampilkan file atau directory tanpa proses sortir

-F Menampilkan tanda slash (/) untuk directory , tanda asterik (*) untuk

file yang bersifat executable, tanda add(@) untuk file yang bersifat

sysbolic link, tanda (=) untuk socket, tanda(%) untuk whiteout dan

vertikal bar (|) untuk FIFO.

-l Menampilkan file directory dalam tampilan lengkap yaitu terdiri dari

nama file, ukuran , tanggal dimodifikasi, pemilik, group, dan mode

atau attributnya.

-R Jika terdapat directory, isi directory itu juga aka ditampilkan

$ls

  1. Perintah info

Perintah ini digunakan untuk memberikan informasi tentang file yang bersangkutan.

$info [nama_file]

  1. Perintah cp

Untuk menyalin file atau copy. Misalnya untuk menyalin file1 menjadi file2

Optionnya :

-a Menyimpan atribut file

-b Membuat backup

-d Menyalin hanya link saja

-i Memberikan interaksi dengan user mengenai permission suatu file

sebelum menimpa file dengan file lain

-p Menjaga ownership, permission dan time stamp file

-R Menyalin file dalam semua subdirectory secara rekursif

-s Membuat link symbolic saja

$cp [option]

  1. Perintah mv

Perintah ini gunanya untuk memindahkan filem

-b Membuat suatu backup

-f Menghapus suatu file tanpa interaksi dengan user

-i Melakukan interaksi dengan user mengenai permission suatu file

sebelum menimpa file tersebut dengan file

-v Menampilkan nama file sebelum memindahkannya

$mv [option] [nama_file]

  1. Perintah touch

Perintah ini gunanya untuk membuat suatu file atau mengupdate time stampnya

-a Mengubah akses waktunya saja

-c Berhenti melakukan touch jika filenya tidak ada

-d time Menggunakan waktu yang telah ditentukan

-m Menggunakan waktu dari file dan bukan waktu saat ini

$touch [option]

  1. Perintah chmod

Perintah ini gunanya untuk mengubah permission file

$chmod [option] [nama_file]

  1. Perintah find

Perintah ini gunanya untuk mencari file berdasarkan kriteria seperti nama, ukuran, dll

$find [nama_file/kata-kata_umum]

  1. Perintah locate

Perintah ini gunanya untuk mencari file berdasarkan database yang di update secara berkala

$locate

  1. Perintah look

Perintah ini gunanya untuk mencari suatu strung dalam file dan juga digunakan sebagai libararu perintah untuk kata-kata yang ditemukan dalam directory /usr/dict

$look [option]

  1. Perintah whereis

Perintah ini guunanya untuk mencari file-file binary, halaman manual , dan source untuk suatu perintah

-b Hanya mencari binary

-m Hanya mencari halaman manual

-v Hanya mencari source

$whereis

  1. Perintah which

Perintah ini gunanya untuk mencaria file dari suatu perintah dalam direrctory yang terdaftar dalam variable PATH

$which

  1. Perintah less

Perintah ini gunanya untuk menampilkan file perhalaman

-? Menampilkan daftar perintah yang dapat digunakan pada perintah less

-p text Menampilkan baris pertama dimana teks ditemukan

-s Mengurangi jumlah baris kosong menjadi satu baris kosong

$less

  1. Perintah cut

Perintah ini digunakan untuk memotong bagian-bagian yang ditemukan dari suatu baris dalam suatu file

-b list Mengestrak karakter pada posisi yang ditenmteukan dalam daftar

-d char Menentukan karakter yang merupakan pambatas file

-f list Mengestrak file yang ditentukan dalam daftar secara default

$cut [option] [nama_file]

  1. Perintah diff

Perintah ini gunanya untuk membandingkan dua file teks

-a Memperlakukan semua file sebagai file tesk

-b Tidak memperdulikan ruang kosong dan mengulang spasi kosong

-c Membuat output dalam format yang berbeda

-d Mencoba mencari set perubahan terkecil

-e Membuat script untuk editor ed untuk mengubah dari file ke file

untuk file

-r Secara rekursif membandingkan file file dengan nama yang sama

dalam semua subdirectory

-s Menginformasikan bahwa aa dua file yang sama

$diff [option] from_file_to_file

  1. Perintah grep

Perintah ini gunanya untuk mencari ekspresi regular dalam teks

-n Menampilkan n baris disekitar ekspresi

-c Menampilkan jumlah baris yang berisi ekspresi

-i Mengabaikan perbedaan huruf besar/kecil

$grep [option] ekspresion file

 

Menjalankan perintah :

$ps

PID TTY STAT TIME COMMAND
         87   2 S    0:00 -bash
         88   3 S    0:00 -bash
       1440   2 S    0:00 pico jilid2.txt
       1443   3 R    0:00 ps
$ps ax
PID TTY STAT TIME COMMAND
         87   2 S    0:00 -bash
         88   3 S    0:00 -bash
       1440   2 S    0:00 pico jilid2.txt
       1443   3 R    0:00 pico jilid3.txt
       8472   1 s     0: 00 �kill
       .. . . ..  .... .. .. .. ..

