|
|
Nunukan
Selasa, 15
Agustus 2006
Dari Peringatan HUT
ke-45 Pramuka
-
Mulai Tabur Bunga Hingga Upacara
Puncak-
Tanggal 14 Agustus kemarin, ratusan anggota Gerakan Pramuka di Kabupaten
Nunukan memperingati hari lahirnya organisasi yang berdiri sejak tahun 1961.
Apa saja rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan?
NIKO
RURU., Nunukan
DUA
kali tepuk Pramuka......suara tepukan terus membahana dalam setiap
kesempatan kegiatan pramuka. Sama halnya seperti pada peringatan puncak hari
Pramuka yang jatuh Senin kemarin. Sejak pagi, dengan gagahnya dan
penuh semangat, pandu yang menggunakan seragam coklat-coklat berdiri
berbaris dilapangan upacara tempat upacara ini dilaksanakan. Upacara yang
dilaksanakan tepat dialun-alun kota Nunukan, diikuti para pembina, pramuka
pandega, penegajk, penggalang dan siaga.
Bertindak selaku inspektur upacara, Wakil Bupati Kabupaten Nunukan, Drs
Kasmir Foret MM sedangkan pemimpinan upacara dipercayakan kepada salah
seorang penggalang putri, Rahma Yureka yang merupakan utusan dari Gugus
Depan SMP Negeri 1 Nunukan.
Dalam upacara ini, selain diisi dengan atraksi yang dibawakan Group Marching
Band SMA Negeri 1 Nunukan, juga diisi dengan penyerahan penghargaan Tanda
Ikut Serta Kegiatan (TISKA) kepaa 40 penggalang yang telah menyertai
kegiatan Jambore Nasional yang diadakan di Jawa Barat bulan Juli lalu.
Tak hanya kegiatan upacara, sebelumnya diadakan pula kegiatan tabur bunga
yang berlangsung di Taman Makam Pahlawan Nunukan kegiatan ini juga dikuti
oleh wakil Bupati Nunukan. Bertindak selaku pemimpin upacara, Subur
Pranata penegak gudep Madrasah Aliyah Nunukan.
Sedangkan malam sebelumnya, diadakan upacara ulang janjii yang dipimpin
Sekretaris Daerah, Drs Zainuddin Msi. Ulang janji diisi dengan pembacaan
naskah ulang janji renungan dan pembakaran api unggun. Kegiatan ini
dilaksanakan di halaman SMP Negeri 1 Nunukan Jl. Iskandar Muda.
Sementara, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Prof. Dr. dr. H. Azrul
Azwar, MPH dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati Nunukan Drs Kasmir
Foret mengatakan, pendidikan non formal yang menjadi ciri utama Gerakan
Pramuka, berperan sebagai komplemen dan suplemen terhadap pendidikan formal
untuk melahirkan generasi yang bertanggungjawab pada masa depan.
Menurutnya, berbagai laporan dan hasil penelitian menyimpulkan bahwa
kehidupan kaum muda di manapun di dunia, pada saat ini banyak menghadapi
pelbagai tantangan. Untuk negara-negara yang sedang berkembang, termasuk
Indonesia, karena terkait dengan kehidupan sosial, ekonomi dan politik
bangsa yang tidak menentu, ditemukan jutaan kaum muda tidak jelas masa
depannya. Banyak diantara kaum muda pada saat ini tidak dapat melanjutkan
pendidikan karena berbagai alasan. Sementara itu sebagai akibat kurangnya
kegiatan pembinaan serta terbatasnya jumlah dan ragam wadah penyaluran minat
dan bakat kaum muda, menyebabkan banyak kaum muda terjerumus dalam pelbagai
tindakan kekerasan dan kesesatan.
Sebagai wadah pendidikan luar sekolah dan luar keluarga, Gerakan Pramuka
sebenarnya memiliki banyak kegiatan positif bagi pembinaan kaum muda.
Apabila berbagai kegiatan ini dapat diselenggarakan dengan baik, tujuan
Gerakan Pramuka, seperti yang tercantum dalam AD/ART, yakni membentuk
generasi muda yang berkepribadian, berwatak dan berbudi pekerti luhur,
beriman dan bertakwa, cerdas dan terampil serta kuat dan sehat, akan dapat
dicapai dengan memuaskan, yang kesemuanya ini apabila dapat diwujudkan pada
gilirannya akan berperan sangat signifikan dalam mencegah terjadinya
pelbagai hal negatif diantara generasi muda.
Sayangnya, karena pengaruh berbagai faktor, berbagai kegiatan positif ini
belum dapat diselenggarakan dengan baik. Untuk mengatasi masalah ini, tidak
ada pilihan lain yang dapat dilakukan kecuali melakukan revitalisasi Gerakan
Pramuka, sedemikian rupa sehingga Gerakan Pramuka dapat melakukan berbagai
kegiatan yang diyakini mempunyai peranan yang besar dalam mencegah dan
menanggulangi pelbagai masalah kaum muda.
Yang dimaksud dengan revitalisasi di sini adalah melakukan upaya secara
sistematis, berkelanjutan dan terencana untuk mengaktifkan kembali peran,
fungsi dan kegiatan pokok Gerakan Pramuka.(*)
Sumber : SKH Kaltim
Post |