T A N G L E

| TKI Sebagai Alat Melatih Ketangkasan |
|
Tentunya kita sering sekali mendengar kata Emansipasi di dalam kehidupan kita sehari-harinya. Emansipasi dapat diartikan sebagai segala usaha atau sesuatu yangdilakukan untuk memiliki hak politik atau persamaan derajat. Bukan hanya Emansipasi Wanita saja yang umum ditemukan di dunia, tetapi juga emansipasi plotik dan emansipasi minoritas. Emansipasi Politik, dimana setiap orang mempunyai hak yang sama di mata hukum, dan Emansipasi Minoritas sebagai tanda persamaan derajat bagi setiap orang di dunia tak peduli itu ialah kelompok mayoritas ataupun minoritas.
Terkait dengan kegiatan Diskriminasi di Amerika Serikat, Tenaga Kerja Indonesia atau biasa di sebut dengan TKI merupakan sebagian dari korban diskriminasi di dunia. Saat ini banyak warga Indonesia yang bekerja di luar negeri, sekita 5 juta orang dan menurut data statistik Badan Kepengurusan TKI, 70% dari mereka merupakan korban aniaya. Keadaan yang sangat tragis bagi kehidupan orang indonesia di luar negeri. Banyak orang mengatakan emansipasi di Indonesia dirasa sudah cukup,pernyataan ini sangat tidak tepat terkait dengan keadaan TKI kita diluar negeri. TKI yang katanya Pahlawan bagi Devisa Negara, justru di luar sana diperlakukan dengan tidak layak. UU yang telah dibuat oleh negara rasanya tidak berfungsi layaknya sebuah hukum yang melindungi warganya, tetap saja masih banyak ditemukannya kasus-kasus yang diselesaikan di luar ranah hukum. Apakah sila ke-5 yang berbunyi “Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia” masih berlaku di Indonesia? Kurangnya penegakan hukum mempengaruhi tingkat keemansipasian di indonesia, kita tidak bisa terus menyalahkan pemerintah sebagai sumber masalah atas hilangnya keadilan di negeri ini, penegakan hukum di indonesia merupakan kewajiban seluruh rakyat, pemerintah hanyalah sebagai sarana penampung aspirasi bagi masyarakat. Pada faktanya banyak warga negara Indonesia di luar negeri yang tidak bersalah justru mendapatkan hukuman yang fatal, seperti hukum pancung ataupun penjara seumur hidup. “TKI JUGA MANUSIA LHO!” yang harus diperlakukan dengan selayaknya manusia, bukan sebagai pemenuh rasa hasrat, atau tempat membalas dendam dan melampiaskan amarah. Jujur saja, saya merasa bosan “masa’ TKI pulang membawa peti mati”, Tki bagaikan sarana untuk latihan menampar dengan baik, meninju dengan baik, dan menendang dengan baik. Hukum harus berjalan sebagai hukum, jangan sampai yang benar menjadi salah dan yang salah menjadi benar, yang hitam menjadi putih dan yang putih menjadi hitam. Hukum harus selalu berada di tingkat yang paling atas. Tingkat emansipasi yang ternyata dapat mempengaruhi tingkat kecerdasan suatu bangsa dapat menjadi sebuah tanjakan atau sebuah modal untuk membawa Indonesia menjadi negara yang lebih baik dan maju serta dapat menyetarakan kedudukannya dengan negara-negara maju lainnya di dunia. |