9674 3 R 0:00 ps

 

$ps -ef |grep netscape
 lithium      2566      2505     0      18:17:10      pts/5      1:03      /apps/netscape www 
 root       2720      1973     0      19:32:41      pts/8      0:00      grep netscape 

$kill -9 87 [Membunuh proses bash]

 

$ ls -l
 total 8828
 drwxr-xr-x 3 lithium      other      512   Nov 22 18:09      c 
 drwxrwxrwx     3 lithium      sysadmin      14336    Dec 7 13:43      case 
 -rw-------    1 lithium      sysadmin   213   Dec 2 10:51      dead.letter 
 drwxr-xr-x  3 lithium      sysadmin   512   Jul 12 19:14      java 
 drwx------    2 lithium      sysadmin   512   Dec 10 18:51      mail 
 -rw-------    1 lithium      sysadmin  8835  Nov 29 16:21      mbox 
 -rw-------    1 lithium      sysadmin  1709  Sep 11 20:18      proj.c 
 drwxr-xr-x  2 lithium      sysadmin   512   Sep 23 15:21      public_html 
 -rw-r--r--   1 lithium      sysadmin      105472Dec 4 09:34     
test.pbl 
 lrwxrwxrwx     1 lithium      sysadmin    10    Oct 2 18:19         

telnetd

$ls

arpa db kern netbsd sys usr

bin dev lost+found nnetbsd telnetd.core var

boot etc mail proc tmp www

com home mnt sbin udd

 

 

 

$w
6:32pm up 2 day(s), 8:55, 5 users, load average: 1.05, 1.04, 1.05 
User        tty             login@      idle      JCPU       PCPU      what 
root        console       Mon10am      5days      2             /bin/csh -c 
root        pts/3    Tue 7pm   16  11          w 
root        pts/5    Tue 7pm   1   39     25      vi unix.html 
lithium      pts/7    Tue 8am      6:15       2             -csh   
lithium      pts/9       6:09pm   22             ls*|grep [gif,jpg]
phardera      pts/4    Tue 9am      32:33              dir *.jpg (bego)
root        pts/8    Tue 7pm                   w 
 
 

$who

root     tty1     Dec 20 17:47
      elins1118 tty2     Apr 20 17:48
      elins1118 tty3     Apr 20 17:48
        root ttyp0 May 22 11:44
         flory ttyp2 May 22 11:59
          pooh ttyp3 May 22 12:08
 
$ who am i
      cyberservices!cyberbug tty3     Dec 20 17:48
 
$ du -k 
  10      ./gif/icons  
9139       ./gif/koleksi/hentai
 101       ./cgi 
  17       ./project 
 448       ./log 
 926       ./unix
1022  ./unix/eksploit/nt 
 154       ./private/kocok
   1       ./java/rnd 
7822           ./jpg/lith-and-lisa
 
$ df -k
 Filesystem           kbytes       used           avail      capacity      Mounted on 
 /dev/vx/dsk/rtv       288439      135737      123862   53%       / 
 /dev/vx/dsk/usr      481261      186980      246161   44%       /usr 
 /proc          0        0        0        0%       /proc 
 fd             0        0        0        0%       /dev/fd 
 /dev/vx/dsk/var       384585      4309           341826   2%       /var 
 /dev/vx/dsk/opt       481261      113163      319978   27%       /opt 
 swap           1182272  164       1182108  1%       /tmp 
 venus:/var/mail       962576      689352      176976   80%       /var/mail 
 minora:/usr/hd1      3839968      2443160      1012816  71%       /minora/hd1
 mayora:/usr/opr      3839968      2443160      1012816  71%      /home/opr
 
 
$ limit
 cputime        unlimited 
 filesize             unlimited 
 datasize             2097148 kbytes 
 stacksize             8192 kbytes 
 coredumpsize   0 kbytes 
 descriptors    64 
 memorysize       unlimited 
 
 
$ tar cvf berkas.tar berkas1 berkas2
a file1 0K
a file2 0K
 
$ ls -al berkas.tar
-rw-r--r--   1 lithium   se          2048 Jan  4 18:34 berkas.tar
 
$uname �n 
 elins1118
 
$uname �a SunOS elins111 5.3 Generic_101318-36 sun4m sparc
 
 
$ cp berkas1 berkas2
$ mv berkas1 berkas2
$ mkdir temp
$ rm -r temp

$ mount

/dev/hda3 on / type ext2 (rw)

none on /proc type proc (rw)

/dev/hda1 on /dos type vfat (rw)

/dev/hda4 on /usr type ext2 (rw)

$ find . -name *.doc -print

. /public/docs/account.doc

. /public/docs/balance.doc

. /public/docs/statistik/prospek.doc

$pwd
/home/elins09/elins1118
 
 
$ mount
/dev/hda3 on / type ext2 (rw)
none on /proc type proc (rw)
/dev/hda1 on /dos type vfat (rw)
/dev/hda4 on /usr type ext2 (rw)
none on /dev/pts type devpts (rw,mode=0622)
 
$finger root
      Login: root             Name:
      Directory: /root        Shell: /bin/bash
      On since Tue Dec 22 01:10 (PHT) on tty1   1 hour 42  
       minutes idle
       Mail last read Tue Dec 15 09:19 1998 (PHT)
       No Plan.
 
