Bush Doesn’t Care About Black People
Ketika tsunami melanda Aceh, dalam hitungan jam, bantuan mengalir dari berbagai penjuru tanah air. Dan dalam hitungan hari, dunia internasional cepat memberikan uluran tangan. Suku, bahasa, agama dan warna kulit tidak menghalangi mereka untuk membantu Aceh.
Tapi lihatlah ketika Catrina melanda amerika, bush terasa ogah-ogahan membantu rakyatnya sendiri. New Orlean luluh lantak. Para pengungsi kelaparan, kedinginan, kehausan. Sementara regu penolong “life guard”, yang kalau di film-film nampak sangat heroik, 3 minggu kemudian baru masuk kota itu.
Alhasil, ditemukan ratusan korban yang terjebak bajir. Sebagian besar sudah dalam keadaan jadi mayat. Penjarahan pun terjadi di mana-mana. Uniknya dalam menangani musibah itu, masih sempat-sempatnya si bush bersikap diskriminatif, apartheid, rasis.
"Bush doesn't care about black people", demikian komentar Kanye West,
seorang penyanyi hip-hop. "Saya tak suka cara media menyampaikan
berita," lanjutnya. "Ketika mereka melihat orang kulit hitam mereka bilang, mereka penjarah. Ketika mereka melihat kulit putih, mereka bilang, mereka cari makanan".
Statiun televisi NBC, yang menyiarkan wawancara, langsung memotong
adegan itu. Tapi rekaman tayangan wawancara itu terlanjur menyebar di
seluruh dunia. Berikut cuplikan komentar itu, yg sempat saya simpan, saya upload di rapidshare. Silakan klik dan donlod.
http://rapidshare.de/files/5459166/bush_doesnt_care_about_black_people.wmv.html
Agaknya demokrasi ala amerika tak lagi berlaku di negrinya sendiri. Dunia musti belajar demokrasinya Indonesia, barangkali.
Ratusan pesawat tempur melejit ke Irak dan Afganistan dalam tempo
singkat dalam rangka mencabut ratusan ribu nyawa. Di kandang sendiri, bush ogah-ogahan menolong rakyatnya yang berkulit berwarna.
Selamat menyaksikan