Sungguh-sunggu Terjadi
Siapa yang tak kenal demokrasi ala negara terkutuk amerika? Well, semua orang rata-rata mengetahuinya. Nah, dalam rangka penegakan demokrasi ala negri yang hobi perang itu, baru-baru ini kedutaan amerika di Kuba “mengajak” Yesus berdemokrasi. Lho, caranya?
Di depan kedutaan tsb ditaruh angka “75”, melambangkan 75 orang tokoh oposisi yg ditahan pemerintah Kuba. Lalu, diletakkan pula pohon natal besar, yang ditempeli foto-foto tokoh yang dipenjara tsb. Langkah provokatif itu tentu saja menuai protes dari para pentolan Kuba. Sampai berita ini diedarkan, belum ada kabar kalau ajakan berdemokrasi itu ditarik apa tidak dari halaman depan kedutaan.
Walaupun amerika membenci Kuba dan Fidel Carstro sampai ke ubun-ubun, tetapi jelas-jelas kalau amerika takut memperlakukan amerika seperti Irak atau Saddam Hussein. Kenapa? Karena penduduk Kuba bukan mayoritas muslim. Jadi… ya, pakai cara yg paling oportunis, pake pohon natal! He he he
Sponsored by: