Kembali Ke Halaman Utama

 

Nunukan

 Sabtu, 1 April 2006
 

Pramuka Diharapkan Tetap Eksis
 

NUNUKAN-Mewujudkan tujuan dari gerakan pramuka, sangat tergantung dari kemauan dan kemampuan tiap individu yang terlibat dalam organisasi kepramukaan untuk menyusun program kerja secara terencana, agar eksistensi gerakan pramuka di Kabupaten Nunukan tetap kuat bertahan.

Dimaksud, mampu memotivasi tumbuhnya sikap kreatif dan inovatif dalam suasana rekreatif, berdayaguna optimal dalam mengubah perilaku maupun menambah wawasan dan juga peningkatan kecakapan menguasai keterampilan.

Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Majelis Pimpinan Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Nunukan H Abd Hafid Achmad yang diwakili oleh Plh Bupati Nunukan Drs H Zainuddin Hz MSi, pada acara pembukaan Bimbingan Mekanisme Kerja dan Administrasi Gerakan Pramuka, bertempat di Kantor Dinkes Kabupaten Nunukan, Kamis (30/3).

"Saya atas nama Mabicab gerakan pramuka Nunukan sangat apresiatif terhadap penyelenggaraan acara ini, yang menunjukkan tingginya kepedulian, tekad dan semangat para Andalan, pembina terhadap perkembangan gerakan pramuka di Nunukan," kata Zainuddin dihadapan kurang lebih 50 orang Andalan, Pembina Gudep, Pamong Saka dan Pramuka penegak Pandega, sekaligus membuka acara ini.

Zainuddin juga berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana bagi seluruh anggota organisasi pramuka untuk menambah wawasan dan pengetahuan mengenai pengorganisasian, pengelolaan administrasi dan tata kerja gerakan pramuka.

Sementara, Drs H Aseng Gusti Much Msi selaku Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Nunukan menuturkan, kepramukaan merupakan suatu proses pendidikan totalitas untuk membina dan mengembangkan pribadi mandiri dan bertanggungjawab, difokuskan pada upaya memperkuat ketahanan moral, mental, fisik, intelektual, emosional dan sosial.

"Untuk itulah, kwarcab gerakan pramuka Nunukan melaksanakan bimbingan ini dengan harapan para andalan, pembina, pamong saka, pramuka penegak dan pandega mampu mengelola program kegiatan di satuan masing-masing," terang Aseng.

Dalam bimbingan ini, Aseng juga menyadari program bimbingan yang dilaksanakan dalam satu hari tersebut masih dirasa kurang. Namun diharapkan dengan bimbingan tersebut, satuan-satuan yang ada bisa bekerja dan mengatur satuannya sesuai dengan mekanisme kerja yang berlaku.

Adapun materi yang diberikan dalam bimbingan ini meliputi, pokok pengorganisasian gerakan Pramuka, mekanisme dan tata kerja kwarcab dan kwartir ranting. Kemudian mekanisme dan tata kerja serta registrasi gugus depan dan sistem administrasi gerakan pramuka serta anggaran dasar dan anggaran rumah tangga gerakan pramuka sebagai bahan referensi dan rujukan.(*rt7/kpnn)

Sumber : Surat Kabar Harian Kaltimpost

   
A r s i p    B e r i t a

Hosted by www.Geocities.ws

1 1