Articles

 

 

Serius Untuk Masa Depan

Waktu cerminan bertambahnya umur ditiap detiknya yang memang tak sempat kita sadari. Disaat itu kita berpikir bahwa waktu itu masih sangat jauh, tapi nyatanya putaran waktu terus berputar hingga kita tak sadar bahwa kita telah menuju dewasa. Kita tahu memang dewasa itu sulit maksudnya sulit untuk menjadi sosok orang yang benar-benar telah bisa mengendalikan dirinya sesuai dengan umur dewasanya .  Tapi bagaimana jika dilihat dengan fakta hidup remaja saat ini? Okay, let’s talk!

Zaman memang tak lagi hidup dengan alat-alat tradisional kebanggaan dulu, kini semua itu telah jarang ditemui bahkan mungkin takkan ada lagi. Yang dulunya anak-anak dan remaja yang bermain petak umpet, congklak, dan lompat tali sekarang dengan lihainya memainkan jari diatas tombol-tombol si mesin pencari dengan kesibukkan tak terusik di social network atau terbius dengan keasyikkan yang disebarkan oleh games online. Bermanja dengan tersedianya sejuta kemudahan dari sang dewa multitalenta teknologi tapi pernahkan mereka berpikir tentang masa depan dan karir mereka nanti?

Kebanyakkan remaja sekarang ini mungkin terlihat acuh dengan pembicaraan tentang masa depan. Tanpa mereka sadari bahwa topik ini menyangkut kehidupan  mereja nantinya. Terlalu berlebihan mungkin mereka pikir karena mereka tak tahu bertambahnya umur mereka ditiap harinya dan kelak kan mencapai titik keseriusan dalam meraih sebuah mimpi. Namun daya pesona dunia memang tak terkalahkan. Terkadang keseriusan itu muncul dibenak generasi mudah saat ini tetapi tetap jua tak dijalani dengan niat dan action itu jelas mustahil.

Seharusnya sebagai generasi yang beruntung hidup di zaman globalisasi mewah saat ini kita dapat membuat satu perubahan hidup yang lebih baik. Apapun itu baik untuk diri sendiri maupun  orang lain atau bahkan berpikir untuk kemajuan negeri ini. Perlu kita sadari memang celotehan orang tua yang terkadang memusingkan saat kita malas belajar atau mengerjakan sesuatu adalah suatu teguran. Teguran tuk kita serius dalam menjalani hidup ini tentunya dalam meraih mimpi. Percaya atau tidak layaknya para pejuang dulu, mereka tak hidup dengan computer apalagi browser tapi mereka mempunyai mimpi yang jauh lebih tinggi yaitu merdeka. Dan mereka berhasil hingga sampai saat ini kitalah yang menikmati perjuangannya. Jangan pernah bertanya apa yang akan diberikan negeri. Tapi tanyakan apa yang harus kamu berikan untuk negeri ini.

Berterimakasihlah anak bangsa!