Berdiri sendiri
Kamu pernah nga sih merasa invisible pas kamu lagi jalan atau pernah nga mulai pembicaraan di pesta atau pas lagi diskusi trus tau tau ada yang mutus pembicaraan kamu kaya kamu tuh nga ada disitu. Mungkin  tanpa kamu sadari ternyata bahasa tubuhmu lah yang memberi tanda mereka untuk nga usah memperhatikan kamu.

Bahasa tubuh
Percaya atau engga, paling sedikit 60% saat kita berkomunikasi dengan orang lain adalah tanpa suara. ok mungkin mereka nga bisa dengar dari gerakan tubuh kamu, tapi mereka bisa menilai dengan melihatnya. Kenyataan ini disimpulkan oleh dr. David B Ivens, direktur pusat lembaga penelitian non-verbal di Amerika. Tubuh kamu berbicara untuk semua orang disekelilingmu, dan dapat memberi sinyal ke teman-temanmu bagaimana perasaan kamu terhadap mereka. Jadi apa yang kamu katakan dengan menggunakan gerak-gerik tubuh kamu sama pentingnya dengan apa yang keluar dari mulut kamu. Salah satu halyang manusia simpulkan pada saat merela akan menghampiri kamu adalah apabila kamu positif atau negatif. Yang kedua adalah apabila kamu dominan atau individualistik, maka dengan begitu mereka akan memperlakukan kamu sedemikian rupa.

Langkah 1: Mendominasi
Kalau kamu mau membawa dirimu sendiri seperti jagoan pemberani yang murah hati, tapi kurang yakin. Coba deh tanya pendapat orang terdekat dan yang paling kamu percaya untuk menilai bagaimana tingkah laku kau dan memberikan saran yang baik.

Langkah 2: Postur tubuh
Badan bungkuk sambil melipat kedua tangan di depan dadamu sama sekali tidak akan membantu kamu untuk disadari saat bersosialisasi. Coba deh tarik nafas dalam-dalam, buang sepuas mungkin. Luruskan tangan, angkat bahumu, jernihkan pikiran dari perasaan negaif dan yakin bahwa kamu bisa.

Langkah 3: Tatap mata
"Mata adalah jendela jiwa". Yup mata juga salah satu alat komunikasi yang paling jitu. Melihat seseorang yang sedang berinteraksi dengan kamu langsung ke kedua matanya, saat kamu berbicara dan pada saat lawan bicaramu mendengarkan menunjukan bahwa kamu yakin dan tertarik akan pembicaraan itu. Takut untuk terfokus ke satu pasang mata? Ringankan pandangan kamu ke titik di antara alis matanya atau di ujung hidungnya. Kalau kamu sudah merasa nyaman, Make your way to the real thing.

Langkah 4: Raih di level yang sama
'Ih sebel deh. Dia kok hebat banget yah?' Menjadi pintar dan percaya diri adalah jawaban dari pertanyaan ini. Setiap orang punya bakat masing-masing dan prinsip yang berbeda dari kamu. Daripada kamu mengeluh terus measa kurang, Kenapa engga gali lagi apa yang menurut kamu lebih bisa ditingkatkan. Entah itu dalam bidang matematika, seni atau bersosialisasi. Bangun dan buka mata lebar-lebar, perluas pengetahuanmu, pegang erat-erat kemauan kamu hingga kamu menjadi bangga dan yakin bahwa kamu bisa dan menjadi ahli walaupun hanya dalam satu bidang. Dengan begini orang akan lebih menghargai kamu dan bisa menerima kamu di level yang sama.

Langkah terakhir: Senyum
Ada sirkuit di otak kita yang khusus merespon tanggapan positif dari senyum. Tidak ada yang bisa mengkontrovesialkan bahwa senyum bisa membuat manusia merasa lebih baik dan menambah tingkat kenyamanan. Senyum yang lebar adalah salah satu signal yang sangat kuat dan bisa kita kirimkan untuk seseorang. Nah balik deh mimik cemberut di muka, dan dengan hal kecil seperti itu kamu sudah memberikan suasana yang positif lalu tunjukan dirimu sendiri bahwa 'Ya aku bisa berdiri sendiri!'

words:tiazT
Elephant braindose
Hosted by www.Geocities.ws

1