|
|
Tarakan
Kamis,
6 Juli 2006
Amankan
Pantai, Pramuka Tanam 500 Pohon
TARAKAN- Program penghijauan yang selama ini didengung- dengungkan oleh
Pemkot Tarakan, mendapat sambutan positif dari dari berbagai kalangan. Salah
satunya seperti yang dilakukan anggota pramuka.
Melalui kegiatan Pramuka Masuk Desa (PMD), Gerakan Pramuka Kwarcab Kota
Tarakan beserta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Karang Anyar
Pantai, menggelar aksi menanam 500 pohon di sekitar wilayah RT 17 kelurahan
tersebut, kemarin.
Penanaman dicanangkan dan dilakukan secara simbolis oleh Lurah Karang Anyar
Pantai, Amual Umar didampingi Ketua LPM Karang Anyar Pantai, Ihsan SAg.
" Bibit-bibit ini merupakan bantuan dari PT Medco E & P yang terdiri dari 2
jenis yakni jenis Kayu Apiapi dan Kayu Prepat," kata Ihsan SAg, Ketua LPM
Karang Anyar Pantai di sela-sela penanaman bibit.
Dalam aksi peduli kelestarian lingkungan ini, selain Pramuka dan LPM juga
terlibat, Mahasiswa KKN Universitas Borneo, para ketua RT setempat pihak
kelurahan dan kecamatan.
Luas lahan yang ditanami sesuai hasil survei pengukuran yang dilakukan oleh
LPM sepanjang 300 meter dari permukaan laut dan 2 kilometer di sepanjang
pantai yang ada di wilayah Karang Anyar Pantai.
" Program penghijauan ini merupakan kegiatan yang kedua kalinya dilakukan di
kelurahan ini, dari hasil kerjasama dengan mahasiswa KKN Unmul beberapa
waktu lalu," ujarnya.
Melihat kondisi wilayah Karang Anyar Pantai saat ini, menurut Ihsan dinilai
sangat tepat atas dilaksankannya program penghijauan seperti ini. Karena,
wilayah pantainya meskipun terlihat lebat, tetapi di dalamnya sudah kosong
akibat penembangan hutan pantai yang tidak bertanggung jawab. "Wilayah
pantai yang sekarang kita tanami ini, sebelumnya sempat dipetak-petak oleh
warga. Tetapi, berkat kesigapan pihak kelurahan hal itu bisa dicegah,"
terang Ihsan.
Adanya program penghijauan ini, Ihsan juga berharap agar dapat dilakukan
secara terus menerus dan berkelanjutan. Terutama dalam hal pemeliharaan dan
perawatannya, dalam hal ini perlu partisipasi dan kerjasama antara
masyarakat dengan pihak terkait. Sebab, sebaik apapun program yang dilakukan
tanpa adanya program lanjutan tidak akan berhasil dengan maksimal.
"Kami berharap, kegiatan ini tidak hanya sampai di sini saja, tetapi harus
bisa dilakukan perawatan dan pemeliharaan secara seksama dengan melibatkan
seluruh elemen masyarakat yang ada di Tarakan," pungkasnya.(dkc)
|