$ finger elins1118
      Login: elins1118                  Name: elins1118
      Directory: /home/elins1118        Shell: /bin/bash
      On since Tue Dec 22 01:10 (PHT) on tty2  8seconds idle
      On since Tue Apr 22 01:10 (PHT) on tty3
      Last login Tue Apr 22 01:13 (PHT) on tty4
      Mail forwarded to "|IFS=' '&&exec /usr/bin/procmail -f-||exit 75
      #elins1118"
      No mail.
      No Plan.
 
elins1118~/)$cd /bin 
elins1118~/bin)$  Berpindah pada directory bin
elins1118~/bin)$cd Command untuk kembali pada home  
                     directory
elins1118~/)$  
 

pada directory /bin praktikan menjalankan perintah ls �al

elins1118~/bin)$ls �al

ls -al
 total 7592 
 drwxr-xr-x 12       root     se       1536     Jun 12 16:15       . 
 drwxr-xr-x 33       root           other 1024      Jun 12 14:10       .. 
 -rw-r--r�-  1       root     se       1366     Jun 12 15:45       .cshrc 
 -rw-r--r�-  1       lithium  se   527  Dec 15 1994      login 
 -rw-r--r--  1       lithium  se   544   Jun 8 11:43      .signature 
 -rw-r--r--  1      lithium  se 1864437  Feb 6 18:22      dyermaker 
 -rw-r--r--  1      lithium  se   225   Jun 12 16:14      form 
 -rw-r--r--  1      lithium  se      3504     Jun 12 16:14      heart.gif 
 drwxr-xr-x 13      lithium  se       1024     Jun 12 16:14      homepage 
 -rw-r--r--  1      lithium  se   143   Mar 14 00:26      hello.c 
 drwx------  2      lithium  se       1024     Jun 12 16:14      mail 
 -rw-r--r--  1      lithium  se   181   Jun 12 16:14      majordomo 
 -rw-r--r--  1      lithium  se      2713     Jun 12 16:14      ring.class 
 drwxr-xr-x  2      lithium  se   512   Jun 12 16:14      slip 
 -rw-r--r--  1      lithium  se     0     Jun 12 16:14      ss1000.ps 

 

 

 

 

$ grep marginal elins

diferent.doc: Catatan: perkataan marginal luas dipergunakan di dalam ilmu ekonomi

prob.rtf: oleh fungsi hasil marginal dan fungsi biaya marginal jika fungsi

prob.rtf: jika biaya marginal dan hasil marginal diketahui maka biaya total

$find / -name chmod -print
     find: cannot read dir /opt/lost+found: Permission denied
     find: cannot read dir /usr/lost+found: Permission denied
     /usr/bin/chmod

 

$mkdir ele resu nib toor

$>log|>user|>bin|>root

$ls �l

total 0

-rw-rw-r-- 1 root root 0 Apr 31 16:00 log

-rw-rw-r-- 1 root root 0 Apr 31 16:00 user

-rw-rw-r-- 1 root root 0 Apr 31 16:00 bin

-rw-rw-r-- 1 root root 0 Apr 31 16:00 root

 

 

$reboot now

$shutdown �r

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kesimpulan

1. Isi direktori /bin umumnya adalah user program seperti:

2. Isi direktori /sbin umumnya adalah program pemeliharaan atau sistem program. Program-program yang disimpan di direktori /sbin ini hanya dapat dieksekusi oleh root. Contohnya adalah sebagai berikut:

3. Pada directory /etc

Direktori ini menyimpan file-file konfigurasi systemwide yang dibutuhkan oleh program-program lainnya. Beberapa file penting di direktori ini misalnya:

4. Pada directory /home

Direktori ini menyimpan direktori masing-masing user yang ada di sistem termasuk HTTPD. Beberapa sistem Linux menyimpan home user root di direktori ini sebagai /home/root tapi ada juga yang menyimpan direktori home user root di direktori / atau root direktori.

5. Mengenai $su .

Untuk login sementara sebagai user lain. Bila user ID tidak disertakan maka komputer menganggap praktikan ingin login sementara sebagai super user atau root. Bila praktikan bukan root dan user lain itu memiliki password maka praktikan harus memasukkan passwordnya dengan benar. Tapi bila praktikan adalah root maka praktikan dapat login sebagai user lain tanpa perlu mengetahui password user tersebut. Example :

$su
 perintah ini digunakan untuk login sebagai root
$su - (nama_user)
 perintah ini digunakan untuk login sebagai user lain
 
 
Script untuk melihat user login: 
1.
 
$vi user_login
$I
$who (esc)
$:wq!
$chmod u+x user_login
$user_login
elins1118 pts/0 Apr 30 16:00
 
2. $w>z chmod u+x z
    grep user z | awk �F:`{print�Jumlah user login:�$z}`
   Tampilan pada layar :
   Jumlah user login : 30 pm up 68 mm,|user,local   
   averange

 

 

 

 

1 1
Hosted by www.Geocities.ws