|
|
Tarakan
Selasa, 4 Juli 2006
Reboisasi di Wilayah
Longsor
TARAKAN-Sejak
hari ini, ratusan peserta perkemahan Pramuka Masuk Desa (PMD) memulai
kegiatan bakti fisik ke lapangan. Untuk kegiatan bakti fisik yang pertama,
ratusan pramuka yang dikoordinir oleh Dewan Kerja Cabang Kota Tarakan
sebagai panitia, melakukan kegiatan penghijauan dengan menanam sejumlah 250
bibit pohon sengon di RT 26 ladang, Pamusian.
Daerah yang dikenal dengan rawan longsor, bahkan telah memakan korban jiwa
beberapa bulan yang lalu ini, memang kelihatan sudah cukup gersang sekali.
Pohon-pohon besar yang diharapkan dapat menyerap air, sehingga kejadian
tanah longsor seperti beberapa bulan lalu tidak terlihat lagi.
Menurut pantauan Radar Tarakan, beberapa titik-titik rawan, seperti
tempat-tempat curam yang letaknya berdekatan dengan rumah warga, khususnya
daerah longsoran, dan beberapa titik rawan lagi yang sudah dilakukan
penyiringan oleh warga setempat, juga ditanami bibit pohon sengon oleh
peserta pramuka PMD.
Ditemui di tempat kegiatan kemarin, Hairil MS, Ketua panitia PMD mengatakan
selain kecamatan Tarakan Tengah, masih banyak beberapa daerah yang akan kita
datangi, sebagai pelaksanaan kegiatan PMD ini.
"Untuk besok, rombongan akan dipusatkan di RT 3 dan RT 4 Kelurahan Pantai
Amal," kata Hairil.
Kegiatan yang akan mereka lakukan di Pantai Amal sejak pukul 8 pagi ini
adalah melakukan pembersihan wilayah Pantai Amal, yang dimulai dari Pantai
Amal Lama sampai dengan Pelabuhan Medco Amal Baru.
Selain melakukan pembersihan wilayah pantai, peserta PMD ini juga akan
membersihkan sejumlah saluran air di amal lama dan kampung tengah Amal Baru,
yang mengalami penyumbatan saluran.
Dijelaskan lebih lanjut, besoknya kegiatan PMD akan dilanjutkan ke daerah
Juata Laut dan Juata Permai, dengan melakukan pembersihan sungai dan
sepanjang Jalan Aki Balak dan Jl Padat Karya. Tidak hanya itu saja, lanjut
Hairil, ratusan pramuka ini juga akan melakukan penanaman bibit mangrove di
daerah pesisir Karang Anyar Pantai.(joy/radar tarakan)
|